Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

9 Tempat Wisata Favorit di Jalur Feeder Batik Solo Trans Koridor 9, Apa Saja?

9 Tempat Wisata Favorit di Jalur Feeder Batik Solo Trans Koridor 9, Apa Saja?
Taman Monumen 45 Banjarsari (dok. pribadi/Fatma Roisatin)

Feeder Batik Solo Trans (BST) menjadi angkutan umum andalan yang dapat mengantarkanmu ke berbagai sudut kota Surakarta. Meski baru-baru ini terdapat dua jalur yang berhenti beroperasi sementara waktu, tetapi calon penumpang tidak perlu khawatir. Sebab, telah di-cover oleh BST maupun Feeder BST koridor lain.

Salah satu rute yang cukup panjang dan melewati pusat kota, yakni Feeder BST Koridor 9 (Sub Terminal Semanggi–Sub Terminal Pelangi Mojosongo PP). Kamu bisa naik angkutan tersebut tanpa perlu transit untuk mengunjungi sejumlah tempat wisata. Mau tahu apa saja tempat wisata di jalur Feeder BST Koridor 9? Berikut ini daftarnya.

1. Taman Jaya Wijaya

Taman Jaya Wijaya
Taman Jaya Wijaya (dok. pribadi/Fatma Roisatin)

Taman Jaya Wijaya memang tidak terlalu luas, tetapi sangat ramai, terutama saat akhir pekan atau hari libur. Tempat ini menjadi salah satu ruang terbuka untuk berbagai aktivitas, seperti jogging, senam, dan bermain bagi anak-anak. Di sekitar taman terdapat deretan pedagang makanan hingga pakaian.

Lokasinya pun strategis, karena dekat dengan ruko, Masjid Jami’ Baiturrahman, dan Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Surakarta Kampus 2. Kamu dapat menjadikannya tempat olahraga ringan maupun sekadar nongkrong. Setelah itu bisa kulineran dengan aneka street food.

Lokasi: Jalan Jaya Wijaya Nomor 75, Mojosongo, Kecamatan Jebres, Kota Surakarta.

Harga tiket: gratis.

Jam operasional: setiap hari, 24 jam.

Halte terdekat: Taman Jaya Wijaya A dan Taman Jaya Wijaya B.

2. Masjid Raya Sheikh Zayed Solo

Masjid Raya Sheikh Zayed Solo
Masjid Raya Sheikh Zayed Solo (dok. pribadi/Fatma Roisatin)

Selanjutnya ada wisata religi yang identik dengan warna putih, Masjid Raya Sheikh Zayed Solo. Masjid tersebut merupakan simbol persahabatan Indonesia dan Uni Emirat arab yang diresmikan tahun 2022. Sebagai replika, namanya pun serupa dengan masjid Masjid Raya Sheikh Zayed di Abu Dhabi.

Meski terinspirasi dari aslinya, tetapi tetap menyertakan unsur lokal. Kamu dapat melihat karpet batik di ruang salat utama dan motif Kawung di beberapa pintu masjid. Tempat ini bukan sekadar untuk ibadah, tapi juga pengembangan nilai keagamaan yang moderat, perdamaian, serta kebangsaan,

Lokasi: Jalan Ahmad Yani Nomor 121, Gilligan, Kecamatan Banjarsari, Kota Surakarta.

Harga tiket: gratis.

Jam operasional: setiap hari, pukul 03.00–21.00.

Halte Feeder BST terdekat: Perempatan Pasar Ngemplak A dan Perempatan Pasar Ngemplak B.

3. Taman Monumen 45 Banjarsari

Taman Monumen 45 Banjarsari
Taman Monumen 45 Banjarsari (dok. pribadi/Fatma Roisatin)

Sedang mencari ruang terbuka hijau yang lebih luas dan sejuk? Kamu dapat menuju Taman Monumen 45 Banjarsari. Taman tersebut lebih luas dibanding Taman Jaya Wijaya. Pepohonannya lebih rimbun, pedestrian yang nyaman di sekelilingnya, dan relatif sepi.

Meski aktivitas yang dapat dilakukan hampir sama, tetapi suasananya berbeda. Kamu pun dapat mengajak hewan peliharaan di sini untuk olahraga bersama. Banyak spot yang dapat dijelajahi, termasuk untuk piknik dan playground

Lokasi: Jalan Monumen, Setabelan, Kecamatan Banjarsari, Kota Surakarta.

Harga tiket: gratis.

Jam operasional: setiap hari, 24 jam.

Halte Feeder BST terdekat: 

  • Pasar Legi
  • Patung Mayor Ahmadi A dan B
  • SMPN 4 Surakarta A dan B
  • SMK Kristen 2 A dan B
  • Kelurahan Setabelan A

4. Monumen Pers Nasional

Monumen Pers Nasional
Monumen Pers Nasional (dok. pribadi/Fatma Roisatin)

Monumen Pers Nasional punya fasilitas perpustakaan untuk umum yang dapat diakses secara gratis. Kamu cukup mengisi daftar hadir, setelah itu menikmati sepanjang hari di sana dengan membaca buku maupun bekerja jarak jauh. Tersedia pula perpustakaan untuk anak-anak, dilengkapi dengan toilet dan musala.

Di sini juga menyediakan butuh arsip surat kabar baru maupun lama yang sering kali dibutuhkan oleh murid dan mahasiswa. Kalau masih punya cukup waktu, kamu dapat keliling museum sedara mandiri atau meminta ditemani edukator. Koleksinya berkaitan erat dengan pers, seperti peralatan komunikasi hingga persebaran kantor berita di Indonesia.

Lokasi: Jalan Gajahmada Nomor 59, Timuran, Kecamatan Banjarsari, Kota Surakarta.

Harga tiket: gratis.

Jam operasional: setiap hari, pukul 09.00–14.00.

Halte  Feeder BST terdekat: Sahid (Perum Perhutani KPH Surakarta dan PT Sahid Gema Wisata Tour & Travel), Kelurahan Timuran A dan B.

5. Museum Tumurun

Museum Tumurun
Museum Tumurun (instagram.com/tumurunmuseum)

Bagi pencinta seni modern dan kontemporer, Museum Tumurun wajib masuk itinerary saat jalan-jalan di Solo. Museum pribadi tersebut didirikan pada 2018 mendapatkan namanya dari ungkapan turun temurun, yang berarti warisan yang diturunkan dari generasi ke generasi. Sesuai dengan namanya, pendirian museum tersebut didasari keinginan menumbuhkan warisan seni untuk generasi mendatang.

Mereka punya koleksi tetap yang dapat dilihat kapan saja dan dua pameran khusus setiap tahunnya. Pameran terbaru bertajuk “OBJEK dan Politik Kehadiran” yang berlangsung pada 17 Januari hingga 31 Maret 2026. Jika kamu ingin melihat koleksi tetapnya, maka terdapat deretan karya seniman lokal dan regional di lantai 1. 

Lokasi: Jalan Kebangkitan Nasional Nomor 2, Sriwedari, Kecamatan Laweyan, Kota Surakarta.

Harga tiket: Rp35.000.

Jam operasional: Selasa–Minggu, pukul 10.00–15.30.

Halte Feeder BST terdekat: Sami Luwes.

6. Museum Batik Danar Hadi

Museum Batik Danar Hadi
Museum Batik Danar Hadi (commons.wikimedia.org/Christophe95)

Museum lain yang dapat kamu kunjungi setelah turun di Halte Sami Luwes, yakni Museum Batik Danar Hadi. Jaraknya hanya 210 meter, sehingga tidak perlu khawatir kelelahan jalan kaki. Memang sedikit lebih jauh dibanding Museum Tumurun yang berjarak 150 meter dari halte yang sama.

Saat berkunjung ke museum ini, kamu akan disuguhi bangunan cagar budaya yang kental dengan eksterior bergaya Eropa. Sedangkan tata letak ruangan mengikuti adat dan kebiasaan Jawa. Di sisi lain, kamu dapat belajar sejarah, melihat beragam koleksi, hingga menjajal aktivitas membatik. 

Lokasi: Jalan Slamet Riyadi Nomor 261, Sriwedari, Kecamatan Laweyan, Kota Surakarta.

Harga tiket: Rp45.000 untuk umum dan Rp25.000 untuk pelajar.

Jam operasional: setiap hari, pukul 09.00–16.30, istirahat pukul 11.30–13.00.

Halte Feeder BST terdekat: Sami Luwes.

7. Koridor Gatot Subroto

Plaza Singosaren di Jalan Gatot Subroto
Plaza Singosaren di Jalan Gatot Subroto (instagram.com/singosarenplaza.solo)

Tempat wisata di rute Feeder BST Koridor 9 semakin lengkap karena melewati Jalan Gatot Subroto. Koridor Gatot Subroto (Gatsu) merupakan pusat kuliner dan perbelanjaan di tengah kota. Satu sisi jalannya berupa deretan kafe dan tempat makan, sementara sisi lainnya berupa pasar, toko kain hingga elektronik.

Sepanjang Jalan Gatsu akan lebih ramai saat malam hari. Pedestrian yang lebar dan mural yang menghiasi sejumlah sudut membuat tempat ini nyaman untuk dijelajahi dengan jalan kaki. Kamu pun bisa mampir dari satu toko ke toko lainnya untuk wisata belanja.

Lokasi: Jalan Gatot Subroto, Kemlayan, Kecamatan Serengan, Kota Surakarta.

Harga tiket: gratis.

Jam operasional: setiap hari, 24 jam.

Halte Feeder BST terdekat: Perempatan Trisakti, Singosaren, dan Tiktok.

8. Kompleks Keraton Surakarta Hadiningrat

Keraton Surakarta Hadiningrat
Keraton Surakarta Hadiningrat (dok. pribadi/Fatma Roisatin)

Kompleks Keraton Surakarta Hadiningrat dapat diakses melalui Alun-Alun Kidul, jika kamu naik Feeder BST Koridor 9. Kemudian dilanjutkan dengan berjalan kaki untuk menjelajah bangunan utama keraton, museum, dan Alun-Alun Lor. Setidaknya kamu memerlukan waktu setengah hari untuk menilik setiap sudutnya dengan santai, termasuk Masjid Agung Kraton Surakarta.

Selain kompleks utama, kamu juga bisa mampir ke Pasar Klewer dan Kampung Batik Kauman. Kedua tempat tersebut memberikan nuansa berbeda, Pasar Klewer untuk wisata belanja dan kuliner. Sementara Kampung Batik Kauman cocok untuk berswafoto, nongkrong, hingga belajar membatik.

Lokasi: Jalan Sasono Mulyo, Baluwarti, Kecamatan Pasar Kliwon, Kota Surakarta.

Harga tiket: gratis, khusus museum mulai Rp35.000 hingga Rp60.000.

Jam operasional: setiap hari, 24 jam, khusus museum: Senin–Kamis pukul 09.00–14.00, Jumat tutup, dan Sabtu, Minggu serta hari libur pukul 09.00–16.00.

Halte Feeder BST terdekat: Luwes Gading (Kelurahan Gajahan), Luwes Gading B, dan Pasar Gading.

9. Pura Mangkunegaran

Pura Mangkunegaran
Pura Mangkunegaran (commons.wikimedia.org/Arabsalam)

Satu lagi nih tempat wisata di rute Feeder BST Koridor 9, yakni Pura Mangkunegaran. Tempat ini dulunya merupakan pusat pemerintahan Mangkunegaran, sebuah kadipaten yang didirikan oleh Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Arya (KGPAA) Mangkoenagoro I dengan nama lain Raden Mas Said pada 1757. Kala itu berstatus sebagai daerah otonom yang berhak memiliki tentara independen.

Meski kini telah kehilangan kedaulatannya, tetapi tetap menjalankan fungsinya sebagai penjaga budaya. Kamu dapat mengunjungi Kompleks Pura Mangkunegaran bersama pemandu. Selain itu, mereka juga berperan penting untuk membuat atraksi budaya serta sejumlah tempat wisata di Kota Solo tetap hidup.

Lokasi: Jalan Ronggowarsito, Keprabon, Kecamatan Banjarsari, Kota Surakarta.

Harga tiket: Rp30.000.

Jam operasional: setiap hari, pukul 09.00–14.30.

Halte Feeder BST terdekat: Mangkunegaran dan SMA Muhammadiyah 1.

Ternyata, cukup banyak tempat wisata yang dapat dikunjungi di sepanjang rute Feeder BST Koridor 9. Kamu akan lebih mudah merencanakan wisata low budget, karena tarifnya hanya Rp4.000 untuk umum, Rp2.200 untuk pelajar/lansia, dan gratis bagi penyandang disabilitas. Sudah siap keliling Kota Solo?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Febrianti Diah Kusumaningrum
EditorFebrianti Diah Kusumaningrum
Follow Us

Latest in Travel

See More

Kapan Waktu Terbaik ke Insadong Korea Selatan? Ini Panduan Wisatanya

23 Mar 2026, 17:15 WIBTravel