Comscore Tracker

5 Keunikan Gereja Ayam, Wisata Ciamik Jogja Tempat Syuting AADC 2

Worth it buat dikunjungi menikmati indahnya sunrise!

Jogja punya banyak destinasi wisata alam yang tak pernah sepi peminat. Hawa sejuk dan lingkungan yang asri menjadi salah satu faktor utama mengapa kota ini selalu memesona. Kali ini ada wisata lokal Jogja yang patut kamu jajal keindahannya, tempat itu bernama Gereja Ayam. 

Meskipun bernama gereja namun tempat ini nyatanya bisa berfungsi menjadi bangunan serbaguna lho. Para penonton setia AADC pasti juga sudah gak asing dengan bangunan yang menjadi salah satu latar dari bagian paling klimaks sepanjang film berlangsung. Buat kamu yang belum mengenal tempat ini, yuk kita jelajahi fakta Gereja Ayam yang unik berikut: 

1. Keindahan matahari dari puncak atap bangunan

5 Keunikan Gereja Ayam, Wisata Ciamik Jogja Tempat Syuting AADC 2instagram.com/jelajahjogjajateng

Gereja ayam punya rooftop alias atap bangunan menyerupai balkon berbentuk lingkaran. Di sinilah surga bagi para wisatawan yang berburu sunrise menangkap momen indah di pagi hari. Dari atas bangunan matahari tampak terlihat jelas muncul ke permukaan secara perlahan dan mulai memancarkan sinarnya. 

2. Berdekatan langsung dengan Candi Borobudur

5 Keunikan Gereja Ayam, Wisata Ciamik Jogja Tempat Syuting AADC 2instagram.com/yusantaavi

Gak sulit untuk menemukan lokasi tempat menarik ini, kamu bisa menjelajahi gereja ayam dengan mudah karena jaraknya yang berdekatan dengan Candi Borobudur. Area yang ditempuh untuk bisa sampai ke gereja ayam merupakan sebuah perbukitan yang tidak sulit dilewati. Harga tiket masuknya Rp20 ribu per orang dan sudah termasuk voucher Rp5 ribu untuk potongan harga setiap pembelian di kafetaria yang berada masih di satu kawasan yang sama. 

Baca Juga: 5 Tempat Wisata di Magelang yang Lagi Hits dan Wajib Dikunjungi

3. Cerita menarik di balik nama gereja ayam

5 Keunikan Gereja Ayam, Wisata Ciamik Jogja Tempat Syuting AADC 2instagram.com/michellerorong

Tempat ini memang populer dengan sebutan gereja ayam, namun sebenarnya bangunan tua ini didirikan dengan bentuk burung merpati. Alih-alih burung merpati gereja ini lebih terlihat seperti ayam, hingga dari situlah nama gereja ayam muncul. 

Tepatnya pada tahun 1992 Daniel Alamsjah membangun gereja yang telah ia mimpikan. Beliau bermimpi berkali-kali tentang perintah untuk membangun rumah doa di suatu bukit di Magelang. Akhirnya dengan kepercayaan akan mimpinya beliau mencari tempat di daerah perbukitan dan bertemu lah dengan lokasi Bukit Rhema. 

Meskipun dibangun awalnya untuk rumah ibadah umat kristiani namun sekarang bangunan ini bisa digunakan untuk beribadah berbagai agama. Bahkan untuk para muslim disediakan petunjuk arah kiblat untuk solat. 

4. Menjadi tempat lokasi syuting AADC 2

5 Keunikan Gereja Ayam, Wisata Ciamik Jogja Tempat Syuting AADC 2instagram.com/moto_miri

Keindahan gereja ayam yang terdapat dalam kawasan Bukit Rhema ini membuat film AADC 2 menjadikan tempat ini sebagai latar kisah yang menarik. Dengan jalur cerita kompleks yang terjadi sepanjang perjalanan Rangga dan Cinta ke tempat ini, akhirnya popularitas gereja ayam seketika meroket. Banyak orang yang tertarik dengan suasana romantis dan keindahan suasana pagi hari saat sunrise tiba. 

5. Memiliki ruangan khusus bagi para pemimpi

5 Keunikan Gereja Ayam, Wisata Ciamik Jogja Tempat Syuting AADC 2instagram.com/donnarannisa99

Di dalam bangunan terdapat sebuah dinding yang bernama Wall of Hope, ini dibuat dari inspirasi sang pendiri yang berangkat membangun gereja ayam dengan mempercayai mimpinya. Para pengunjung di sini boleh menuliskan berbagai mimpi mereka dan berharap agar hal tersebut bisa jadi kenyataan. 

Nah, itu tadi guys beberapa fakta gereja ayam yang unik di Jogja. Menarik ya untuk dikunjungi? Kamu bakal merasakan suasana di film AADC deh saat menjelajahi bangunan ini!

Baca Juga: 5 Kuliner Bakso yang Wajib Kamu Coba Saat Singgah di Jogja, Maknyus! 

alys Photo Community Writer alys

find your passion&love to life.

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Tania Stephanie
  • Septi Riyani

Just For You