Potret maskapai AirAsia (unsplash.com/David Syphers)
Rangkaian penutupan sejumlah rute interasional AirAsia dari Indonesia dimulai pada kuartal kedua tahun 2026. Per 28 April, AirAsia resmi melakukan penutupan rute Denpasar-Darwin.
Melansir keterangan yang disampaikan di situs resmi AirAsia pada 2 Maret 2026, penutupan rute ini merupakan bagian dari optimalisasi jaringan yang lebih luas, menyusul peninjauan permintaan dan kondisi operasional di kedua rute. Meskipun manajemen AirAsia telah melihat minat dan penggunaan yang kuat pada waktu-waktu tertentu, secara keseluruhan permintaan belum cukup untuk mendukung kelanjutan layanan ini.
Dua bulan berselang, tepatnya pada 19 Juni 2026, penerbangan AirAsia rute Denpasar-Melbourne dan Denpasar-Adelaide juga resmi dihentikan. Padahal, rute Denpasar-Melbourne baru dibuka pada 20 Maret 2026 dan menjadi penerbangan harian (tujuh kali seminggu). Sedangkan, Denpasar-Adelaide sudah berjalan selama satu tahun. Meski demikian, ada satu rute dari Denpasar ke Australia langsung (direct) yang sejauh ini masih beroperasi, yakni menuju ke Perth.
Kabar paling mengejutkan datang dari rute Jakarta-Singapura. Per 1 Juli 2026, AirAsia resmi menutup rute tersebut. Banyak orang, terutama wisatawan, kaget karena Jakarta-Singapura dinilai cukup "gemuk" dan selalu ramai penumpang. Akibatnya, calon penumpang dari Jakarta yang hendak ke Singapura atau sebaliknya harus transit di Kuala Lumpur, Malaysia, atau memilih maskapai lain.
Jika sebelumnya penerbangan Jakarta-Singapura bisa ditempuh selama kurang lebih dua jam, kini harus lebih lama lagi, akibat durasi transit yang tidak menentu. Penumpang juga bisa memilih penerbangan Jakarta-Johor Bahru, kemudian melanjutkan perjalanan ke Singapura dengan mobil, bus, atau kereta.
Pihak AirAsia akan terus meninjau jaringan dan menilai kembali rute-rute yang ditutup ini jika kondisi pasar berubah dan permintaan mendukung kembalinya layanan di masa mendatang.
Wah, sayang banget rute-rute tersebut harus ditutup, ya? Namun, pastikan kamu tetap punya alternatif kalau mau pergi ke sana. Semoga kondisi penerbangan semakin membaik, ya!