Hati-hati Liburan Musim Panas, 10 Negara Ini Suhunya 40 Derajat Lebih!
- Musim panas 2026 diwarnai gelombang panas ekstrem melanda Eropa hingga Asia, dengan suhu di banyak negara menembus 40 derajat Celsius dan indeks panas mencapai level berbahaya bagi kesehatan.
- Fenomena ini dipicu oleh heat dome serta aliran udara panas dari Gurun Sahara, menyebabkan lonjakan suhu signifikan di negara seperti Prancis, Spanyol, Italia, hingga Thailand dan India.
- Pemerintah dan otoritas wisata mengimbau wisatawan menjaga hidrasi, membatasi aktivitas luar ruangan siang hari, serta memanfaatkan ruang berpendingin agar liburan tetap aman di tengah cuaca ekstrem.
Liburan musim panas memang identik dengan langit cerah dan waktu yang pas untuk menjelajahi berbagai destinasi favorit dunia. Namun, musim panas 2026 menghadirkan tantangan tersendiri bagi para wisatawan.
Sejumlah negara di Eropa hingga Asia sedang dilanda gelombang panas ekstrem yang membuat suhu melonjak jauh di atas normal. Di beberapa wilayah, suhu bahkan menembus 40 derajat Celsius, sementara indeks panas di beberapa kota mencapai level yang berbahaya bagi kesehatan. Karena itu, siapa pun yang berencana bepergian dalam waktu dekat sebaiknya mempersiapkan diri lebih matang agar liburan tetap aman dan nyaman.
Fenomena ini dipicu oleh kombinasi heat dome atau kubah panas yang memerangkap udara panas di atmosfer serta aliran udara panas dari Gurun Sahara yang bergerak menuju Eropa Barat dan Eropa Tengah.
Sementara itu, kawasan Asia juga menghadapi cuaca panas ekstrem akibat kombinasi suhu tinggi dan kelembapan udara yang membuat tubuh lebih sulit mendinginkan diri. Berikut beberapa negara yang tengah mengalami cuaca sangat panas dan patut diwaspadai wisatawan.
Table of Content
1. Prancis
Prancis menjadi salah satu negara Eropa yang paling terdampak gelombang panas tahun ini. Lebih dari separuh wilayahnya berada dalam status peringatan panas tertinggi, termasuk sejumlah kota yang menjadi destinasi wisata favorit saat musim panas.
Kota Bordeaux mencatat suhu mendekati 42 derajat Celsius, sedangkan Poitiers berhasil memecahkan rekor suhu tertinggi yang telah bertahan selama puluhan tahun dengan angka lebih dari 41 derajat Celsius. Dampaknya tidak hanya dirasakan wisatawan, tetapi juga aktivitas masyarakat sehari-hari. Beberapa sekolah menyesuaikan jadwal operasional, sedangkan pemerintah daerah menerapkan berbagai langkah antisipasi untuk mengurangi risiko kesehatan akibat cuaca ekstrem.
Bagi wisatawan yang berkunjung ke Paris maupun kota-kota lain di Prancis, disarankan membatasi aktivitas luar ruangan pada siang hari dan memanfaatkan ruang publik berpendingin udara (AC) sebagai tempat beristirahat.
2. Spanyol

Biasanya, wilayah utara Spanyol menjadi pilihan wisatawan yang ingin menghindari suhu tinggi di bagian selatan negara tersebut. Namun, kondisi tahun ini berbeda. Kota San Sebastian yang terkenal dengan pantainya diperkirakan mengalami suhu hingga 40 derajat Celsius, jauh di atas rata-rata normal.
Sebagian besar wilayah Spanyol juga berada dalam status peringatan cuaca akibat suhu yang meningkat drastis. Otoritas setempat mengimbau masyarakat dan wisatawan untuk lebih sering minum air putih, mengenakan pakaian yang ringan, serta menghindari paparan sinar matahari langsung dalam waktu lama.
3. Italia
Italia juga masuk dalam daftar negara yang mengalami gelombang panas serius selama musim panas 2026. Sejumlah kota besar seperti Roma, Florence, hingga Milan mencatat suhu yang jauh lebih tinggi dibandingkan kondisi normal.
Selain mengganggu aktivitas wisata, cuaca panas turut meningkatkan konsumsi listrik akibat penggunaan pendingin ruangan secara masif. Wisatawan disarankan mengatur jadwal kunjungan ke tempat wisata sejak pagi hari atau menjelang sore agar tidak terlalu lama berada di bawah terik matahari.
4. Portugal

Portugal turut merasakan dampak dari aliran udara panas yang melintasi Eropa Barat. Beberapa wilayah mengalami suhu yang mendekati bahkan melampaui 40 derajat Celsius.
Meski destinasi seperti Lisbon dan Porto tetap dipadati wisatawan, pemerintah setempat terus mengingatkan pentingnya menjaga asupan cairan tubuh dan mengurangi aktivitas berat saat siang hari. Pantai memang menjadi pilihan untuk menyegarkan diri, tetapi risiko dehidrasi dan heatstroke tetap perlu diwaspadai.
5. Jerman
Jerman yang biasanya memiliki suhu relatif sejuk juga terdampak fenomena heat dome. Kota-kota besar seperti Berlin dan Frankfurt mengalami lonjakan suhu yang cukup signifikan dibandingkan rata-rata tahunan.
Jika ingin menikmati wisata sejarah maupun berjalan kaki mengelilingi kota, sebaiknya lakukan sejak pagi hari. Jangan lupa membawa topi, kacamata hitam, tabir surya, serta botol minum, agar tubuh tetap terhidrasi sepanjang perjalanan.
6. Belgia

Belgia menjadi salah satu negara yang cukup terdampak, meski dikenal beriklim sedang. Suhu tinggi bahkan memengaruhi satwa liar. Sebuah pusat rehabilitasi hewan dilaporkan menerima ratusan satwa yang mengalami gangguan akibat panas hanya dalam hitungan beberapa hari. Bagi wisatawan yang ingin menikmati suasana Brussels atau Bruges, cuaca panas kali ini menjadi alasan untuk lebih memperhatikan kondisi tubuh, terutama ketika berjalan kaki dalam waktu lama.
7. Hungaria
Hungaria juga mencatat kondisi cuaca yang sangat ekstrem pada musim panas tahun ini. Kota Szécsény bahkan mencatat suhu mencapai 42 derajat Celsius, sekaligus menjadi rekor suhu tertinggi sepanjang sejarah negara tersebut.
Lonjakan suhu ini membuat pemerintah setempat mengeluarkan berbagai imbauan kesehatan kepada masyarakat. Wisatawan yang ingin mengunjungi Budapest maupun kota-kota lainnya disarankan menghindari aktivitas di luar ruangan pada siang hari, mengenakan pakaian yang ringan, serta selalu menjaga kecukupan cairan tubuh.
8. Thailand
Tak hanya Eropa, Asia Tenggara juga menghadapi cuaca yang tidak kalah ekstrem. Kota Bangkok saat ini berada dalam zona merah setelah indeks panas (heat index) mencapai sekitar 52 derajat Celsius, bahkan di beberapa wilayah Thailand dilaporkan menyentuh angka sekitar 54 derajat Celsius.
Perlu diketahui, heat index berbeda dengan suhu udara biasa, karena merupakan gabungan antara suhu dan tingkat kelembapan. Saat kelembapan sangat tinggi, keringat menjadi lebih sulit menguap sehingga tubuh terasa jauh lebih panas dan risiko heatstroke meningkat drastis.
Wisatawan yang berlibur ke Bangkok sebaiknya membatasi aktivitas di luar ruangan pada siang hari, memperbanyak konsumsi air putih, serta memanfaatkan transportasi dan ruang berpendingin udara ketika suhu sedang mencapai puncaknya.
9. India
India juga masih bergulat dengan suhu ekstrem di berbagai wilayah. Beberapa negara bagian seperti Uttar Pradesh, Rajasthan, Haryana, Madhya Pradesh, hingga Bihar mencatat suhu maksimum antara 40–43 derajat Celsius.
Bahkan, Kota Banda di Uttar Pradesh sempat mencapai suhu sekitar 44,2 derajat Celsius. Gelombang panas ini turut meningkatkan penggunaan pendingin udara secara besar-besaran, sekaligus menambah tekanan terhadap layanan kesehatan akibat meningkatnya kasus penyakit yang berkaitan dengan cuaca panas.
Jika berencana mengunjungi India pada musim panas, usahakan mengurangi aktivitas di luar ruangan pada tengah hari, mengenakan pakaian yang menyerap keringat, dan selalu membawa persediaan air minum.
10. Vietnam

Vietnam turut merasakan dampak gelombang panas yang melanda kawasan Asia. Wilayah utara dan tengah negara ini, termasuk ibu Kota Hanoi, mengalami suhu yang meningkat signifikan dalam beberapa hari terakhir. Kondisi tersebut dipengaruhi cuaca panas berkepanjangan yang juga melanda sejumlah negara Asia Tenggara.
Meski belum ada pembatasan perjalanan, wisatawan yang berencana berlibur ke Hanoi, Da Nang, maupun destinasi populer lainnya tetap disarankan lebih berhati-hati. Aktivitas di luar ruangan sebaiknya dilakukan pada pagi atau sore hari ketika suhu mulai menurun.
Karena suhu yang begitu ekstrem, wisatawan diimbau untuk tetap terhidrasi dengan minum air putih secara rutin, mengenakan pakaian berbahan ringan, menggunakan topi dan tabir surya, serta beristirahat di tempat yang teduh atau berpendingin udara apabila mulai merasa lemas akibat paparan panas.
Gelombang panas diperkirakan masih berlanjut di sejumlah negara dalam beberapa waktu ke depan. Sebelum berangkat liburan, pastikan kamu selalu memantau prakiraan cuaca terbaru di destinasi tujuan, membawa perlengkapan pelindung dari sinar matahari, dan mengenali tanda-tanda heat exhaustion maupun heatstroke. Dengan persiapan yang tepat, liburan musim panas tetap bisa dinikmati tanpa mengorbankan kesehatan.


![[QUIZ] Destinasi Liburan Sekolah di Jakarta sesuai Member No Na Idolamu](https://image.idntimes.com/post/20250604/nona-505165762f52a892b2e35583ac6b3746-c6f93e73f11971e8deadaf8362871bfe.jpg)
![[QUIZ] Pilih Pemain My Royal Nemesis Favoritmu dan Pergilah ke Destinasi Korea Ini!](https://image.idntimes.com/post/20260623/snapinsta_7d80c47c-b372-4b83-8eea-7b9b08a9aeca.jpg)














