Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

AirAsia Tutup 4 Rute Penerbangan Internasional dari Indonesia

AirAsia Tutup 4 Rute Penerbangan Internasional dari Indonesia
Potret maskapai AirAsia (IDN Times/Maya Aulia Aprilianti)
Share Article

Perang di Timur Tengah terus memberikan dampak ke berbagai aspek kehidupan. Salah satunya kenaikan harga bahan bakar pesawat. Harga yang terus melambung tinggi ini menyebabkan biaya operasional juga semakin naik. Maskapai penerbangan harus "memutar otak" dan melakukan penyesuaian.

Dampak tersebut turut dirasakan maskapai AirAsia. Maskapai asal Malaysia ini rupanya telah menghentikan sejumlah rute internasional dari dan ke Indonesia. Selain masalah operasional, langkah ini juga dilakukan sebagai bagian dari strategi optimalisasi jaringan dan adanya perubahan permintaan pasar di dunia.

Armada pesawat nantinya akan dialihkan untuk rute-rute yang punya kinerja lebih baik atau permintaan lebih banyak. Per Juli 2026, tercatat setidaknya ada empat rute penerbangan internasional dari Indonesia yang sudah tidak beroperasi lagi. Rute mana sajakah itu? Simak informasinya di bawah ini, yuk!

Jakarta-Singapura hingga Denpasar-Melbourne sudah stop beroperasi

Potret maskapai AirAsia
Potret maskapai AirAsia (unsplash.com/David Syphers)

Rangkaian penutupan sejumlah rute interasional AirAsia dari Indonesia dimulai pada kuartal kedua tahun 2026. Per 28 April, AirAsia resmi melakukan penutupan rute Denpasar-Darwin.

Melansir keterangan yang disampaikan di situs resmi AirAsia pada 2 Maret 2026, penutupan rute ini merupakan bagian dari optimalisasi jaringan yang lebih luas, menyusul peninjauan permintaan dan kondisi operasional di kedua rute. Meskipun manajemen AirAsia telah melihat minat dan penggunaan yang kuat pada waktu-waktu tertentu, secara keseluruhan permintaan belum cukup untuk mendukung kelanjutan layanan ini.

Dua bulan berselang, tepatnya pada 19 Juni 2026, penerbangan AirAsia rute Denpasar-Melbourne dan Denpasar-Adelaide juga resmi dihentikan. Padahal, rute Denpasar-Melbourne baru dibuka pada 20 Maret 2026 dan menjadi penerbangan harian (tujuh kali seminggu). Sedangkan, Denpasar-Adelaide sudah berjalan selama satu tahun. Meski demikian, ada satu rute dari Denpasar ke Australia langsung (direct) yang sejauh ini masih beroperasi, yakni menuju ke Perth.

Kabar paling mengejutkan datang dari rute Jakarta-Singapura. Per 1 Juli 2026, AirAsia resmi menutup rute tersebut. Banyak orang, terutama wisatawan, kaget karena Jakarta-Singapura dinilai cukup "gemuk" dan selalu ramai penumpang. Akibatnya, calon penumpang dari Jakarta yang hendak ke Singapura atau sebaliknya harus transit di Kuala Lumpur, Malaysia, atau memilih maskapai lain.

Jika sebelumnya penerbangan Jakarta-Singapura bisa ditempuh selama kurang lebih dua jam, kini harus lebih lama lagi, akibat durasi transit yang tidak menentu. Penumpang juga bisa memilih penerbangan Jakarta-Johor Bahru, kemudian melanjutkan perjalanan ke Singapura dengan mobil, bus, atau kereta.

Pihak AirAsia akan terus meninjau jaringan dan menilai kembali rute-rute yang ditutup ini jika kondisi pasar berubah dan permintaan mendukung kembalinya layanan di masa mendatang.

Wah, sayang banget rute-rute tersebut harus ditutup, ya? Namun, pastikan kamu tetap punya alternatif kalau mau pergi ke sana. Semoga kondisi penerbangan semakin membaik, ya!

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Dewi Suci Rahayu
EditorDewi Suci Rahayu

Related Articles

See More

Itinerary Seharian di Kurashiki, Menyusuri Jalanan Kanal Klasik

01 Jul 2026, 14:50 WIBTravel