ilustrasi tiket kereta api (unsplash.com/thapanee srisawat)
Selain membawa identitas resmi, hal penting yang sering diabaikan adalah kesesuaian data antara tiket dan dokumen identitas. Nama, tanggal lahir, serta informasi lain yang digunakan saat pemesanan tiket harus sama dengan identitas yang akan ditunjukkan saat boarding. Jika terdapat perbedaan data yang signifikan, proses verifikasi bisa menjadi lebih lama bahkan berpotensi menimbulkan kendala. Karena itu, selalu periksa kembali data yang kamu masukkan sebelum menyelesaikan pembelian tiket. Langkah sederhana ini bisa membantu menghindari masalah saat hari keberangkatan. Apabila menemukan kesalahan data setelah tiket terlanjur dibeli, segera hubungi layanan pelanggan KAI untuk mendapatkan solusi yang sesuai.
Jadi, apakah check-in kereta harus pakai KTP? Jawabannya tidak selalu. Meskipun identitas resmi wajib ditunjukkan saat boarding, kamu tetap bisa menggunakan dokumen lain seperti SIM, paspor, kartu pelajar, kartu mahasiswa, atau buku nikah sebagai pengganti KTP.
Sementara itu untuk penumpang anak-anak di bawah usia 17 tahun, dokumen seperti KK, Akta Kelahiran, atau KIA dapat digunakan sebagai identitas resmi. Yang terpenting, pastikan data pada tiket sesuai dengan identitas yang dibawa agar proses check-in dan perjalanan kereta api berjalan lancar tanpa hambatan.