Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Bandara Incheon Korea Selatan akan Renovasi Terminal 1 pada 2035
Terminal 1 Bandara Incheon, Korea Selatan (Wikimedia Commons/Arne Müseler)
  • Bandara Internasional Incheon akan merenovasi Terminal 1 pada 2035 dengan anggaran lebih dari 1,77 triliun won, mengganti sistem lama dan meningkatkan pemeriksaan bagasi menjadi 100 persen.
  • IIAC menargetkan desain selesai September 2027 dan konstruksi dimulai 2028, sambil mengadopsi strategi Schiphol untuk mengintegrasikan enam aula serta menata ulang area komersial.
  • Renovasi dibagi sedikitnya tiga zona agar Terminal 1 tetap beroperasi; opsi terminal sementara dipertimbangkan. Kapasitas tahunan diproyeksikan naik dari 54 juta menjadi 64 juta penumpang.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Bandara Internasional Incheon, Korea Selatan, terus mengambil langkah maju untuk memberikan pelayanan dan fasilitas terbaik bagi para penumpang dari seluruh dunia. Dilansir Yonhap News, Terminal 1 bandara tersebut yang sering kali dinilai "jadul" akhirnya akan direnovasi pada 2035, lho.

Mengingat dana yang digelontorkan tidaklah sedikit, renovasi Terminal 1 Bandara Internasional Incheon akan dilakukan secara besar-besaran. Dalam rencana peningkatan ini, pihak pengelola juga akan mengintegrasikan enam aula keberangkatan dan kedatangan bandara yang saat ini terpisah menjadi satu sistem terpadu.

1. Bandara Incheon akan renovasi Terminal 1 pada 2035

Terminal 1 Bandara Incheon, Korea Selatan (commons.wikimedia.org/Bonnielou2013)

Bandara Internasional Incheon, gerbang utama Korea Selatan, akan merenovasi Terminal 1 yang terhitung "sangat tua" pada 2035. Dilansir Yonhap News, pengelola bandara telah menyusun rencana besar untuk melakukan peningkatan fasilitas secara menyeluruh. Biayanya ditaksir mencapai lebih dari 1,77 triliun won atau sekitar Rp23,7 triliun.

Dalam proyek yang dipimpin oleh Incheon International Airport Corp. (IIAC), sistem mekanik, listrik, telekomunikasi, dan pemadam kebakaran yang sudah tua dan dibangun 25 tahun lalu akan diganti untuk memenuhi peraturan keselamatan yang berlaku saat ini. Baggage Handling System (BHS) juga bakal dikembangkan dari penyaringan selektif menjadi sistem penyaringan 100 persen.

"Kami berencana menyelesaikan desain pada September 2027 dan memulai pembangunan pada 2028," kata Cho Sung Mi, kepala tim strategi Incheon International Airport Corp. (IIAC), dalam sebuah konferensi pers di Bandara Schiphol, Amsterdam, Belanda.

2. Bandara Incheon siap adopsi strategi renovasi milik Schiphol

Terminal 1 Bandara Incheon, Korea Selatan (commons.wikimedia.org/Arne Müseler)

Menurut Cho Sung Mi, operator Bandara Internasional Incheon berencana menerapkan strategi renovasi dari Bandara Schiphol, Amsterdam, Belanda. Sebuah pusat penerbangan Eropa berusia 60 tahun tersebut kini sedang menjalani perancangan ulang komprehensif senilai 16 triliun won atau setara dengan Rp214 triliun terhadap fasilitas yang ada karena kurangnya lahan untuk bandara baru.

Rencana renovasi Bandara Internasional Incheon lainnya adalah menyatukan enam aula keberangkatan dan kedatangan yang saat ini masih terpisah menjadi satu sistem yang terintegrasi. Langkah ini sengaja dibarengi dengan penataan ulang area bebas bea atau duty-free dan kawasan komersial agar jalur pergerakan para penumpang menjadi jauh lebih lancar dan tidak membingungkan.

3. Bandara Incheon pastikan operasional Terminal 1 tetap lancar selama renovasi

Terminal 1 Bandara Incheon, Korea Selatan (commons.wikimedia.org/Pmsyyz)

Untuk menjaga Terminal 1 tetap beroperasi selama proyek berlangsung, renovasi akan dibagi menjadi setidaknya tiga zona dan dilakukan secara berurutan. Incheon International Airport Corp. (IIAC) juga mempertimbangkan rencana alternatif untuk membangun terminal pengganti sementara di lahan yang tersedia. Dengan begitu, Terminal 1 bisa diperbaiki secara menyeluruh secara bersamaan tanpa mengganggu operasional.

Setelah proyek selesai, kapasitas penumpang tahunan Terminal 1 diperkirakan akan meningkat dari 54 juta menjadi 64 juta. Sementara itu, Bandara Internasional Incheon, yang menduduki peringkat kedua terbaik di dunia setelah Bandara Changi, Singapura, dalam Skytrax World Airport Awards 2026, mencatat 38,39 juta penumpang internasional pada paruh pertama 2026. Jumlah tersebut meningkat 6,3 persen dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article