Perang di Timur Tengah yang masih "memanas" membuat Cathay Pacific harus kembali mengambil keputusan yang bijaksana. Baru-baru ini, maskapai yang berbasis di Hong Kong ini mengumumkan secara resmi bahwa penundaan penerbangan mereka ke Dubai dan Riyadh diperpanjang.
Sebelumnya, penerbangan Cathay Pacific ke kota-kota tersebut telah dihentikan sejak Maret 2026, tepatnya setelah serangan bertubi-tubi Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran. Dengan keputusan ini, maskapai menawarkan opsi alternatif kepada pelanggan mereka yang terdampak.
