Kereta Api Banyubiru (commons.wikimedia.org/Luthfi Ramadhan D)
Perjalanan dari Semarang menuju Yogyakarta juga bisa dilakukan menggunakan KA Banyubiru yang dilanjutkan dengan KRL Commuter Line di Solo. KA Banyubiru melayani rute Semarang Tawang menuju Solo Balapan dengan melewati sejumlah stasiun, seperti Brumbung, Telawa, Gundih, dan Salem, sebelum tiba di Solo. Durasi perjalanan kereta ini sekitar dua jam, dengan tarif kelas ekonomi mulai dari Rp40 ribu dan kelas eksekutif sekitar Rp75 ribu hingga Rp80 ribu. Jadwal yang tersedia dari Semarang untuk rute ini adalah sekitar pukul 06.05 dan 21.15 WIB, sedangkan dari Solo menuju Semarang sekitar pukul 08.55 dan 17.50 WIB. Hingga artikel ini ditulis belum ada perubahan jadwal untuk GAPEKA 2026 namun, untuk lebih akurat silakan cek jadwal via avlikasi Acess by KAI.
Setibanya di Stasiun Solo Balapan, perjalanan menuju Yogyakarta perlu dilanjutkan menggunakan KRL dengan tarif sekitar Rp8 ribu. Jika menggunakan KA Banyubiru kelas ekonomi, total biaya perjalanan bisa dimulai dari sekitar Rp48 ribu, sedangkan kombinasi kelas eksekutif dan KRL membutuhkan biaya sekitar Rp83 ribu hingga Rp88 ribu. Pilihan ini menarik bagi penumpang yang ingin menekan anggaran transportasi sekaligus merasakan dua layanan kereta dalam satu perjalanan. Namun, waktu transit harus diperhitungkan dengan cermat karena keterlambatan KA Banyubiru dapat memengaruhi rencana keberangkatan menggunakan KRL, sementara waktu menunggu kereta lanjutan juga membuat durasi perjalanan keseluruhan menjadi lebih panjang. Penumpang sebaiknya tidak memilih jadwal transit yang terlalu mepet agar masih tersedia waktu untuk berpindah layanan kereta di stasiun.
Semarang dan Yogyakarta bisa menjadi pasangan destinasi yang menarik untuk liburan karena pengalaman yang ditawarkan tidak harus terasa sama meskipun jarak keduanya relatif dekat. Perjalanan bisa dimulai dengan menikmati suasana kota yang lebih klasik di Semarang, lalu dilanjutkan dengan wisata budaya dan kuliner di Yogyakarta, atau dilakukan dengan urutan sebaliknya.
Kereta memberikan kesempatan bagi wisatawan untuk menjelajahi kedua kota tanpa harus selalu mengandalkan kendaraan pribadi, sehingga rencana perjalanan bisa disesuaikan dengan waktu dan kebutuhan masing-masing. Sebelum berangkat, pastikan jadwal, rute, dan ketersediaan tiket sudah diperiksa kembali melalui kanal resmi KAI maupun KAI Commuter karena waktu perjalanan dan tarif dapat berubah sesuai tanggal keberangkatan.