Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

⁠10 Destinasi Wisata Underrated yang Diprediksi Hits pada 2027

6 min read
⁠10 Destinasi Wisata Underrated yang Diprediksi Hits pada 2027
Potret safari di Afrika (pexels.com/Alex Levis)
  • Intrepid Travel merilis Not Hot List 2027 berisi 10 destinasi underrated yang dinilai siap menerima lebih banyak wisatawan melalui infrastruktur, konektivitas, inisiatif pariwisata, dan agenda baru.

  • Daftar ini mencakup Samburu, Mestia, Northern Highlands, Whitehorse, Alonnisos, Dili, Pekoe Trail, Liepāja, Carretera Austral, dan Dalsland di Afrika, Eropa, Asia, serta Amerika Selatan.

  • Destinasi-destinasi tersebut menonjolkan alam, petualangan, budaya lokal, dan konservasi, dengan pengembangan wisata yang berpotensi menyebarkan manfaat ekonomi kepada komunitas serta pelaku usaha setempat.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Lupakan sejenak destinasi wisata yang sudah terlalu ramai dan penuh wisatawan. Memasuki 2027, tren perjalanan justru mulai mengarah ke tempat-tempat yang belum terlalu banyak dikenal, tetapi menawarkan pengalaman unik, sekaligus punya potensi berkembang sebagai destinasi wisata baru.

Intrepid Travel kembali merilis Not Hot List 2027, daftar tahunan yang menyoroti 10 destinasi yang dinilai siap menerima lebih banyak wisatawan. Bukan sekadar mencari tempat yang belum populer, daftar ini juga mempertimbangkan kesiapan destinasi, perkembangan infrastruktur, konektivitas, inisiatif pariwisata, hingga acara atau peluncuran baru yang dapat mendorong kunjungan pada 2027.

Konsep tersebut juga membawa gagasan bahwa pertumbuhan pariwisata tidak harus selalu berpusat di destinasi yang sudah populer. Dengan menyebarkan kunjungan ke kawasan yang lebih jarang didatangi, wisatawan berpotensi memberikan manfaat ekonomi yang lebih besar kepada masyarakat dan pelaku usaha lokal.

Destinasi yang masuk daftar tahun ini tersebar di Afrika, Eropa, Asia, hingga Amerika Selatan. Selengkapnya, berikut 10 destinasi underrated yang diprediksi semakin menarik perhatian wisatawan pada 2027.

  1. 1. Samburu National Reserve, Kenya

    Jika safari di Kenya selama ini identik dengan Maasai Mara, Samburu National Reserve menawarkan pengalaman yang lebih jauh dari keramaian. Diketahui kawasan konservasi ini hanya menerima sekitar sepersepuluh jumlah wisatawan yang berkunjung ke Maasai Mara, sehingga suasana safari dapat terasa lebih tenang.

    Daya tarik lainnya adalah keberadaan Samburu Special Five, yakni lima satwa khas yang terdiri dari jerapah reticulated, zebra Grevy, burung unta Somalia, oryx Afrika Timur, dan gerenuk. Selain mengamati satwa, wisatawan juga dapat mengenal budaya masyarakat Samburu, serta melihat bagaimana pariwisata mendukung konservasi dan mata pencaharian masyarakat setempat.

  2. 2. Mestia, Georgia

    Potret Kota Mestia di Georgia
    Potret Kota Mestia di Georgia (commons.wikimedia.org/Natia an)

    Bagi pencinta wisata alam dan aktivitas luar ruangan, Mestia di kawasan Svaneti, Georgia, bisa menjadi destinasi yang menarik untuk dimasukkan ke dalam daftar perjalanan 2027. Wilayah pegunungan ini menawarkan jalur hiking, ski, serta panorama Pegunungan Kaukasus yang dramatis.

    Perkembangan infrastruktur pariwisata juga membuat kawasan pegunungan Georgia semakin mudah dijangkau. Di sekitar Mestia, wisatawan dapat menemukan desa-desa tradisional, menara abad pertengahan, serta budaya Svan yang masih terasa kuat. Salah satu jalur yang dapat dieksplorasi adalah perjalanan menuju ke Ushguli dengan lanskap pegunungan sebagai daya tarik utamanya.

  3. 3. Northern Highlands, Yordania

    Yordania gak hanya punya Petra dan Wadi Rum. Ada juga Northern Highlands yang memperlihatkan sisi lain negara tersebut dengan suasana yang lebih hijau, kawasan hutan, jalur pegunungan, serta peninggalan sejarah.

    Wisatawan dapat menjelajahi reruntuhan Romawi di Umm Qais, kawasan hutan Ajloun, hingga berbagai pengalaman berbasis masyarakat lokal. Pengembangan pariwisata di wilayah ini juga diarahkan, agar manfaat kunjungan wisatawan dapat dirasakan komunitas setempat, termasuk melalui penginapan dan pengalaman yang dikelola masyarakat.

  4. 4. Whitehorse, Yukon, Kanada

    Potret Kota Whitehorse, Kanada
    Potret Kota Whitehorse, Kanada (commons.wikimedia.org/Ian Mackenzie from Ottawa, Canada)

    Whitehorse di Yukon menawarkan pengalaman yang cocok bagi wisatawan pencinta petualangan dan alam terbuka. Kota ini dapat menjadi pintu masuk untuk menjelajahi kawasan Yukon yang luas, dengan aktivitas seperti hiking, kayaking, ski, pengamatan satwa liar, hingga menikmati pemandangan langit malam.

    Selain alam, pengalaman budaya juga menjadi bagian penting dari perjalanan ke Whitehorse. Wisatawan dapat mengenal sejarah dan kehidupan masyarakat First Nations melalui pengalaman yang dipandu langsung oleh masyarakat lokal. Seru banget, kan?

  5. 5. Alonnisos, Yunani

    Pulau-pulau di Yunani memang sudah lama menjadi favorit wisatawan, tetapi Alonnisos menawarkan suasana yang relatif lebih tenang dibandingkan sejumlah destinasi populer lainnya. Pulau ini berada di Laut Aegea dan dikenal dengan perairan berwarna biru jernih serta lanskap pesisir yang masih alami.

    Alonnisos juga memiliki daya tarik bagi pencinta wisata alam. Kawasan ini merupakan bagian dari kawasan konservasi laut yang melindungi ekosistem, serta habitat anjing laut biarawan Mediterania. Untuk mencapai pulau tersebut, wisatawan perlu menggunakan transportasi laut, sehingga perjalanan menuju ke Alonnisos memberikan pengalaman menjauh dari hiruk-pikuk destinasi Yunani yang lebih ramai.

  6. 6. Dili, Timor Leste

    Potret kawasan wisata Dili, Timor Leste
    Potret kawasan wisata Dili, Timor Leste (magnific.com/tirachardz)

    Dili menjadi salah satu destinasi Asia Tenggara yang masuk ke dalam daftar Intrepid Travel. Ibu kota Timor-Leste ini menawarkan kombinasi antara kawasan pesisir, terumbu karang, serta lanskap pegunungan yang masih relatif jarang dieksplorasi wisatawan internasional.

    Salah satu alasan Dili dinilai menarik untuk 2027 adalah perkembangan konektivitas penerbangan internasional. Akses baru tersebut membuat Timor Leste semakin mudah dijangkau dari sejumlah kota regional. Dengan kekayaan alam dan jumlah wisatawan yang masih relatif rendah dibandingkan destinasi Asia Tenggara lainnya, Dili berpotensi menjadi pilihan bagi pelancong yang ingin mencari pengalaman berbeda.

  7. 7. Pekoe Trail, Sri Lanka

    Pekoe Trail menjadi pilihan menarik bagi wisatawan yang lebih hobi menjelajah destinasi dengan berjalan kaki. Jalur sepanjang sekitar 300 kilometer ini melewati kawasan perkebunan teh, hutan, pegunungan, dan desa-desa di Sri Lanka.

    Selain menikmati pemandangan, wisatawan juga dapat berinteraksi dengan masyarakat yang tinggal di sepanjang jalur, sekaligus mengenal sejarah dan budaya perkebunan teh di wilayah tersebut. Pengembangan jalur ini juga membawa konsep pariwisata berbasis komunitas, sehingga manfaat ekonomi dari wisata dapat tersebar ke daerah-daerah yang dilalui.

  8. 8. Liepāja, Latvia

    Potret Latvia
    Potret Latvia (unsplash.com/Jānis Beitiņš)

    Liepāja menjadi salah satu destinasi Eropa yang menarik perhatian, karena kota ini akan menyandang status European Capital of Culture 2027. Momen tersebut diperkirakan menjadi salah satu alasan meningkatnya perhatian wisatawan terhadap kota di pesisir Laut Baltik ini.

    Selain agenda budaya, Liepāja menawarkan pantai berpasir putih, bangunan bersejarah, serta jejak sejarah militer. Kehadirannya dalam daftar juga menjadi bagian dari upaya Latvia untuk mengembangkan destinasi selain Riga, sehingga wisatawan memiliki lebih banyak pilihan ketika menjelajahi negara tersebut.

  9. 9. Carretera Austral, Chili

    Carretera Austral merupakan salah satu rute perjalanan darat yang menarik di Patagonia, Chili. Jalurnya membentang sekitar 1.240 kilometer dan melintasi berbagai lanskap, mulai dari fjord, gletser, hutan hujan, hingga kawasan pegunungan.

    Rute ini dapat menjadi alternatif bagi wisatawan yang ingin menikmati Patagonia dengan suasana yang berbeda dari jalur-jalur wisata yang lebih populer. Perjalanan melalui Carretera Austral juga cocok bagi pencinta road trip dan petualangan yang ingin menikmati alam dalam perjalanan yang lebih panjang.

  10. 10. Dalsland, Swedia

    Potret danau di Swedia
    Potret danau di Swedia (pexels.com/Siarhei Nester)

    Dalsland dikenal sebagai salah satu kawasan di Swedia yang menawarkan perpaduan danau, hutan, serta aktivitas luar ruangan. Kawasan ini bahkan kerap disebut sebagai salah satu wilayah yang cocok untuk menikmati sisi Swedia yang lebih dekat dengan alam.

    Pada 2027, akses menuju ke Dalsland semakin menarik dengan adanya koneksi kereta baru yang membuat perjalanan ke kawasan tersebut lebih mudah. Setelah tiba, wisatawan dapat melakukan kayaking, hiking, berkemah di alam terbuka, hingga bersepeda di jalur gravel.

    Deretan destinasi dalam Not Hot List 2027 di atas menunjukkan bahwa perjalanan wisata tidak selalu harus berpusat pada tempat yang sudah terkenal. Justru, kawasan yang masih relatif sepi dapat menawarkan pengalaman yang lebih dekat dengan alam, budaya, dan kehidupan masyarakat lokal. Jadi, kalau kamu sedang mencari inspirasi liburan tahun depan, destinasi-destinasi tersebut bisa masuk wishlist-mu, nih!

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More