Potret acara potong rambut anak gimbal di Dieng Culture Festival di Dataran Tinggi Dieng (Dok. Kementerian Pariwisata RI)
Melansir dari situs resmi festivaldieng.id, Dieng Culture Festival 2026 ini mengusung tema Spirit of Harmony. Pihak penyelenggara mengajak semua orang untuk melihat harmoni sebagai laku bersama, yakni menghormati alam, menjaga tradisi, menghidupkan seni, dan merawat hubungan antarmanusia. Harmoni bukan sekadar suasana yang indah, melainkan semangat untuk berjalan berdampingan dalam keberagaman.
Selama tiga hari, Dieng Culture Festival menghadirkan rangkaian acara yang berpijak pada budaya dan kebersamaan. Di antaranya seperti kirab budaya, ritual cukur rambut anak gimbal, Festival Caping Gunung, Festival Domba Batur, Festival Lampion, Festival Kopi Dieng, Bazar UMKM, Aksi Dieng Bersih, hingga Jazz Atas Awan. Semua acara ini menjadi bagian dari perjalanan yang menyatukan rasa syukur, harapan, dan penghormatan pada leluhur.
Ada pula Festival Warga yang tak hanya menjadi tontonan, tetapi juga sebagai cara masyarakat menjaga cerita, ruang hidup, dan identitas budaya yang diwariskan dari generasi ke generasi. Di tengah kabut, telaga, candi, dan perbukitan Dieng, Dieng Culture Festival menjadi pengingat bahwa budaya selalu memiliki rumah yang dijaga oleh warga, dirayakan para tamu, dan dihidupkan kembali melalui perjumpaan yang hangat.
Spirit of Harmony juga menjadi ajakan untuk hadir dengan penuh tanggung jawab. Setiap partisipan diharapkan ikut menjaga kebersihan, ketertiban, keselamatan kawasan, serta menghormati nilai-nilai budaya yang menjadi jiwa perayaan ini.
Pasti gak sabar untuk menjadi bagian dari euforia ini, kan? Hingga saat ini belum ada rundown resmi dan harga tiket untuk akses beberapa acara. Tunggu update selanjutnya hanya di IDN Times, ya!