Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Gunung Etna Erupsi, Turis Wajib Tahu Ini saat Liburan ke Sisilia Italia

6 min read
Gunung Etna Erupsi, Turis Wajib Tahu Ini saat Liburan ke Sisilia Italia
Potret Gunung Etna (pixabay.com/Johnny_Fotografico)
  • Erupsi Gunung Etna pada 14 September 2026 memicu abu vulkanik, menutup sementara seluruh penerbangan Bandara Internasional Catania, serta memunculkan peringatan penerbangan merah dari Observatorium INGV Etneo.
  • Wisatawan perlu rutin mengecek maskapai dan otoritas resmi, menyiapkan bandara atau transportasi alternatif, serta memberi waktu cadangan karena penerbangan dapat ditunda, dialihkan, atau dihentikan.
  • Kunjungan ke kawasan Etna harus mengikuti aturan akses setempat; gunakan masker saat ada abu, pilih reservasi fleksibel, dan cek kondisi tiap destinasi karena dampaknya tidak merata di seluruh Sisilia.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Gunung Etna kembali mengalami aktivitas vulkanik yang berdampak pada perjalanan wisatawan di Sisilia, Italia. Abu vulkanik yang dilepaskan dari gunung tersebut membuat Bandara Internasional Catania menghentikan sementara seluruh penerbangan, baik kedatangan maupun keberangkatan.

Operasional bandara yang menjadi salah satu pintu masuk utama ke Sisilia itu pertama kali dihentikan pada Senin (14/9/2026). Setelah itu, dijadwalkan buka kembali pada Selasa (15/9/2026). Kondisi tersebut terjadi untuk kedua kalinya dalam beberapa bulan terakhir akibat aktivitas Gunung Etna.

Gunung Etna sendiri dikenal sebagai gunung berapi aktif tertinggi di Eropa dan cukup sering mengalami erupsi. Kali ini, aktivitas vulkaniknya juga membuat Observatorium INGV Etneo mengeluarkan peringatan penerbangan merah pada Senin.

Sementara itu, Bandara Catania yang biasanya melayani sekitar 12 juta penumpang setiap tahun mengimbau penumpang untuk mengecek informasi terbaru maskapai sebelum menuju bandara. Sebelumnya, bandara tersebut juga sempat tutup hampir selama sepekan pada puncak musim panas karena aktivitas vulkanik Etna.

Bagi wisatawan yang sedang atau berencana liburan ke Sisilia, kondisi ini menjadi hal penting yang perlu diperhatikan. Terutama jika Catania masuk dalam rencana perjalanan kamu. Aktivitas Gunung Etna tidak hanya dapat memengaruhi penerbangan, tetapi juga berpotensi membuat jadwal perjalanan perlu disesuaikan.

Supaya liburan tetap berjalan dengan aman dan nyaman, ada beberapa hal yang sebaiknya diketahui turis sebelum berkunjung ke Sisilia. Terutama kalau kamu berkunjung ke kawasan sekitar Gunung Etna. Simak informasinya berikut ini!

  1. 1. Cek status penerbangan sebelum berangkat ke bandara

    Jika penerbanganmu menggunakan Bandara Catania, jangan hanya mengandalkan jadwal yang tertera pada tiket. Aktivitas Gunung Etna dapat berubah dan abu vulkanik di sekitar ruang udara bisa menyebabkan penerbangan ditunda, dialihkan, atau dihentikan sementara.

    Otoritas Bandara Catania juga mengimbau penumpang untuk mengecek status penerbangan langsung kepada maskapai sebelum berangkat ke bandara. Langkah ini penting karena keputusan operasional dapat berubah mengikuti kondisi abu vulkanik dan perkembangan aktivitas gunung.

    Sebaiknya, lakukan pengecekan beberapa kali, terutama pada hari keberangkatan. Jika jadwal perjalananmu melibatkan penerbangan lanjutan, berikan jeda waktu yang cukup agar perubahan jadwal tidak langsung mengacaukan seluruh perjalanan.

  2. 2. Siapkan alternatif jika penerbangan dari Catania terganggu

    Potret Sicily atau Sisilia, Italia
    Potret Sicily atau Sisilia, Italia (pexels.com/Mauro Reem-Itchy)

    Catania memang menjadi salah satu akses utama untuk menjelajahi Sisilia bagian timur. Namun, ketika aktivitas Etna mengganggu penerbangan, wisatawan perlu mengetahui pilihan transportasi alternatif.

    Pada gangguan sebelumnya, sejumlah penerbangan menuju Catania dialihkan ke bandara lain di Sisilia termasuk Palermo. Layanan kereta tambahan dari Catania menuju Palermo juga pernah disiapkan untuk membantu wisatawan yang terdampak gangguan penerbangan.

    Karena itu, cari tahu posisi bandara alternatif dan pilihan transportasi menuju kota tujuan sebelum berangkat. Jangan sampai penerbangan berhasil dialihkan, tetapi kamu belum mengetahui cara melanjutkan perjalanan dari bandara tersebut.

  3. 3. Jangan membuat itinerary terlalu padat

    Liburan ke Sisilia saat Gunung Etna sedang aktif membutuhkan itinerary yang sedikit lebih fleksibel. Hindari membuat jadwal yang terlalu padat. Misalnya menjadwalkan penerbangan lanjutan hanya beberapa jam setelah mendarat di Catania.

    Gangguan penerbangan akibat abu vulkanik bisa terjadi secara tiba-tiba. Jika jadwal perjalanan terlalu padat, keterlambatan satu penerbangan dapat membuat reservasi hotel, transportasi, atau aktivitas berikutnya ikut berantakan.

    Sisakan waktu cadangan, terutama pada hari kedatangan dan kepulangan. Dengan begitu, kamu masih memiliki ruang untuk menyesuaikan rencana jika terjadi perubahan jadwal.

  4. 4. Pertimbangkan kembali rencana mengunjungi Gunung Etna

    Potret Gunung Etna
    Potret Gunung Etna (unsplash.com/Shawn Appel)

    Gunung Etna memang menjadi salah satu daya tarik wisata utama di Sisilia. Dengan ketinggian sekitar 3.324 meter, Etna merupakan gunung api aktif tertinggi di Eropa dan termasuk gunung api yang sering mengalami aktivitas.

    Namun, ketika aktivitas vulkanik meningkat, wisatawan sebaiknya tidak memaksakan diri untuk mendekati kawasan gunung. Status akses wisata dapat berubah mengikuti kondisi di lapangan, sehingga aturan dari otoritas setempat perlu menjadi acuan utama.

    Jangan mencoba mendekati area yang ditutup hanya untuk melihat lava atau mendapatkan foto dari jarak dekat. Pemandangan erupsi memang menarik, tetapi kondisi gunung api aktif dapat tiba-tiba berubah dengan cepat.

  5. 5. Siapkan aktivitas alternatif di Sisilia

    Jika kunjungan ke Etna tidak memungkinkan, bukan berarti liburan di Sisilia harus berhenti. Pulau ini memiliki banyak destinasi lain yang dapat dimasukkan ke dalam itinerary.

    Kamu bisa menghabiskan waktu menjelajahi pusat bersejarah Catania jika kondisi kota dan aksesnya aman. Selain itu, mencicipi kuliner khas Sisilia atau mengunjungi kota dan kawasan wisata lain di pulau tersebut. Pilihan destinasi dapat disesuaikan dengan kondisi transportasi dan informasi terbaru dari otoritas setempat.

    Bagi wisatawan yang memiliki waktu lebih panjang, Palermo juga bisa menjadi alternatif tujuan. Kota tersebut berada di bagian barat laut Sisilia dan memiliki karakter wisata yang berbeda dari kawasan Catania di bagian timur.

  6. 6. Pantau informasi dari otoritas terkait

    Potret Sicily atau Sisilia, Italia
    Potret Sicily atau Sisilia, Italia (pexels.com/Allan Feitor)

    Saat berwisata di wilayah yang memiliki gunung api aktif, informasi terbaru menjadi salah satu hal yang tidak boleh kamu lewatkan. Jangan hanya mengandalkan video atau unggahan media sosial, karena kondisi Gunung Etna dapat berubah dalam waktu singkat.

    Pantau informasi dari Istituto Nazionale di Geofisica e Vulcanologia (INGV), khususnya Observatorium Etneo. Selain itu, cek informasi resmi dari Bandara Catania dan maskapai penerbangan. Aktivitas Etna pada September 2026 juga membuat peringatan penerbangan dinaikkan hingga level merah sebelum kondisi kembali dipantau.

    Informasi dari sumber resmi akan membantu wisatawan mengetahui kondisi penerbangan dan akses menuju kawasan tertentu. Wisatawan juga bisa mengetahui perubahan pada aktivitas wisata di sekitar Etna.

  7. 7. Perhatikan kondisi abu vulkanik

    Abu vulkanik bukan hanya berpengaruh terhadap penerbangan. Jika sedang berada di kawasan yang terkena sebaran abu, wisatawan juga perlu memperhatikan kondisi lingkungan sekitar.

    Gunakan masker jika udara dipenuhi abu dan hindari berada terlalu lama di luar ruangan ketika kondisi tidak memungkinkan. Wisatawan yang memiliki gangguan pernapasan juga sebaiknya lebih berhati-hati dan mengikuti arahan otoritas kesehatan setempat.

    Selain itu, abu vulkanik dapat membuat permukaan jalan menjadi kotor atau licin. Jika menyewa kendaraan, perhatikan kondisi jalan dan jangan memaksakan perjalanan menuju kawasan yang sedang dibatasi.

  8. 8. Siapkan perlindungan untuk reservasi perjalanan

    Potret menyiapkan asuransi perjalanan
    Potret menyiapkan asuransi perjalanan (unsplash.com/Gabrielle Henderson)

    Ketika bepergian ke destinasi dengan potensi gangguan vulkanik, sebaiknya memilih reservasi hotel dan transportasi yang memiliki kebijakan perubahan atau pembatalan yang cukup fleksibel.

    Simpan seluruh bukti pemesanan, mulai dari tiket pesawat, hotel, kereta, hingga aktivitas wisata. Jika terjadi pembatalan penerbangan, dokumen tersebut akan memudahkanmu ketika menghubungi maskapai atau penyedia layanan terkait.

    Bagi wisatawan yang membeli beberapa tiket secara terpisah, perhatikan juga ketentuan masing-masing penyedia. Jangan menganggap perubahan pada satu penerbangan otomatis membuat seluruh tiket perjalanan dapat diubah atau dikembalikan.

  9. 9. Jangan menganggap seluruh Sisilia terdampak

    Hal yang tidak kalah penting adalah memahami bahwa Gunung Etna berada di bagian timur Sisilia. Jadi, kondisi di satu kawasan tidak otomatis menggambarkan situasi di seluruh pulau.

    Aktivitas Etna memang dapat memberikan dampak luas, terutama terhadap penerbangan dan transportasi di sekitar Catania. Namun, wisatawan tetap perlu melihat kondisi berdasarkan lokasi tujuan. Bukan menganggap seluruh Sisilia berada dalam situasi yang sama.

    Karena itu, jika sudah memiliki rencana perjalanan ke Sisilia, periksa kondisi setiap destinasi dan jalur transportasi secara terpisah. Informasi tersebut akan memberikan gambaran yang lebih akurat mengenai perjalanan yang akan dilakukan.

    Aktivitas Gunung Etna memang perlu menjadi perhatian wisatawan yang hendak berlibur ke Sisilia, terutama karena abu vulkanik beberapa kali mengganggu operasional Bandara Catania sepanjang 2026. Namun, kondisi tersebut tidak berarti seluruh wilayah Sisilia otomatis tidak dapat dikunjungi.

    Jadi, wisatawan tetap bisa menikmati perjalanan di Sisilia dengan memantau informasi terbaru dan menyesuaikan rencana perjalanan. Pastikan status penerbangan, akses wisata, serta kondisi Gunung Etna sebelum beraktivitas agar perjalanan tetap aman dan nyaman.

Related Articles

See More
Gunung Etna Erupsi, Turis Wajib Tahu Ini saat Liburan ke Sisilia Italia