Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Bandara Chiang Mai Batalkan 108 Penerbangan Akhir November 2026

3 min read
Bandara Chiang Mai Batalkan 108 Penerbangan Akhir November 2026
Bandara Internasional Chiang Mai, Thailand (commons.wikimedia.org/Setawut)
  • Bandara Internasional Chiang Mai membatalkan 108 dan menjadwal ulang 80 penerbangan pada 21–28 November 2026 demi keselamatan selama Festival Yi Peng.
  • Pembatalan terkait risiko sekitar 200 ribu lentera kertas; pelepasan lentera dan kembang api dibatasi pada 24–25 November, dengan larangan di zona merah bandara.
  • Meski jam operasional berkurang menjadi 12 jam, bandara menyiapkan 105 penerbangan tambahan dan memproyeksikan hingga 232 penerbangan per hari pada puncak festival.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Bulan ini, Thailand akan dipadati wisatawan mancanegara seiring digelarnya berbagai festival menarik, salah satunya adalah Yi Peng atau Festival Lentera yang ikonik. Di wilayah Thailand Utara, seperti Chiang Mai, ribuan lentera kertas bakal diterbangkan menghiasi langit malam.

Namun, bersamaan dengan Festival Lentera itu, Bandara Internasional Chiang Mai juga membatalkan ratusan penerbangan. Langkah ini diambil untuk menjaga keselamatan penumpang dari bahaya lentera terbang yang dilepaskan secara massal. Lalu, bagaimana operasional di bandara?

  1. 1. Bandara Chiang Mai batalkan 108 penerbangan selama Festival Lentera

    Bandara Internasional Chiang Mai, Thailand
    Bandara Internasional Chiang Mai, Thailand (commons.wikimedia.org/Rinto Jiang)

    Demi menjaga keselamatan penumpang dan awak kabin selama Yi Peng atau Festival Lentera di Thailand Utara, Bandara Internasional Chiang Mai membatalkan 108 penerbangan dan menjadwal ulang 80 penerbangan pada 21–28 November 2026. Kendati demikian, pihak bandara juga menyiapkan 105 penerbangan tambahan untuk mengantisipasi lonjakan penumpang selama festival tersebut digelar.

    Menurut General Manager Bandara Internasional Chiang Mai, Group Captain Sakan Udon, langkah ini dilakukan untuk menghindari risiko dari sekitar 200 ribu lentera kertas yang dilepaskan ke udara secara massal. Sebelumnya, Pemerintah Provinsi Chiang Mai telah meminta pihak bandara untuk menyesuaikan jadwal penerbangan guna mengosongkan jadwal pada jam-jam rawan pelepasan lentera, yaitu:

    • 24 November 2026: pukul 10.00–12.00 dan pukul 19.00–01.00 (keesokan harinya)
    • 25 November 2026: pukul 19.00–01.00 (keesokan harinya)

    Dilansir Chiang Mai News, aturan ketat akan diterapkan terkait penerbangan lentera. Lentera langit dan kembang api hanya diizinkan pada 24–25 November 2026 mulai pukul 19.00–01.00 dini hari. Sementara itu, lentera asap hanya boleh dilepaskan pada 24 November 2026 pukul 10.00–12.00 siang. Selain itu, seluruh lentera yang digunakan wajib memenuhi standar pemerintah dengan durasi melayang maksimal 7 menit.

  2. 2. Bandara Chiang Mai pastikan jumlah penerbangan harian tetap sesuai target

    ilustrasi festival lentera
    ilustrasi festival lentera (unsplash.com/Dibakar Roy)

    Perubahan slot waktu tersebut memangkas jam operasional harian Bandara Internasional Chiang Mai dari sekitar 20 jam menjadi hanya 12 jam. Meski demikian, pihak bandara memproyeksikan rata-rata penerbangan selama Festival Lentera tetap mencapai 210 per hari, bahkan bisa melonjak hingga 232 penerbangan pada puncak festival, sekitar 10 persen lebih tinggi dibandingkan hari biasa.

    Otoritas Bandara Internasional Chiang Mai menjelaskan bahwa pemadatan jadwal penerbangan dapat memicu penumpukan penumpang di terminal pada jam-jam sibuk. Oleh karena itu, mereka mengimbau penumpang yang bepergian selama masa festival tersebut untuk memeriksa kembali jadwal penerbangan ke maskapai masing-masing dan meluangkan waktu lebih banyak untuk perjalanan.

    Selain itu, warga dan penyelenggara Festival Lentera diimbau untuk mematuhi secara ketat aturan Pemerintah Provinsi Chiang Mai terkait waktu dan lokasi pelepasan lentera. Pelepasan lentera bahkan dilarang sepenuhnya di zona merah yang berada di sepanjang jalur lepas landas dan pendaratan bandara.

  3. 3. Pembatalan penerbangan di Bandara Chiang Mai naik dibandingkan pada 2025

    ilustrasi festival lentera
    ilustrasi festival lentera (unsplash.com/Jessica Kantak Bailey)

    Pada 2025, zona merah mencakup sebagian dari 6 distrik, termasuk seluruh Mueang Chiang Mai dan Hang Dong. Dilansir VN Express, siapa pun yang melanggar aturan tersebut akan menghadapi hukuman penjara hingga 5 tahun, denda hingga 200 ribu baht Thailand atau sekitar Rp108 juta, atau keduanya.

    Tahun lalu, saat lentera dilepas pada 5–6 November 2025, maskapai penerbangan membatalkan 65 penerbangan dan menjadwalkan ulang 96 penerbangan di Bandara Internasional Chiang Mai. Namun, pada 2026 ini, akan ada lebih dari 100 penerbangan yang dibatalkan untuk mengurangi risiko.

    Yi Peng adalah tradisi sakral dari Kerajaan Lanna kuno di Thailand Utara yang dirayakan bersamaan dengan Loy Krathong. Ribuan lampion kertas atau khom loy dilepaskan ke langit malam sebagai simbol pelepasan kesialan dan doa keberuntungan, sehingga berhasil memukau wisatawan mancanegara setiap tahunnya.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Related Articles

See More