Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Kenapa Gunung Island Peak di Nepal Jadi Favorit Pendaki Pemula?
Gunung Island Peak (commons.wikimedia.org/Gerd Eichmann)
  • Island Peak atau Imja Tse setinggi 6.189 meter berada di jalur Everest, Nepal; akses logistik, penginapan, dan pemandunya telah berkembang baik.
  • Puncak ini menjadi latihan pendakian teknis melalui penggunaan crampon, ice axe, fixed rope, dan tangga aluminium, tetapi menuntut fisik prima serta aklimatisasi di ketinggian.
  • Musim semi dan gugur menawarkan cuaca lebih cerah serta salju relatif stabil, dengan panorama Lhotse, Nuptse, Makalu, dan Baruntse dari puncak.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Membicarakan pendakian di Nepal tidak selalu harus mengarah ke gunung-gunung raksasa yang hanya bisa dicapai oleh pendaki profesional. Di negara yang menjadi rumah bagi Pegunungan Himalaya ini, ada banyak puncak dengan tingkat kesulitan yang lebih ramah, tetapi tetap mampu menghadirkan pengalaman mendaki di ketinggian ekstrem.

Salah satunya adalah Gunung Island Peak yang selama bertahun-tahun menjadi tujuan favorit bagi pendaki pertama yang ingin merasakan sensasi ekspedisi Himalaya. Lantas, apa yang membuat Island Peak begitu populer di kalangan pendaki pemula? Yuk, cari tahu faktanya!

1. Island Peak berada di jalur Everest dan memiliki ketinggian 6.189 meter

Gunung Island Peak (commons.wikimedia.org/Kogo)

Island Peak merupakan gunung yang terletak di kawasan Taman Nasional Sagarmatha, wilayah Khumbu, Nepal, tidak jauh dari jalur pendakian menuju Everest Base Camp. Nama resminya sebenarnya adalah Imja Tse, tetapi sebutan Island Peak jauh lebih populer di kalangan pendaki internasional. Gunung ini memiliki ketinggian sekitar 6.189 meter di atas permukaan laut sehingga sudah masuk kategori gunung enam ribuan di Himalaya. Meski demikian, gunung ini tetap dianggap sebagai salah satu puncak terbaik untuk mengenal dunia pendakian teknis.

Nama Island Peak muncul pada tahun 1953 ketika tim ekspedisi Everest melihat puncaknya dari Dingboche. Dari kejauhan, gunung tersebut tampak seperti sebuah pulau kecil yang mengapung di tengah lautan es sehingga muncul sebutan Island Peak. Cara mengucapkannya adalah ai-land pik, sedangkan nama Imja Tse diucapkan im-ja tse. Lokasinya yang berada di jalur populer Everest membuat akses logistik, penginapan, hingga pemandu pendakian sudah berkembang sangat baik dibandingkan banyak gunung lain di Nepal.

2. Jalur pendakiannya cocok sebagai latihan sebelum mencoba gunung yang lebih tinggi

Gunung Island Peak (commons.wikimedia.org/Gerd Eichmann)

Banyak operator ekspedisi Himalaya menjadikan Island Peak sebagai  tempat latihan sebelum mendaki gunung-gunung yang lebih sulit seperti Lobuche East, Ama Dablam, bahkan Everest. Alasannya bukan karena gunung ini mudah, melainkan karena hampir semua teknik dasar pendakian salju dapat dipelajari di sini. Pendaki akan berlatih menggunakan crampon, ice axe, fixed rope, hingga cara menaiki tangga aluminium yang dipasang di atas celah gletser.

Meski termasuk favorit pemula, pendaki tetap harus memiliki kondisi fisik yang prima karena tantangan terbesar justru berasal dari udara tipis di atas 5.000 meter. Banyak peserta ekspedisi menghabiskan beberapa hari melakukan aklimatisasi terlebih dahulu di Namche Bazaar, Dingboche, atau Chhukung agar tubuh dapat beradaptasi dengan kadar oksigen yang lebih rendah. Pendakian menuju puncak juga biasanya dimulai sekitar tengah malam supaya pendaki bisa mencapai summit sebelum matahari menghangatkan salju dan meningkatkan risiko longsoran kecil.

3. Musim pendakian terbaik menawarkan panorama Himalaya yang luar biasa

Gunung Island Peak (commons.wikimedia.org/Gerd Eichmann)

Waktu terbaik mendaki Island Peak adalah musim semi sekitar Maret hingga Mei serta musim gugur antara September sampai November. Pada periode tersebut, langit Nepal umumnya cerah, curah hujan rendah, dan kondisi salju relatif stabil sehingga peluang mencapai puncak menjadi lebih besar. Suhu tetap bisa turun jauh di bawah titik beku pada malam hari, tetapi visibilitas yang baik membuat pemandangan pegunungan Himalaya terlihat sangat spektakuler.

Dari puncaknya, pendaki dapat menikmati panorama gunung-gunung terkenal seperti Lhotse, Nuptse, Makalu, hingga Baruntse yang berdiri megah mengelilingi lembah Khumbu. Momen matahari terbit di ketinggian lebih dari enam ribu meter juga menjadi salah satu pengalaman yang paling dinantikan selama ekspedisi. Tidak mengherankan jika banyak pendaki menyebut Island Peak sebagai salah satu gunung yang memberikan perpaduan ideal antara tantangan teknis, pemandangan kelas dunia, dan peluang sukses yang relatif tinggi bagi pendaki yang sudah melakukan persiapan dengan matang.

Pendakian ke Himalaya memang membutuhkan biaya, latihan fisik, dan perencanaan yang jauh lebih serius dibandingkan gunung-gunung di Asia Tenggara. Namun, jika ingin merasakan pengalaman mendaki gunung enam ribuan untuk pertama kalinya, Island Peak bisa menjadi pilihan yang layak dipertimbangkan. Kalau punya kesempatan menjelajahi Nepal, apakah gunung ini masuk ke dalam daftar impian pendakianmu?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article