Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Itinerary Seharian di Beijing, Jelajah Tembok Besar China hingga Kuliner Malam

potret Great Wall of China
potret Great Wall of China (commons.wikimedia.org/Jakub Hałun)

Kalau kamu punya waktu terbatas tapi ingin merasakan sisi ikonik Beijing, itinerary seharian ini bisa jadi panduan yang pas. Dari destinasi bersejarah kelas dunia sampai surga kuliner malam, semuanya bisa dinikmati dalam satu hari penuh. Tinggal atur waktu dengan cermat, kamu sudah bisa pulang dengan cerita seru.

Beijing bukan hanya tentang bangunan tua dan sejarah panjang, tapi juga pengalaman jalan-jalan yang kaya rasa. Itinerary ini mengajak kamu bergerak dari pagi hingga malam tanpa terasa melelahkan. Yuk, simak rute seharian di Beijing yang praktis tapi tetap berkesan.

1. Pagi hari di Tembok Besar China, Mutianyu section (07.30–10.30)

ilustrasi Great Wall of China
ilustrasi Great Wall of China (pixabay.com/ELG21)

Mulailah hari lebih pagi dengan mengunjungi Tembok Besar China di bagian Mutianyu yang populer dan tertata rapi. Waktu terbaik datang adalah sekitar pukul 07.30 karena udara masih segar dan belum terlalu ramai. Tiket masuk Mutianyu Great Wall berkisar 40 RMB, belum termasuk cable car.

Jika ingin lebih hemat tenaga, kamu bisa naik cable car dengan biaya sekitar 120 RMB pulang-pergi. Pemandangan pegunungan dan tembok berkelok menjadi spot foto favorit wisatawan. Luangkan waktu sekitar dua hingga tiga jam agar bisa menikmati suasana tanpa terburu-buru.

2. Siang di Kota Terlarang atau Forbidden City (12.00–14.30)

potret Forbidden City, Beijing
potret Forbidden City, Beijing (commons.wikimedia.org/Rabs003)

Setelah turun dari Mutianyu, arahkan perjalanan ke pusat Kota Beijing untuk mengunjungi Forbidden City. Waktu kunjungan ideal adalah sekitar pukul 12.00 hingga sore agar pencahayaan pas untuk berfoto. Harga tiket masuk Forbidden City sekitar 60 RMB, tergantung musim kunjungan.

Kompleks istana ini sangat luas, jadi pastikan kamu mengenakan alas kaki yang nyaman. Luangkan waktu minimal dua jam untuk menjelajahi aula utama dan halaman bersejarahnya. Setiap sudutnya menyimpan kisah kekaisaran China yang megah.

3. Sore santai di Tiananmen Square (15.00–16.30)

ilustrasi Tiananmen Square, Beijing
ilustrasi Tiananmen Square, Beijing (pexels.com/Markus Winkler)

Usai dari Forbidden City, kamu bisa berjalan kaki menuju Tiananmen Square yang berada tepat di depannya. Kunjungan sore hari cocok untuk menikmati suasana tanpa panas berlebih. Area ini gratis dan terbuka untuk umum, namun tetap melalui pemeriksaan keamanan.

Tiananmen Square dikenal sebagai salah satu alun-alun terbesar di dunia. Banyak wisatawan memanfaatkan waktu sore untuk berfoto dan berjalan santai. Duduk sejenak di area sekitar juga bisa jadi momen rehat sebelum lanjut ke destinasi berikutnya.

4. Menjelang malam di Hutong dan Nanluoguxiang (17.00–18.30)

potret Hutong
potret Hutong (commons.wikimedia.org/Ekaterina Kvelidze)

Saat sore menjelang malam, saatnya menyusuri kawasan Hutong yang autentik. Nanluoguxiang adalah pilihan populer di sini karena mudah diakses dan penuh jajanan unik. Tidak ada tiket masuk, kamu hanya perlu menyiapkan budget belanja sekitar 50–100 RMB.

Di kawasan ini, kamu bisa menemukan toko suvenir, camilan tradisional, dan kafe kecil yang estetik. Waktu terbaik berkunjung adalah menjelang malam saat lampu mulai menyala. Suasananya hangat dan cocok untuk jalan santai.

5. Wisata kuliner malam di Wangfujing Night Market (19.00–21.00)

potret Wangfujing Night Market
potret Wangfujing Night Market (commons.wikimedia.org/Dquai)

Tutup hari dengan wisata kuliner malam di Wangfujing Night Market yang legendaris. Datanglah sekitar pukul 19.00 agar pilihan makanan masih lengkap. Kamu bisa mencicipi street food khas Beijing dengan harga mulai dari 10–40 RMB per porsi.

Mulai dari jiaozi, skewers daging, hingga camilan unik bisa kamu temukan di sini. Area ini ramai tapi tertata, cocok untuk wisatawan pemula. Jangan lupa siapkan uang tunai kecil agar transaksi lebih mudah.

Seharian di Beijing bisa terasa singkat tapi penuh warna jika rutenya tepat. Tinggal sesuaikan ritme perjalanan dengan gaya liburanmu, dan biarkan kota ini memberi kejutan di setiap sudutnya. Beijing selalu punya cara untuk membuat hari biasa terasa luar biasa.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Febrianti Diah Kusumaningrum
EditorFebrianti Diah Kusumaningrum
Follow Us

Latest in Travel

See More

Kenapa Aturan Koper di Pesawat Terlihat Ribet? Ada 5 Alasannya

18 Jan 2026, 20:46 WIBTravel