Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Fakta Ivolginsky Datsan, Pusat Buddha Bersejarah di Buryatia

4 min read
Fakta Ivolginsky Datsan, Pusat Buddha Bersejarah di Buryatia
Pemandangan umum Ivolginsky Datsan (commons.wikimedia.org/Rost.galis)
  • Ivolginsky Datsan di Buryatia merupakan kompleks biara Buddha seluas sekitar tiga hektare, berisi tujuh kuil, universitas, museum, hunian biksu, hotel, serta kediaman pemimpin spiritual Buddha Rusia.
  • Kuil utama Sogchen dirancang mengikuti konsep mandala, dijaga 12 singa batu, dan menyimpan seribu Buddha serta patung Buddha Shakyamuni di altar utama.
  • Kompleks ini menjadi situs ziarah karena jenazah Dashi-Dorzhi Itigelov dilaporkan tetap terawetkan; pengunjung diwajibkan menjaga tata krama dan dapat mengikuti ritual goroo searah jarum jam.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Rusia tidak hanya memiliki gereja-gereja Ortodoks. Kawasan seperti Kalmykia, Tuva, dan Buryatia juga menjadi tempat berdirinya kuil-kuil Buddha yang dikenal sebagai datsan. Kuil-kuil ini melestarikan sejarah panjang agama Buddha beserta akar budayanya di sebagian wilayah Rusia. Tradisi lama dan perannya dalam kehidupan masyarakat setempat menjadikannya bagian penting dari warisan keagamaan dan sejarah Rusia.

Selama berabad-abad, Rusia berbagi perbatasan dengan wilayah-wilayah yang menganut agama Buddha. Hal ini turut membentuk kehidupan umat Buddha, yang kini memiliki lebih dari 200 kelompok di seluruh Rusia. Di antara kelompok-kelompok ini, Ivolginsky Datsan merupakan salah satu yang paling banyak dikunjungi dan menjadi kediaman Khambo Lama Pandido, pemimpin spiritual bagi para lama (guru spiritual Buddha) di Rusia. Yuk, simak fakta unik tentang Ivolginsky Datsan berikut ini!

  1. 1. Sebuah kompleks biara

    Pemandangan tempat tinggal para biksu Ivolginsky Datsan
    Pemandangan tempat tinggal para biksu Ivolginsky Datsan (commons.wikimedia.org/Bgelo777)

    Ivolginsky Datsan adalah kompleks biara besar yang mencakup tujuh kuil serta beberapa situs penting lainnya. Kompleks ini meliputi universitas Buddha, tempat tinggal para biksu, museum seni Buddhis, dan sebuah hotel, menurut Russia Eguide. Luas keseluruhannya mencapai sekitar tiga hektare (7,5 ekar). Di sini juga terdapat kediaman Pandito Khambo Lama, pemimpin umat Buddha di Rusia.

    Ivolginsky Datsan terletak di kaki perbukitan dekat Danau Baikal. Kuil-kuilnya yang cerah dan stupa yang penuh warna tampak mencolok di tengah bentang alam yang liar, sementara pegunungan berselimut salju membuat situs ini terlihat sangat memukau pada musim dingin. Saat berkunjung ke Uni Soviet pada tahun 1982, Dalai Lama juga menyebut Ivolginsky Datsan sebagai salah satu tempat paling istimewa yang pernah ia kunjungi di sana.

  2. 2. Kuil utamanya bernama Sogchen

    Pemandangan Sogchen di dalam Ivolginsky Datsan
    Pemandangan Sogchen di dalam Ivolginsky Datsan (commons.wikimedia.org/Bgelo777)

    Sogchen adalah kuil utama Ivolginsky Datsan. Desainnya mengikuti konsep Buddhis tentang "mandala". Adapun 12 patung singa batu berdiri di sekeliling kuil sebagai pelindungnya. Sogchen memiliki jajaran seribu Buddha, dengan sebuah patung besar Buddha Shakyamuni di bagian tengahnya. Patung ini menempati posisi utama di altar di dalam kuil. Di bawahnya terdapat foto Dalai Lama ke-14 dan sebuah takhta khusus. Tidak seorang pun diperbolehkan duduk di takhta ini, yang menjadi simbol penghormatan terhadap peran spiritual beliau.

  3. 3. Menjadi situs ziarah pada awal abad ke-20

    potret plakat tentang persembahan di dalam Ivolginsky Datsan
    potret plakat tentang persembahan di dalam Ivolginsky Datsan (commons.wikimedia.org/Vasily Astanin)

    Ivolginsky Datsan kemudian menjadi tempat ziarah utama karena menyimpan jenazah Pandido Khambo Lama ke-12, Dashi-Dorzhi Itigelov, yang tetap utuh. Pada tahun 1927, Itigelov duduk dalam posisi lotus dan memasuki meditasi mendalam; setelah itu, ia diyakini meninggal dunia. Sebelumnya, ia telah berpesan kepada para muridnya agar menggali kembali jenazahnya di kemudian hari. Jenazah yang tetap utuh itu kemudian menjadi salah satu daya tarik paling istimewa dari datsan ini.

    Sekitar 30 tahun kemudian, jenazah Itigelov diangkat dari makamnya dan didapati dalam kondisi terawetkan dengan baik. Pemeriksaan forensik melaporkan bahwa kulit, kuku, dan rambutnya masih utuh, sementara jaringan tubuhnya tetap lunak dan lentur. Temuan ini mendorong umat Buddha untuk menghormatinya sebagai sosok yang disucikan. Sebuah kuil kemudian dibangun untuknya dengan mengacu pada desain tradisional Buryat.

  4. 4. Panduan berkunjung ke Ivolginsky Datsan

    Pemandangan gerbang masuk Ivolginsky Datsan
    Pemandangan gerbang masuk Ivolginsky Datsan (commons.wikimedia.org/Vasily Astanin)

    Datsan merupakan tempat suci, sehingga pengunjung hendaknya mematuhi aturan dasar tata krama Buddhis. Pengunjung diharapkan menunjukkan sikap hormat saat berada di dekat patung Buddha dan tidak membelakangi patung-patungnya. Selain itu, sebaiknya menghindari tindakan menunjuk ke arah patung, merokok, ataupun menggunakan kata-kata kasar. Berbicara dengan suara keras sebaiknya dihindari demi suasana penuh hormat, tambah Live the World.

    Pengunjung dapat mengikuti "goroo", yaitu ritual berjalan mengelilingi situs-situs suci. Mereka menyusuri jalur yang telah ditentukan searah jarum jam dan melakukan putaran dalam jumlah ganjil sembari berpindah dari satu tempat suci ke tempat suci lainnya. Aktivitas ini memberikan kesempatan untuk melihat area yang luas sekaligus menjalankan tradisi Buddhis yang telah lama ada. Pengunjung dapat mengikuti tur yang dipandu oleh seorang pemandu lama atau menyusuri jalur secara mandiri.

    Ivolginsky Datsan mencerminkan sejarah panjang agama Buddha di Buryatia. Kuil-kuil dan situs-situs sucinya melestarikan tradisi lama serta mempertahankan keterkaitan dengan tokoh-tokoh penting agama Buddha dan peristiwa-peristiwa masa lampau. Hingga kini, kompleks ini tetap menjadi bagian penting dari warisan keagamaan dan budaya Buryatia.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Dari Kebun Nilam ke Pasar Dunia

Related Articles

See More