Kairouan di Tunisia sering muncul dalam daftar destinasi wisata religi karena statusnya sebagai salah satu kota suci tertua di dunia Islam, sekaligus pusat peradaban yang jejaknya masih terlihat jelas hingga hari ini. Kota ini bukan sekadar lokasi ibadah, melainkan juga saksi hidup bersejarah tempat tradisi, arsitektur, serta aktivitas masyarakat berjalan berdampingan selama lebih dari 1,3 ribu tahun.
Banyak pelancong datang bukan hanya untuk berziarah, tetapi juga memahami bagaimana sebuah kota mampu menjaga identitas spiritual tanpa kehilangan fungsi sebagai kawasan urban. Julukan kota religi paling tua melekat karena latar sejarahnya jauh lebih awal dibanding banyak pusat keagamaan lain di Afrika Utara. Berikut penjelasan yang membuat Kairouan mendapat sebutan tersebut.
