Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Kampung Baduy Dalam Ditutup Sementara per 20 Januari 2026

Suku Baduy berjalan kaki
Suku Baduy berjalan kaki (IDN Times/Muhammad Iqbal)
Intinya sih...
  • Perkampungan Baduy Dalam (Kampung Cibeo, Cikeusik, dan Cikawartana) ditutup untuk wisatawan selama tiga bulan karena pelaksanaan ritual ibadah Kawalu, mulai 20/1/2026.
  • Penutupan diperkirakan berakhir sekitar pertengahan Maret 2026, dan wisatawan diminta mematuhi larangan masuk, kecuali untuk keperluan khusus yang sangat terbatas.
  • Kawalu adalah rangkaian ritual tahunan masyarakat Baduy Dalam (Sunda Wiwitan) pascapanen sebagai bentuk syukur kepada Sang Hyang Karesa dan penyucian diri, dengan tahapan Ngalanjakan, Kawalu, Ngalaksa, hingga Seba Baduy; salah satu kewajiban utamanya adalah puasa satu hari (malam sampai sore).
  • Selama Kawalu, akses orang luar ke Baduy Dalam dibatasi maksimal 10 orang, tetapi wisatawan masih bisa berkunjung ke Baduy Luar di sejumlah kampung di Kabupaten Lebak, Banten.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Wisatawan yang berencana mengunjungi perkampungan Baduy Dalam pada awal tahun ini sebaiknya mengurungkan niatnya. Sebab, kawasan ini akan ditutup untuk pengunjung selama tiga bulan sehubungan pelaksanaan ritual ibadah Kawalu (penanggalan bulan adat Badui) mulai 20 Januari 2026.

"Kami minta pengunjung, wisatawan, agar mematuhi larangan memasuki perkampungan Baduy Dalam, terdiri dari Kampung Cibeo, Cikeusik, dan Cikawartana," kata Tetua Adat yang juga Kepala Desa Kanekes, Jaro Oom, dikutip dari ANTARA News, Minggu (11/1/2026).

Ada pun durasi penutupan perkampungan atau kawasan adat Suku Baduy Dalam akan berlangsung selama tiga bulan. Diperkirakan, pertengahan Maret mendatang kawasan ini sudah bisa dikunjungi wisatawan kembali.

Table of Content

Sekilas tentang ritual Kawalu di perkampungan Baduy Dalam

Sekilas tentang ritual Kawalu di perkampungan Baduy Dalam

Masyarakat Baduy
Masyarakat Baduy (IDN Times/Muhamad Iqbal)

Masyarakat Baduy Dalam umumnya menganut kepercayaan Sunda Wiwitan. Mereka memiliki ritual penyucian diri setahun sekali dan dilaksanakan selama tiga bulan berturut-turut atau pada bulan Kawalu. Melansir situs resmi Provinsi Banten, ritual Kawalu diselenggarakan sebelum upacara Seba Baduy dengan tahapan meliputi:

  1. Upacara Ngalanjakan,
  2. Upacara Kawalu,
  3. Upacara Ngalaksa, dan
  4. Seba Baduy.

Ritual ini dilaksanakan setelah kegiatan panen padi di ladang dan padi dimasukan ke leuit. Selama tiga bulan ke depan, masyarakat Baduy Dalam akan memanjatkan syukur kepada Sang Hyang Karesa atas keberhasilan panen padinya, serta menyucikan diri dari nafsu jahat. Salah satu ritual Kawalu yang wajib dilakukan masyarakat (kecuali lansia yang mengalami keterbatasan fisik) adalah berpuasa satu hari dari malam sampai sore hari. 

Selama ritual Kawalu, kawasan Baduy Dalam ditutup dari wisatawan dan masyarakat luar, kecuali ada keperluan khusus atau mendesak. Jumlahnya pun sangat terbatas, yakni maksimal 10 orang yang diizinkan masuk perkampungan.

Sementara itu, wisatawan tetap bisa mengunjungi kawasan Badui Luar saat ritual Kawalu. Kawasan tersebut, antara lain Kampung Kaduketug 1, Cipondok, Kaduketug 2 dan 3, Lebak Jeruk, Balimbing, Marengo, Cikua, Gajeboh, Kadujangkung, Kadugede, Karahkal, Cempaka, Cijanar, Ciranji, serta Lebak Huni. Semua kampung ini terletak di Kabupaten Lebak, Banten.

Nah, itu dia informasi tentang ritual Kawalu di perkampungan Baduy Dalam dan informasi penutupannya. Bagi kamu yang berencana mengunjungi Badui Dalam waktu dekat, sebaiknya alihkan perjalananmu dan rencanakan ulang pada pertengahan Maret mendatang, ya!

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Dewi Suci Rahayu
Eddy Rusmanto
Dewi Suci Rahayu
EditorDewi Suci Rahayu
Follow Us

Latest in Travel

See More

Apakah JR Pass Mencakup Rute Tokyo ke Nagoya?

13 Jan 2026, 18:50 WIBTravel