cuplikan film The Shrine (2026) (x.com/jinja_movie_jp)
Kobe termasuk underrated di kalangan wisatawan internasional. Tidak banyak yang menyadari bahwa kota ini mudah dijangkau dari Osaka, Kyoto, Nara, dan bahkan sekitar 2 jam dari Tokyo. Wisatanya tidak kalah menarik, beberapa yang terkenal antara lain Kobe Sannomiya Center Gai Shopping Street, Kobe Harborland, Kobe Nunobiki Herb Gardens and Ropeway, dan Pantai Suma.
Sebaliknya, The Shrine memilih tempat underrated sebagai lokasi syuting, meski menampakkan footage pantai dan city light, adegan di Kobe Port Terminal, dan Kuil Takatori. Mereka memilih kuil terbengkalai yang menjadi pusat cerita pun nyata adanya, ditemukan oleh tim film di blog seorang pendaki gunung. Demikian pula dengan terowongan Nishi-ku yang disebut secara tersurat, memang bekas terowongan sabuk konveyor yang mengangkut tanah dari pegunungan Kobe ke laut di Distrik Nishi (Mitsugaoka), digunakan dari tahun 1964–2005.
Rumah dan ruang meditasi Myungjin yang dikisahkan berada di Seoul, sebenarnya merupakan rumah pribadi di daerah Hirano, Distrik Hyogo. Kemudian diset seperti rumah tradisional Korea, Hanok. Interior maupun elemen warna antara minka dan hanok secara garis besar mirip, sehingga tidak memerlukan perubahan yang signifikan.
Tempat lainnya, adegan Myung Jin dan Yumi ke studio untuk mencari jejak mahasiswa yang hilang. Studio tersebut merupakan Maruyama Barackrin tanpa membangun set artistik apa pun, sehingga memanfaatkan kondisi bangunan dan interiornya apa adanya. Lokasi sebenarnya adalah bangunan terbengkalai di dekat Stasiun Maruyama milik Kobe Dentetsu.
Walaupun banyak tempat underrated yang digunakan sebagai latar film, tetapi Pemerintah Kobe dengan rapi mengarsipkannya. Kobe Tourism Bureau punya laman resmi Feel Kobe dan Film Kobe yang menyajikan informasi lokasi syuting drama maupun film apa saja yang menjadikan kota tersebut sebagai latarnya. Kadang mereka juga menggelar tur bagi penggemar yang ingin napak tilas dan memberikan peringatan bahwa ada sejumlah tempat tidak bisa dikunjungi sembarangan.
Nah, sekarang kamu sudah tahu alasannya kenapa Kobe di pilih sebagai lokasi syuting film The Shrine. Kota pelabuhan ini memang underrated, tetapi punya alam, kekayaan budaya, dan daerah urban yang relatif tenang, sehingga cocok untuk membangun suasana horor lebih natural. Bagaimana menurutmu?