Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Mau Liburan ke New York? Ini Panduan Musimnya Sepanjang Tahun

Mau Liburan ke New York? Ini Panduan Musimnya Sepanjang Tahun
ilustrasi berdiri di Brooklyn Bridge (magnific.com/Freepik)
Intinya Sih
  • New York memiliki empat musim dengan karakter berbeda, mulai dari musim dingin bersalju hingga musim panas yang lembap, memengaruhi suasana dan aktivitas wisata sepanjang tahun.
  • Bulan Januari–Februari serta puncak musim panas dianggap waktu terburuk untuk berkunjung karena suhu ekstrem, badai salju, atau kelembapan tinggi yang membuat perjalanan kurang nyaman.
  • Musim semi dan gugur direkomendasikan sebagai waktu terbaik ke New York karena cuaca sejuk, pemandangan indah seperti bunga sakura dan dedaunan berwarna, serta harga akomodasi lebih ramah.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Bagi mereka yang memutuskan untuk liburan ke Amerika Serikat, New York selalu menjadi salah satu kota favorit untuk menghabiskan waktu. Dibandingkan dengan kota-kota lain di negara ini, New York memang memiliki banyak hal untuk ditawarkan. Selain itu, kota ini juga kerap kali menjadi tuan rumah bagi acara-acara besar dunia, termasuk final Piala Dunia 2026 yang akan digelar di New York New Jersey Stadium pada 19 Juli 2026 mendatang. Dengan banyaknya event menarik di kota ini, gak heran kalau kota ini selalu ramai.

Meski begitu, sama seperti kunjungan ke negara atau kota lain, kamu juga harus memilih waktu yang tepat untuk berkunjung agar momen liburan jadi semakin maksimal. Pertanyaannya, kapan sih waktu terbaik untuk berkunjung ke New York? Berikut panduan musim sepanjang tahun di New York yang bisa kamu sesuaikan dengan style liburanmu.

1. Mengenal musim-musim di New York

ilustrasi Brooklyn Bridge di musim panas
ilustrasi Brooklyn Bridge di musim panas (magnific.com/Wirestock)

New York memiliki iklim sub tropis yang artinya, kota ini juga mengalami empat musim yang berbeda selama satu tahun. Di kota ini, musim dingin berlangsung dari bulan November hingga Maret. Di cuaca yang buruk, suhu bisa turun hingga ke angka -3 derajat Celcius. Setelah tiga bulan diterpa dingin, New York akan mulai memasuki musim semi pada bulan April. Di musim semi, suhu akan jadi lebih hangat dengan kisaran antara 10 derajat Celcius hingga 26 derajat Celcius.

Cuaca lebih cerah dengan curah hujan yang cukup rendah setidaknya hingga bulan Juni. Selepas bulan Juni, musim panas akan menyapa dan berlangsung hingga bulan Agustus. Di musim ini, suhunya mencapai angka 25-30 derajat Celcius. Terakhir ada musim gugur yang jatuh pada bulan September hingga Oktober. Dibandingkan dengan musim panas, suhu di musim gugur akan jadi lebih bersahabat dengan suhu berkisar antara 13 derajat Celcius hingga 22 derajat Celcius.

2. Kapan waktu terburuk berkunjung ke New York?

ilustrasi New York di musim dingin
ilustrasi New York di musim dingin (unsplash.com/Chanan Greenblatt)

Setelah mengenal musim di New York dan mengetahui suhunya, kamu mungkin memiliki sedikit gambaran mengenai situasi di kota sepanjang tahun. Sebelum mengetahui kapan waktu terbaik berkunjung ke New York, kamu harus tahu dulu kapan waktu yang tepat untuk menghindari kota ini.

Di New York, bulan Januari dan Februari seringkali menjadi waktu yang dihindari. Puncak musim dingin membuat suhu bisa drop ke angka minus. Belum lagi badai salju yang turun juga membuat suhu lebih dingin, salju menumpuk di mana-mana, hingga trotoar yang jadi licin.

Selain puncak musim salju, puncak musim panas juga bukan waktu terbaik. Meski langit cerah sepanjang hari, tingkat kelembapan yang tinggi ditambah suhu panas membuat perjalanan jadi terasa lebih melelahkan dari biasanya. Bagi orang yang sensitif terhadap panas, situasi ini pasti terasa menyiksa. Jika kamu bukan tipe orang yang suka keramaian, momen menjelang Natal di bulan Desember juga bukan momen yang tepat. Suasana Natal dan Tahun Baru membuat semua orang bersemangat untuk menghabiskan waktu di luar. Itu artinya kamu akan menemukan antrian di mana-mana, dan harga akomodasi juga akan jadi lebih mahal dari biasanya.

3. Kapan waktu terbaik untuk berkunjung ke New York?

ilustrasi Central Park memasuki musim gugur
ilustrasi Central Park memasuki musim gugur (magnific.com/Wirestock)

Kapan waktu terbaik ke New York sebenarnya tergantung preferensi masing-masing. Namun jika kamu mau liburan dengan suasana yang nyaman dan cuaca yang lebih bersahabat, maka bulan Maret hingga Mei bisa jadi waktu yang tepat. Menjelang akhir musim dingin di bulan Maret, salju masih turun beberapa kali tapi gak separah dua bulan sebelumnya. Di bulan April, New York akan menyambut musim semi. Di musim ini, cuacanya sangat bersahabat dengan suhu antara 10-20 derajat Celcius. Musim semi juga berarti jadi waktu bagi bunga-bunga untuk bermekaran.

Kamu bisa berkunjung ke Brooklyn Botanical Garden untuk menyaksikan bunga sakura bermekaran pada awal April. Menikmati restoran outdoor, hingga menonton pertunjukan Broadway di bulan Mei. Selain musim semi, musim gugur juga bisa jadi pilihan. Di bulan Oktober, cuaca mulai terasa sejuk dengan suhu berkisar antara 12-17 derajat Celcius. Dedaunan dan tanaman yang mulai berubah warna mengubah wajah kota jadi sedemikian cantiknya. Terakhir dan yang paling penting, harga tiket pesawat dan akomodasi masih cukup bersahabat dan aman untuk dompet.

New York sebenarnya hampir selalu menyenangkan untuk dikunjungi sepanjang tahun. Namun sebelum berangkat, ada baiknya kalau kamu memeriksa musim di sana. Sekilas memang bukanlah hal besar, tetapi nyatanya musim yang berlangsung mempengaruhi segalanya, dari mulai cuaca, sampai harga akomodasi.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More