Passeig de Gràcia (commons.wikimedia.org/Txllxt TxllxT)
Madrid paling nyaman dijelajahi menggunakan transportasi umum dan jaringan metronya termasuk salah satu yang terluas di Eropa dengan lebih dari 300 stasiun. Kawasan seperti Sol, Malasaña, dan Chueca saling terhubung dengan cepat lewat metro atau bus sehingga wisatawan dapat berpindah dari satu distrik ke distrik lain tanpa harus menghabiskan banyak waktu di jalan. Meski begitu, pusat kota Madrid juga cukup ramah untuk dijelajahi dengan berjalan kaki, terutama di sekitar Sol dan Gran Vía yang jaraknya berdekatan.
Barcelona justru paling seru dijelajahi dengan berjalan kaki. Kawasan seperti Gothic Quarter, El Born, dan Passeig de Gràcia punya gang-gang kecil, butik lokal, kafe, hingga bangunan bersejarah yang lebih mudah ditemukan saat menyusuri jalanan tanpa terburu-buru. Meski begitu, kota ini juga punya jaringan metro yang cukup andal untuk menjangkau kawasan yang lebih jauh seperti Park Güell atau kawasan pantai.
Madrid cocok bagi pencinta sejarah, museum, dan suasana ibu kota yang megah, sedangkan Barcelona menawarkan pengalaman yang lebih santai dengan perpaduan pantai, seni, serta arsitektur yang unik. Jika memiliki waktu lebih panjang, mengunjungi keduanya dalam satu perjalanan justru menjadi cara terbaik untuk merasakan dua karakter Spanyol yang sama-sama menarik, tetapi menghadirkan pengalaman yang sangat berbeda. Kalau kamu lebih pilih yang mana?