Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

6 Tips Naik Transportasi Umum saat Traveling ke Kota Baru

4 min read
6 Tips Naik Transportasi Umum saat Traveling ke Kota Baru
ilustrasi laki-laki sedang berada di dalam MRT (unsplash.com/Rendy Novantino)
  • Sebelum berangkat, cari jenis transportasi, cakupan rute, jam operasional, tarif, serta aplikasi resmi yang tersedia di kota tujuan.
  • Tentukan rute lengkap dari titik awal hingga tujuan, termasuk kebutuhan transit, lokasi halte atau stasiun, dan waktu berjalan antarperpindahan.
  • Siapkan metode pembayaran, cek nomor serta arah rute di papan informasi, gunakan peta seperlunya, dan tetap tenang untuk memperbaiki perjalanan bila salah naik atau turun.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Naik transportasi umum di kota yang belum pernah dikunjungi memang bisa bikin sedikit waswas. Apalagi kalau belum tahu harus naik dari halte mana, membeli tiket di mana, atau turun di titik yang tepat. Salah naik kendaraan sedikit saja, perjalanan yang seharusnya singkat bisa berubah jadi lebih panjang.

Meski begitu, bukan berarti transportasi umum harus dihindari saat bepergian ke tempat baru. Justru, menggunakan bus, kereta, MRT, atau angkutan kota bisa menjadi cara untuk mengenal suasana sebuah kota dengan lebih dekat. Supaya perjalanan pertama tidak terlalu membingungkan, ada beberapa hal yang bisa dipersiapkan.

  1. 1. Cari tahu jenis transportasi umum yang tersedia

    ilustrasi angkot
    ilustrasi angkot (pexels.com/Firman Marek_Brew)

    Sebelum berangkat, cari tahu dulu transportasi umum apa saja yang beroperasi di kota tujuan. Setiap kota biasanya memiliki sistem yang berbeda. Ada yang mengandalkan bus kota, kereta komuter, MRT, LRT, hingga angkutan kecil dengan rute tertentu.

    Jangan hanya mencari nama transportasinya. Perhatikan juga wilayah yang dilayani dan jam operasionalnya. Informasi ini penting terutama kalau kamu bepergian pagi-pagi sekali atau pulang cukup malam.

    Kalau tersedia aplikasi resmi transportasi tersebut, ada baiknya mengunduhnya terlebih dahulu. Beberapa layanan juga menyediakan informasi rute, halte, tarif, hingga perkiraan waktu kedatangan kendaraan. Dengan begitu, kamu tidak akan terlalu bingung saat hendak naik transportasi umum.

  2. 2. Tentukan rute sebelum keluar

    ilustrasi kereta
    ilustrasi kereta (pexels.com/Pixabay)

    Salah satu kesalahan yang sering dilakukan saat pertama kali naik transportasi umum adalah baru memikirkan rute setelah sampai di halte atau stasiun. Akibatnya, kita malah sibuk membuka peta sambil berdiri kebingungan di tengah keramaian. Yang benar adalah menentukan rute dari titik keberangkatan sampai tujuan sebelum berangkat.

    Periksa apakah perjalanan membutuhkan satu kendaraan saja atau harus transit. Misalnya, kamu perlu naik bus dari halte A dan turun di halte B. Setelah itu, kamu harus berjalan beberapa menit menuju stasiun untuk melanjutkan perjalanan dengan kereta. Catat setiap bagian penting dari rute tersebut agar tidak mudah panik saat harus berpindah kendaraan.

  3. 3. Siapkan metode pembayaran

    ilustrasi uang
    ilustrasi uang (unsplash.com/Mufid Majnun)

    Sebelum naik, cari tahu cara membayar tarif transportasi di kota tersebut. Ada transportasi yang menerima pembayaran tunai, kartu elektronik, kartu khusus transportasi, atau pembayaran digital.

    Jangan berasumsi semua kendaraan menerima metode pembayaran yang sama. Kalau membutuhkan kartu tertentu, cari tahu apakah kartu tersebut bisa dibeli di stasiun, minimarket, atau lokasi lainnya.

  4. 4. Perhatikan papan informasi dan nomor rute

    ilustrasi laki-laki sedang berada di dalam MRT
    ilustrasi laki-laki sedang berada di dalam MRT (unsplash.com/Rendy Novantino)

    Setelah berada di halte atau stasiun, jangan langsung mengikuti orang lain. Perhatikan papan informasi yang menunjukkan nomor rute, arah perjalanan, dan tujuan akhir kendaraan. Ini penting karena satu halte bisa saja digunakan oleh beberapa rute yang berbeda. Bus dengan nomor yang hampir sama juga belum tentu memiliki tujuan yang sama.

    Kalau masih ragu, jangan sungkan untuk bertanya kepada petugas. Sebutkan nama halte atau tujuan yang ingin didatangi. Kemudian, pastikan kamu sudah berada di jalur atau kendaraan yang tepat.

  5. 5. Gunakan aplikasi peta sebagai teman perjalanan

    ilustrasi Google Maps
    ilustrasi Google Maps (pexels.com/Tima Miroshnichenko)

    Aplikasi peta bisa sangat membantu ketika menggunakan transportasi umum di kota yang belum dikenal. Selain menunjukkan posisi, aplikasi tersebut biasanya dapat membantu memperkirakan jarak dan arah perjalanan. Namun, jangan terus-menerus melihat layar saat berjalan.

    Setelah mengetahui arah besarnya, simpan HP dan perhatikan lingkungan sekitar. Ini membuat perjalanan lebih aman sekaligus membantu kamu mengenali lokasi. Jika koneksi internet tidak selalu tersedia, pertimbangkan mengunduh peta offline atau menyimpan informasi rute penting sebelum berangkat.

  6. 6. Jangan panik kalau salah naik atau salah turun

    ilustrasi transjakarta
    ilustrasi transjakarta (unsplash.com/Alfandri Fitrahadi)

    Salah naik kendaraan bukan berarti perjalanan langsung gagal. Hal seperti ini sangat mungkin terjadi, terutama ketika seseorang baru pertama kali menggunakan sistem transportasi di kota tertentu. Kalau sadar sudah naik kendaraan yang salah, jangan panik. Cari tahu pemberhentian berikutnya, lalu lihat apakah bisa turun dan kembali ke arah sebelumnya. Pada sistem transportasi yang terintegrasi, biasanya masih ada cara untuk memperbaiki rute.

    Begitu juga ketika kelewatan halte. Turun di pemberhentian berikutnya dan cek kembali peta. Jangan buru-buru turun di tempat yang tidak aman hanya karena takut semakin jauh.

    Naik transportasi umum di kota baru sebenarnya tidak sesulit yang dibayangkan. Rasa bingung ketika pertama kali menggunakan transportasi umum di kota yang belum dikenal adalah hal yang wajar. Tidak perlu merasa harus langsung hafal semua rute atau tahu setiap nama halte. Siapa tahu, perjalanan dengan transportasi umum justru menjadi bagian menarik dari pengalaman menjelajahi kota baru.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More