Masjid Midnight Sun, Masjid Paling Utara di Belahan Bumi Barat

- Masjid Midnight Sun di Inuvik, Kanada, merupakan masjid paling utara di Belahan Bumi Barat, terbuka bagi semua kelompok dan turut menjalankan program makanan komunitas.
- Komunitas Muslim awalnya beribadah di trailer truk sebelum masjid dibangun dengan bantuan organisasi amal Winnipeg, lalu diangkut melalui darat dan air hingga tiba di Inuvik.
- Diresmikan pada 2010, masjid melayani kurang dari 200 jemaah rutin yang menyesuaikan waktu salat dan puasa Ramadan dengan kondisi siang atau malam ekstrem Arktik.
Masjid Midnight Sun adalah tempat ibadah Muslim di Inuvik, Northwest Territories, Kanada. Terbuka untuk semua dan tidak mengikuti satu kelompok tertentu. Masjid ini istimewa karena merupakan yang paling utara di Belahan Bumi Barat. Menunjukkan bagaimana warga dapat membangun iman bahkan di tempat yang sangat dingin dan terpencil.
Masjid ini menjalankan program makanan komunitas di Inuvik untuk membantu orang-orang yang membutuhkan. Sebagian besar makanannya halal dan dikirim dari berbagai daerah di Kanada. Program ini terbuka untuk semua dan membantu banyak keluarga. Yuk, simak fakta unik tentang Masjid Midnight Sun berikut ini, guys!
1. Berawal dari sebuah trailer truk

ilustrasi truk trailer (commons.wikimedia.org/Pierre André Leclercq) Pada awal tahun 2000-an, komunitas Muslim di Inuvik telah tumbuh terlalu besar untuk tempat ibadah pertama mereka, yang berupa trailer truk, sebut Islamic Heritage. Mereka membeli tanah untuk membangun masjid baru. Namun, biayanya terlalu tinggi pada saat itu. Meskipun demikian, komunitas tetap optimis dan terus berupaya mencapai tujuan mereka.
Sebuah organisasi amal Islam dari Winnipeg membiayai pembangunan masjid secara bertahap. Masjid diangkut dengan truk ke Hay River dan hampir jatuh ke sungai dua kali di sepanjang perjalanan. Dari sana diangkut dengan tongkang melintasi Danau Great Slave dan menyusuri Sungai Mackenzie. Pada akhirnya, sampai di Inuvik dan ditempatkan di lokasi terakhir di sisi utara kota.
2. Diresmikan pada tahun 2010

Pemandangan bagian luar dari depan Masjid Midnight Sun. (commons.wikimedia.org/Daniel Case) Masjid Midnight Sun dibuka pada tahun 2010 untuk menyambut komunitas Muslim yang berkembang. Banyak orang pindah ke utara untuk bekerja dan membutuhkan tempat untuk beribadah, ungkap Daily Sabah. Masjid memberi mereka ruang untuk berkumpul dan saling mendukung. Saat ini, Masjid Midnight Sun berdiri sebagai masjid paling utara di Belahan Bumi Barat.
Imam Masjid Midnight Sun, Saleh Hasabelnabi, telah tinggal di Inuvik selama lebih dari satu dekade. Ia menceritakan bahwa jumlah jemaah di masjid saat ini tidak bertambah, namun tetap stabil dari waktu ke waktu. Saat ini, terdapat sekitar kurang dari 200 anggota yang rutin berkumpul.
3. Kehidupan di Masjid Midnight Sun

ilustrasi matahari tengah malam di Arktik (commons.wikimedia.org/USFWSAlaska) Praktik keagamaan Masjid Midnight Sun menyambut semua kelompok. Mereka berusaha untuk menyesuaikan diri dengan kehidupan di Arktik. Ramadan sering kali datang pada siang hari yang panjang tanpa matahari terbenam atau malam hari yang panjang tanpa matahari terbit. Komunitas beradaptasi dengan hati-hati sehingga dapat menjalankan keyakinan dengan baik dan seimbang.
Berpuasa saat matahari terbit dan terbenam tidak mungkin dilakukan. Oleh karena itu, para jemaah mengikuti waktu salat yang digunakan di Makkah tetapi menyesuaikannya dengan waktu setempat. Hal ini membantu mereka menjalankan puasa dengan cara yang sederhana. Saat matahari tengah malam, mereka berbuka puasa meskipun matahari masih bersinar.
Masjid Midnight Sun merupakan bagian penting dari sejarah Islam di Kanada. Terletak di Inuvik, masjid ini adalah masjid paling utara di Belahan Bumi Barat dan melayani umat Muslim setempat. Hingga kini, Masjid Midnight Sun tetap menjadi tempat ibadah dan simbol keimanan di wilayah Arktik.





















