Masjid Al-Aziz (instagram.com/masjidalazizbdg)
Itikaf di Masjid Al-Aziz dimulai dari 10 malam terakhir Ramadhan. Peserta dianjurkan membawa perlengkapan pribadi seperti peralatan mandi, makan, tidur, serta obat-obatan. Demi kenyamanan dan keteraturan bersama, jamaah juga disarankan datang menggunakan transportasi umum atau motor.
Pelaksanaan itikaf dibagi berdasarkan area, peserta wanita menempati lantai 2, peserta pria di lantai 3, dan peserta itikaf harian berada di lantai 1. Untuk menunjang kekhusyukan ibadah, masjid menyediakan berbagai fasilitas, seperti snack, minuman, makan sahur dan berbuka, mushaf, dan kajian menjelang iftar.
Kelima masjid di Bandung di atas menawarkan tempat yang nyaman untuk melakukan itikaf. Apapun masjid yang kamu pilih dari daftar di atas, pastikan niatmu sudah lurus dan fisikmu dalam kondisi prima. Selamat beribadah!
Masjid apa saja yang direkomendasikan untuk itikaf di Bandung? | Rekomendasinya: Masjid Peradaban Percikan Iman Arjasari, Masjid Al Lathiif, Masjid Salman ITB, Masjid Raya Habiburrahman PTDI, dan Masjid Al-Aziz. |
Apakah ada itikaf gratis di Bandung, dan di mana? | Ada. Masjid Al Lathiif mengadakan itikaf gratis, dengan periode hari ke-21 sampai ke-30 Ramadan (bisa ikut full 10 hari atau sesekali) dan biasanya tersedia makan sahur. |
Kapan jadwal itikaf di Masjid Salman ITB, dan bagaimana cara daftar? | Itikaf di Masjid Salman ITB berlangsung 10—20 Maret 2026, kuota sekitar 700 orang per hari, dengan biaya registrasi sekitar Rp27 ribu per malam. Pendaftaran bisa online maupun offline sesuai info di artikel. |
Kalau itikaf di Bandung, apa yang perlu disiapkan dan fasilitas apa yang biasanya ada? | Tergantung masjidnya: ada yang menyediakan makan sahur, penitipan/penjagaan barang, laundry, hingga perlengkapan tidur (contoh di Masjid Salman ITB). Untuk Masjid Al-Aziz, jamaah dianjurkan membawa perlengkapan pribadi (mandi, makan, tidur, obat-obatan) dan disarankan datang pakai transportasi umum atau motor. |