Comscore Tracker

Keren, 5 Pahlawan Indonesia Ini Jadi Nama Jalan di Luar Negeri!

Diambil untuk menghormati dan menghargai jasa-jasa mereka

Sudah jadi hal biasa jika banyak nama jalan di Indonesia yang diambil dari nama pahlawan RI. Hal tersebut dilakukan untuk mengenang dan menghargai jasa mereka atas perjuangan yang dilakukan demi memperjuangkan kemerdekaan bangsa.

Namun, ternyata tak hanya di Indonesia, beberapa nama pahlawan Indonesia pun digunakan sebagai nama jalan di luar negeri.

Kira-kira siapa sajakah pahlawan tersebut? Simak selengkapnya pahlawan Indonesia yang jadi nama jalan di luar negeri berikut ini, ya!

1. Ir. Soekarno

Keren, 5 Pahlawan Indonesia Ini Jadi Nama Jalan di Luar Negeri!flickr.com

Presiden pertama sekaligus proklamator kemerdekaan Indonesia, Soekarno, tak hanya disegani di negaranya sendiri. Soekarno juga amat dipandang di dunia internasional. 

Presiden kelahiran Blitar, Jawa Timur, tersebut juga menjadi penggagas Konferensi Asia Afrika yang menginginkan bangsa di Asia dan Afrika bisa merdeka secara utuh.

Berkat jasanya yang mulia tersebut, Maroko menjadikan nama Ir. Soekarno sebagai salah satu nama jalan di Kota Rabat, yakni Rue Soukarno. Jalanan yang diresmikan pada 2 Mei 1960 ini adalah penghubung utama di kota tersebut.

2. Mohammad Hatta

Keren, 5 Pahlawan Indonesia Ini Jadi Nama Jalan di Luar Negeri!twitter.com/salmanaristo

Di Harlem, Belanda, terdapat jalan bernama Mohammed Hattastraat. Jalanan yang diambil dari nama Wakil Presiden RI pertama, Mohammad Hatta, tersebut diresmikan pada 1987. Hal ini menjadi bentuk penghormatan dan penghargaan Belanda atas peran Bung Hatta, sapaan akrabnya, dalam memerdekakan Indonesia.

Bung Hatta juga pernah mengenyam pendidikan di Belanda dan aktif dalam perkumpulan pelajar Indonesia bernama Indische Vereeniging. Ia bersama teman-temannya, Suwardi Suryaningrat, Douwes Dekker, dan Tjipto Mangunkusumo, menjadi pelopor organisasi pergerakan kemerdekaan.

3. R.A Kartini

Keren, 5 Pahlawan Indonesia Ini Jadi Nama Jalan di Luar Negeri!pinterest.com/arfiadrian

Raden Ajeng Kartini dikenal sebagai pahlawan yang memperjuangkan hak-hak kesetaraan perempuan Indonesia. Namanya makin terkenal berkat surat-surat pemikirannya yang ia kirimkan kepada temannya di Eropa.

Atas jasa dan perjuangannya tersebut, nama R.A Kartini dijadikan nama jalan di Belanda. Spesialnya lagi, gak cuma ada di satu kota saja, tetapi empat kota sekaligus. Di antaranya Kota Harlem, Amsterdam, Utrecth, dan Venlo.

Baca Juga: Mengintip 9 Linimasa Sejarah Perjalanan Rupiah, Mata Uang Indonesia

4. Sutan Syahrir

Keren, 5 Pahlawan Indonesia Ini Jadi Nama Jalan di Luar Negeri!pinterest.com/outindie

Nama Sutan Syahrir juga diambil untuk dijadikan tiga nama jalan di Belanda, yakni di Gouda, Leiden, dan Harlem. Diberi nama Sutan Sjahrirstraat, jalanan tersebut tak jauh dari Kartinistraat dan Hattastraat yang merupakan nama jalan untuk R.A. Kartini dan Mohammad Hatta.

Sutan Syahrir merupakan perdana menteri pertama Indonesia yang ditetapkan sebagai pahlawan nasional pada April 1966. Ia dikenal sebagai tokoh yang intelektual dan perintis kemerdekaan Indonesia.

5. Pattimura

Keren, 5 Pahlawan Indonesia Ini Jadi Nama Jalan di Luar Negeri!indischebuurten.nl

Thomas Matulessy alias Patimurra dijadikan nama jalan di Wierden, Belanda. Komunitas Maluku yang sudah puluhan tahun menetap di Wierden yang mengusulkan penamaan tersebut. Pada 2011, nama jalan Pattimurastraat diresmikan sebagai cabang dari jalan Jan Jansweg.

Nah, itulah beberapa pahlawan Indonesia yang namanya diambil untuk dijadikan nama jalan di luar negeri. Kita tentu patut bangga dan terus menghargai jasa mereka dalam mengharumkan nama Indonesia. Kalau kamu berkesempatan liburan ke negara-negara di atas, jangan lupa sempatkan mampir ke jalan-jalan pahlawan kita ya!

Memperingati HUT ke-75 tahun Kemerdekaan Republik Indonesia, IDN Times meluncurkan kampanye #MenjagaIndonesia. Kampanye ini didasarkan atas pengalamanan unik dan bersejarah bahwa sebagai bangsa, kita merayakan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan RI dalam situasi pandemik COVID-19, di mana kita bersama-sama harus membentengi diri dari serangan virus berbahaya. Di saat yang sama, banyak hal yang perlu kita jaga sebagai warga bangsa, agar tujuan proklamasi kemerdekaan RI, bisa dicapai.

Baca Juga: Rumah Tjokroaminoto, Saksi Soekarno Temukan Gagasan Perjuangan

Topic:

  • Naufal Al Rahman
  • Dewi Suci R.
  • Septi Riyani

Berita Terkini Lainnya