Papan Reklame Glico Man di Osaka Tutup Sementara pada November 2026

- Papan reklame Glico Man di Dotonbori, Osaka, akan ditutup sementara mulai 30 November 2026 karena kualitas lebih dari 140 ribu lampu LED menurun setelah digunakan lebih dari 10 tahun.
- Ezaki Glico Co. menjadwalkan renovasi besar dari akhir 2026 hingga musim semi 2027 untuk mengganti perangkat pencahayaan lama dengan LED lebih mutakhir, lebih terang, dan efisien energi.
- Siluet serta pose lari ikonik Glico Man tetap dipertahankan, sementara desain baru masih dirahasiakan; perusahaan juga mengganti nama logo dari Goal-In Mark menjadi Glico Runner.
Osaka menjadi salah satu tujuan favorit wisatawan asing saat liburan ke Jepang karena menawarkan perpaduan menarik antara destinasi wisata ikonik, surga kuliner, dan pengalaman belanja yang beragam. Pada 2025 lalu, jumlahnya berhasil mencapai rekor tertinggi, yakni 17,6 juta pengunjung.
Dari banyaknya destinasi ikonik, Glico Man adalah landmark Osaka yang tidak boleh ketinggalan dalam itinerary. Bahkan, kurang lengkap rasanya jika belum berfoto dengan latar papan reklame tersebut saat liburan ke Osaka. Namun, dilansir News on Japan, papan reklame Glico Man akan ditutup mulai November 2026. Kenapa, ya?
1. Papan reklame Glico Man di Osaka ditutup mulai November 2026

papan reklame Glico Man di Osaka, Jepang (unsplash.com/상민 박) Papan reklame Glico Man adalah jantung distrik Dotonbori, kawasan hiburan, yang diterangi oleh lampu LED. Landmark Osaka tersebut bahkan telah menyambut banyak wisatawan lokal maupun asing yang tak terhitung jumlahnya sejak dipasang pada 1935. Senyum cerah serta pose kemenangan sang pelari dengan lengan terentang pun menjadi ikon yang sudah ditiru oleh orang-orang saat berfoto selama bertahun-tahun.
Dilansir Tokyo Weekender, papan reklame Glico Man yang ada saat ini merupakan generasi keenam yang dipasang pada Oktober 2014. Namun, belakangan kualitas lampu LED-nya mengalami penurunan sehingga berdampak pada pencahayaannya. Oleh karena itu, Ezaki Glico Co., produsen permen di balik ikon terkenal ini bersama dengan pencipta Pocky, Pretz, Papico, dan lainnya, mengumumkan akan menutup papan reklame Glico Man mulai 30 November 2026.
2. Penutupan papan reklame Glico Man bersifat sementara untuk dilakukan renovasi

papan reklame Glico Man di Osaka, Jepang (unsplash.com/Jaden William) Namun, wisatawan asing yang belum ke sana tidak perlu merasa khawatir. Pasalnya, penutupannya hanya bersifat sementara. Papan reklame Glico Man akan dinyalakan untuk terakhir kalinya pada 30 November 2026, sebelum menjalani renovasi yang dijadwalkan mulai akhir tahun. Perombakan besar-besaran ini akan berlangsung hingga musim semi 2027, saat papan reklame tersebut selesai diperbarui.
Menurut Ezaki Glico Co., papan reklame Glico Man saat ini menggunakan lebih dari 140 ribu lampu LED, yang banyak di antaranya telah mencapai akhir masa pakainya setelah lebih dari 10 tahun penggunaan. Perusahaan pun memutuskan untuk memperbarui tampilan tersebut karena peralatan pencahayaan yang sudah tua.
3. Pose ikonik di papan reklame Glico Man dipastikan tidak akan diubah

Dotonbori, Osaka, Jepang (unsplash.com/Wenhao Ruan) Tampilan dan tata letak papan reklame Glico Man berikutnya masih dirahasiakan serta baru akan diumumkan secara resmi pada musim semi mendatang. Namun, Ezaki Glico Co. telah mengonfirmasi beberapa detail penting sejauh ini. Siluet khas Glico Man dipastikan akan tetap tidak berubah sama sekali, sehingga pengunjung masih dapat meniru pose terkenalnya saat berfoto di atas Ebisubashi Bridge.
Pembaruan ini akan mengganti perangkat keras lama dengan teknologi lampu LED yang lebih mutakhir, meningkatkan kecerahan visual sekaligus meningkatkan efisiensi energi secara signifikan. Selama renovasi berlangsung, papan reklame Glico Man akan disembunyikan di balik spanduk pelindung. Namun, perusahaan kini sedang mencari cara lain agar pengunjung tetap tertarik selama penutupan dan tidak terlalu kecewa.
Selain melakukan pembaruan fisik, Ezaki Glico Co. menggunakan proyek ini sebagai momen untuk mengubah strategi PR mereka. Perwakilan branding perusahaan menjelaskan bahwa meski papan reklame tersebut sangat terkenal di seluruh dunia sebagai ikon distrik Dotonbori, kepopuleran itu tidak serta-merta membuat masyarakat paham tentang merek Glico itu sendiri. Oleh karena itu, sebagai bagian dari siasat baru ini, Ezaki Glico Co. secara resmi mengubah nama logo ikonik mereka yang awalnya disebut "Goal-In Mark" menjadi "Glico Runner."






















