Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

5 Kota Underrated di Sekitar Osaka untuk Liburan Musim Gugur

5 Kota Underrated di Sekitar Osaka untuk Liburan Musim Gugur
Kastil Wakayama (photo-ac.com/Shagaraku)
  • Wakayama, Otsu, Tamba-Sasayama, Kameoka, dan Iga menjadi alternatif kota sekitar Osaka untuk menikmati musim gugur dengan suasana lebih tenang.
  • Kelima kota dapat dijangkau kereta dari Osaka dalam waktu kurang dari tiga jam, sehingga cocok untuk perjalanan sehari atau menginap semalam.
  • Destinasi ini menawarkan momiji, kuil, danau, pegunungan, festival lokal, hingga kuliner musiman; Iga juga menghadirkan budaya ninja dan Museum Ninja Igaryu.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Beberapa tahun terakhir, Kota Osaka menjadi tujuan favorit warga Indonesia yang ingin liburan ke Jepang. Salah satu alasannya, karena harga tiket pesawat yang umumnya lebih terjangkau dibandingkan ke Tokyo. Selain itu, banyak tempat menarik dan mudah mengeksplorasi kota sekitarnya, seperti Kyoto, Nara, serta Kobe.

Selain Musim Sakura, musim gugur ke Jepang membuat para wisatawan dari berbagai belahan dunia, termasuk Indonesia, berbondong-bondong liburan ke sana. Jika kamu termasuk yang berencana liburan ke Jepang saat musim gugur nanti, kamu juga dapat mempertimbangkan beberapa kota underrated di sekitar Osaka berikut ini. Pemandangannya gak kalah menawan, suasananya menenangkan sekaligus menyenangkan.

  1. 1. Wakayama, Prefektur Wakayama

    Musim gugur menjadi salah satu waktu terbaik untuk liburan ke Wakayama, terutama pada November hingga pertengahan Desember. Periode tersebut menjadi puncak warana kuning keemasan daun pohon ginkgo dan maple Jepang. Kota ini dapat dikunjungi dengan naik kereta api dari Osaka dengan waktu tempuh sekitar 90 menit, cocok untuk one day trip atau menginap semalam.

    Daerah lereng gunung di Wakayama menawarkan pesona musim gugur dengan banyak kuil tersembunyi. Sejumlah tempat yang sering direkomendasikan, antara lain Koyasan, Kastil Wakayama, dan Momijidani Teien Garden. Kamu juga bisa mencicipi mikan, jeruk mandarin lokal yang manis hingga seafood.

  2. 2. Otsu, Prefektur Shiga

    Enryakuji Yokawachudo
    Enryakuji Yokawachudo (commons.wikimedia.org/PlusMinus)

    Kalau kamu berencana melakukan perjalanan Osaka–Kyoto, bisa mengalokasikan waktu sebentar ke Otsu, Prefektur Shiga. Waktu tempuhnya sekitar 9 menit dari Stasiun JR Kyoto dan 40 menit dari Stasiun JR Osaka. Kota ini terletak di barat daya Danau Biwa, danau terbesar di Jepang, dan dikelilingi oleh hijaunya Gunung Hiei serta Gunung Hira.

    Danau Biwa memang menjadi wisata alam yang patut dikunjungi sepanjang tahun. Kalau kamu ingin merasakan suasana tenang sambil menikmati warna musim gugur atau momiji, maka pergilah ke Kuil Miidera! Selain itu, kamu juga bisa menikmati kemeriahan Festival Otsu di Kuil Tenson, yang merupakan salah satu festival terbesar di kota tersebut.

  3. 3. Tamba-Sasayama, Prefektur Hyogo

    Beralih ke Prefektur Hyogo, kamu bisa mengunjungi Tamba-Sasayama. Kota ini menjadi pusat transportasi penting selama zaman Edo (1603–1868), kini dijuluki Little Kyoto, karena lanskap kotanya yang bersejarah dan elegan. Kamu bisa naik kereta lokal, kereta cepat, atau kereta ekspres terbatas Konotori dari Stasiun JR Osaka (Jalur JR Fukuchiyama) ke Stasiun JR Sasayamaguchi, dengan waktu tempuh sekitar 50–80 menit.

    Ada tiga kuil yang terkenal sebagai rangkaian tur saat musim gugur di Tamba-Sasayama, yakni Kuil Kozoji, Bunpoji, dan Daikokuji. Bila waktu liburanmu singkat, kamu tetap bisa menikmati momiji di berbagai sudut di tengah kota. Suasana lokal akan semakin terasa dengan menyantap kuliner musiman, seperti kedelai hitam edamame, kastanye Tamba, jamur matsutake, dan ubi Jepang.

  4. 4. Kameoka, Prefektur Kyoto

    Sungai Hozu
    Sungai Hozu (pexels.com/Praveen PA)

    Ingin menghindari keramaian pusat Kota Osaka dan Kyoto saat musim gugur? Kamu bisa bergeser sedikit ke Kameoka. Kamu bisa naik kereta dari Osaka ke Stasiun Kyoto, lalu naik JR Sagano Line ke Kameoka, total waktu tempuhnya 50–70 menit.

    Aktivitas menarik saat musim gugur adalah naik kereta wisata Sagano Romantic Train. Kereta ini menawarkan panorama pegunungan yang membentang antara Arashiyama dan Kameoka, melintasi Sungai Hozu. Kamu juga bisa naik perahu di Sungai Hozu dan mengunjungi Kuil Izumo-Daijingu atau Kuil Kuwayama.

  5. 5. Iga, Prefektur Mie

    Iga dikenal sebagai Kota Ninja yang menawarkan kekayaan budaya dan keindahan alam. Sedikit lebih jauh dibandingkan kota sebelumnya, kamu bisa ke sana naik Kintetsu Osaka Line dari Stasiun Osaka-Namba atau Osaka-Uehommachi ke Stasiun Iga-Kambe dengan waktu tempuh 90–120 menit. Kamu juga bisa transit, lalu melanjutkan perjalanan ke Stasiun Uenoshi yang dekat dengan Museum Ninja Igaryu dan Istana Ueno Iga.

    Musim gugur di kota ini dimeriahkan Festival Ueno Tenjin dan Festival Basho. Sedangkan, pemandangan alamnya berupa bunga kosmos yang dirayakan dengan Festival Kosmos Hijiki, biasanya digelar pada pertengahan Oktober. Kamu juga dapat menikmati daun kuning hingga merah di Kuil Shindaibutsuji dan Taman Basho no Mori.

    Kelima kota underrated di sekitar Kota Osaka untuk liburan musim gugur tersebut dapat dijangkau dengan naik kereta api. Meski sebagian harus transit, waktu tempuhnya kurang dari 3 jam, sehingga cocok untuk one day trip atau menginap semalam. Mau coba bikin itinerary liburan ke Osaka sekarang?

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More