Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Puncak Terdingin Dieng di Bulan Apa?

Puncak Terdingin Dieng di Bulan Apa?
Bukit Scooter Dieng (unsplash.com/Andri Hermawan)
Share Article

Dieng selalu punya daya tarik yang bikin kamu pengen balik lagi. Mulai dari lanskap pegunungan yang eksotis sampai fenomena alam unik yang jarang ditemukan di tempat lain. Salah satu yang paling dicari wisatawan adalah momen ketika suhu di Dieng mencapai titik terdingin.

Banyak yang penasaran, sebenarnya puncak terdingin Dieng bulan apa sih? Nah, kalau kamu lagi merencanakan trip ke sana dan pengen merasakan sensasi dingin ekstrem sampai muncul embun es, kamu wajib tahu waktu terbaiknya. Yuk, simak penjelasan lengkapnya di bawah ini!

1. Kapan suhu terdingin Dieng terjadi?

Patak Banteng, Dieng
Patak Banteng, Dieng (unsplash.com/Falaq Lazuardi)

Kalau kamu bertanya puncak terdingin Dieng bulan apa, jawabannya ada di musim kemarau. Tepatnya antara bulan Juli hingga September. Di periode ini, kondisi cuaca di dataran tinggi Dieng cenderung lebih kering dan langit lebih cerah sehingga suhu udara bisa turun drastis terutama saat malam hingga dini hari.

Dari ketiga bulan tersebut, Agustus dikenal sebagai bulan paling dingin. Bahkan, suhu bisa mendekati 0 derajat Celcius hingga turun ke angka minus. Tidak heran kalau banyak wisatawan sengaja datang di bulan ini untuk merasakan sensasi dingin ekstrem yang jarang ada di Indonesia.

Selain itu, minimnya awan di musim kemarau membuat panas dari permukaan bumi lebih cepat hilang saat malam hari. Inilah yang menyebabkan suhu di Dieng bisa anjlok dengan cepat dibandingkan musim lainnya.

2. Fenomena embun es yang jadi daya tarik

Candi Arjuna, DIeng
Candi Arjuna, Dieng (unsplash.com/Pungky Wahyu Arista)

Salah satu alasan kenapa banyak orang mencari tahu puncak terdingin Dieng bulan apa adalah karena fenomena embun es atau yang dikenal dengan sebutan embun upas. Fenomena ini biasanya muncul saat suhu turun hingga di bawah 0 derajat Celcius.

Embun upas terlihat seperti lapisan es tipis yang menempel di daun, rumput, hingga tanah. Sekilas mirip salju, tapi sebenarnya ini adalah embun yang membeku karena suhu ekstrem. Pemandangan ini bikin Dieng terasa seperti luar negeri, padahal kamu masih di Indonesia.

Namun, di balik keindahannya, embun upas juga punya dampak negatif. Tanaman pertanian milik warga bisa rusak karena membeku. Makanya, fenomena ini disebut “upas” yang berarti racun. Meski seperti itu, buat wisatawan, momen ini tetap jadi daya tarik utama.

3. Seberapa dingin suhu di Dieng saat puncaknya?

candi di Dieng
candi di Dieng (pexels.com/Miftah Rafli Hidayat)

Saat memasuki puncak musim dingin, suhu di Dieng tidak main-main. Pada malam hari, suhu bisa mencapai sekitar -3 derajat Celcius atau bahkan lebih rendah. Ini tentu jadi pengalaman yang cukup ekstrem, apalagi buat kamu yang belum terbiasa dengan udara dingin seperti ini.

Di pagi hari, suhu biasanya masih sangat dingin meskipun matahari sudah mulai muncul. Kabut tipis sering menyelimuti area pegunungan, menambah suasana dramatis yang bikin pengalaman liburan kamu makin berkesan. Oleh karena itu kalau kamu berencana datang di bulan Juli sampai Agustus, pastikan sudah mempersiapkan pakaian hangat yang cukup. Jaket tebal, sarung tangan, kupluk, hingga kaos kaki wajib kamu bawa supaya tidak kedinginan.

4. Tips berkunjung saat musim dingin di dieng

Bukit Sikunir, Dieng
Bukit Sikunir, Dieng (google.com/maps/Albert Pendragon)

Supaya perjalanan kamu ke Dieng tetap nyaman meskipun cuacanya ekstrem, ada beberapa tips yang bisa kamu ikuti:

1. Pastikan kondisi tubuh kamu fit sebelum berangkat. Suhu dingin bisa bikin badan lebih cepat drop kalau kamu tidak siap.

2. Gunakan pakaian berlapis. Jangan cuma mengandalkan satu jaket saja. Lebih baik pakai beberapa lapisan baju agar tubuh tetap hangat sepanjang hari, terutama saat malam dan subuh.

3. Siapkan perlengkapan tambahan seperti sleeping bag kalau kamu menginap di area yang minim penghangat ruangan. Ini penting banget supaya kamu bisa tidur dengan nyaman.

4. Jangan lupa tetap menikmati momen. Meski dingin, suasana Dieng saat puncak musim kemarau justru jadi salah satu yang paling indah. Mulai dari sunrise yang jernih sampai embun es yang langka, semuanya worth it untuk kamu rasakan.

Jadi, sekarang kamu sudah tahu kan puncak terdingin Dieng bulan apa? Kalau kamu pengen pengalaman liburan yang beda dan penuh cerita, datanglah di bulan Juli hingga Agustus. Siap-siap kedinginan tapi juga bersiaplah terpukau dengan pemandangannya!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Topics
Editorial Team
Febrianti Diah Kusumaningrum
EditorFebrianti Diah Kusumaningrum

Related Articles

See More

[QUIZ] Dari Karakter Upin dan Ipin Idolamu, Kami Tahu Pantai di Bali yang akan Kamu Kunjungi!

25 Mei 2026, 17:20 WIBTravel