Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Rute Kereta Cepat Haramain yang Wajib Jemaah Ketahui

Rute Kereta Cepat Haramain yang Wajib Jemaah Ketahui
ilustrasi kereta cepat haramain (commons.wikimedia.org/FlyAkwa)
Intinya Sih
  • Kereta Cepat Haramain menghubungkan Makkah dan Madinah sejauh sekitar 450 km dengan kecepatan hingga 300 km/jam, membuat perjalanan antar kota suci jadi jauh lebih singkat dan nyaman.
  • Ada lima stasiun utama yang dilewati: Makkah, Jeddah, Bandara King Abdulaziz, King Abdullah Economic City, dan Madinah, memudahkan penumpang memilih titik keberangkatan terdekat.
  • Waktu tempuh hanya sekitar 2–2,5 jam dibandingkan bus yang mencapai 6 jam, dengan sistem tiket digital serta fasilitas modern untuk pengalaman perjalanan cepat dan praktis.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Siapa yang gak pengin ibadah ke Tanah Suci dengan nyaman dan sat-set? Dulu, perjalanan dari Makkah ke Madinah atau sebaliknya bisa memakan waktu hingga 6 jam menggunakan bus. Namun, sekarang sudah beda banget berkat adanya Haramain High Speed Railway (HHR).

Buat kamu yang sedang merencanakan umrah atau sekadar jalan-jalan ke Arab Saudi, pasti sempat bertanya-tanya, sebenarnya Kereta Cepat Haramain dari mana ke mana saja rutenya? Nah, biar kamu gak bingung dan bisa menyusun itinerary dengan rapi, cek dulu rute kereta cepat Haramain beserta jadwalnya berikut ini.

1. Rute utama yang menghubungkan dua kota suci

ilustrasi kereta cepat Haramain
ilustrasi kereta cepat Haramain (pexels.com/子刚 chen)

Jawaban paling mendasar untuk rute kereta cepat Haramain adalah menghubungkan Makkah dan Madinah. Ini adalah jalur utama yang paling sering dicari oleh jemaah umrah maupun haji dari seluruh dunia.

Kereta ini melintasi jalur sepanjang kurang lebih 450 km. Kalau dulu kamu harus pegal-pegal duduk di bus selama berjam-jam, sekarang perjalanan antarkota suci ini terasa sangat singkat. Dengan kecepatan operasional mencapai 300 km/jam, kamu bisa berpindah kota tanpa merasa lelah sama sekali. Fasilitas di dalamnya pun mewah, jadi perjalananmu gak terasa membosankan.

2. Lima stasiun strategis yang dilewati

Meskipun tujuan utamanya adalah Makkah dan Madinah, kereta cepat ini tidak langsung melesat tanpa henti. Ada lima stasiun utama yang menjadi titik jemput dan turunnya penumpang. Jadi, kamu bisa menyesuaikan keberangkatan dari lokasi terdekatmu.

  • Stasiun Makkah (Makkah Station): Terletak di kawasan Al-Rusaifah, jaraknya cukup dekat dengan Masjidil Haram.
  • Stasiun Jeddah (Al-Sulaymaniyah): Berada di pusat Kota Jeddah, cocok buat kamu yang ingin kulineran atau belanja dulu.
  • Stasiun Bandara King Abdulaziz (KAIA): Ini adalah stasiun yang paling praktis. Kamu baru mendarat di bandara Jeddah? Bisa langsung naik kereta ke Makkah atau Madinah dari sini!
  • Stasiun King Abdullah Economic City (KAEC): Terletak di Rabigh, biasanya menjadi tujuan bagi mereka yang ada urusan bisnis atau wisata modern.
  • Stasiun Madinah (Madinah Station): Titik akhir (atau awal) yang lokasinya strategis untuk menuju Masjid Nabawi.

3. Waktu tempuh yang super efisien

ilustrasi kereta cepat Haramain
ilustrasi kereta cepat Haramain (pexels.com/Dongjie Chen)

Kenapa kamu harus memilih kereta cepat Haramain dibandingkan dengan moda transportasi lain? Jawabannya adalah efisiensi waktu. Dalam dunia travel, waktu itu sangat berharga, apalagi kalau kamu sedang mengejar waktu salat di masjid.

Perjalanan dari Makkah ke Madinah, atau sebaliknya, hanya memakan waktu sekitar 2—2,5 jam saja. Coba bandingkan dengan bus yang butuh 5—6 jam atau mobil pribadi yang memakan waktu 4 jam lebih.

Dengan penghematan waktu lebih dari 50 persen, kamu punya lebih banyak energi untuk fokus beribadah atau sekadar istirahat di hotel. Sistem ticketing-nya juga sudah digital, jadi kamu gak perlu ribet antre panjang di loket fisik kalau sudah pesan lewat aplikasi atau website resminya.

4. Tips nyaman naik kereta cepat Haramain

Supaya perjalanan kamu makin nyaman, ada beberapa hal yang perlu kamu perhatikan. Pertama, jangan datang mepet, karena jadwal kereta cepat Haramain sangat on-time. Kamu disarankan sudah berada di stasiun minimal 30-45 menit sebelum keberangkatan karena ada proses pemeriksaan keamanan dan bagasi yang mirip dengan di bandara.

Kedua, perhatikan kebijakan bagasi. Jangan membawa koper yang melebihi kapasitas karena ruang penyimpanan di atas kursi terbatas. Terakhir, pesanlah tiket jauh-jauh hari, terutama saat musim umrah atau bulan Ramadan. Harganya bisa berubah dan tiket sering banget ludes dalam sekejap. Di dalam kereta ada kafetaria, jadi kamu tidak perlu takut kelaparan selama perjalanan.

Itulah jawaban lengkap buat kamu yang penasaran dengan rute kereta cepat Haramain. Dengan teknologi canggih dan rute yang strategis, perjalanan di Arab Saudi sekarang jadi jauh lebih mudah dan menyenangkan. Jadi, sudah siap mencoba pengalaman naik "peluru" di tengah padang pasir? Selamat merencanakan perjalananmu!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Naufal Al Rahman
EditorNaufal Al Rahman
Follow Us

Latest in Travel

See More