Suasana di Nusa Tenggara Timur (NTT) berubah setelah gempa bumi bermagnitudo 7,7 mengguncang wilayah Mbay, Kabupaten Nagekeo, pada Sabtu (15/8/2026). Guncangan tersebut menimbulkan kerusakan di sejumlah wilayah dan menyebabkan banyak warga menjadi korban. Hingga saat ini, proses penanganan dan pencarian masih berlangsung di tengah kondisi sejumlah bangunan yang terdampak gempa.
Berdasarkan data sementara, sebanyak 69 orang dilaporkan meninggal dunia dan 292 orang mengalami luka-luka. Kerusakan juga tercatat pada ribuan rumah, terdiri dari 1.543 unit rusak berat, 328 unit rusak sedang, dan 532 unit rusak ringan. Selain rumah warga, gempa turut merusak berbagai fasilitas umum, seperti 87 fasilitas pendidikan, 50 tempat ibadah, dan 76 kantor pemerintahan.
Besarnya dampak tersebut membuat sejumlah aktivitas masyarakat dan layanan publik di wilayah terdampak perlu mendapat perhatian khusus. Kondisi ini turut berpengaruh terhadap sektor pariwisata. Demi memastikan keamanan wisatawan, beberapa destinasi memilih menutup sementara kawasan wisatanya hingga situasi dinilai lebih kondusif. Berikut dua destinasi wisata yang tutup sementara pascagempa NTT.
