3 Jalur Pendakian Gunung Dempo dengan Medan yang Berbeda

- Gunung Dempo di perbatasan Sumatra Selatan-Bengkulu setinggi 3.195 mdpl menawarkan pemandangan kawah eksotis, dengan tiga jalur pendakian yang punya karakter medan dan kesulitan berbeda.
- Jalur Kampung 4 populer untuk pendaki pemula karena tidak terlalu terjal, meski membutuhkan 9–10 jam; rutenya melewati tebing batu, makam tetua, dan kebun teh.
- Tugu Rimau menantang namun cepat, sekitar 4–5 jam, melewati Hutan Mati dan dipakai untuk evakuasi; Jarai belum resmi karena ekstrem, rawan tersesat, serta dekat habitat harimau Sumatra.
Gunung Dempo terletak di perbatasan antara Sumatra Selatan dengan Bengkulu. Dengan ketinggian mencapai 3.195 meter di atas permukaan laut (mdpl), Gunung Dempo menyajikan pemandangan kawah yang eksotis. Gak heran, pesonanya sukses memikat dan menantang para pendaki untuk menaklukkannya.
Namun, pendaki harus melewati medan yang tak mudah untuk sampai ke puncak. Meski begitu, terdapat beberapa opsi jalur pendakian dengan karakteristik serta tingkat kesulitan yang berbeda. Yuk, simak tiga jalur pendakian di Gunung Dempo dengan medan yang berbeda berikut ini!
1. Kampung 4
Buat kamu yang baru pertama kali ke Gunung Dempo, sangat disarankan untuk menggunakan jalur pendakian via Kampung 4. Jalur ini sangat populer dan banyak dipilih karena medannya tidak terlalu terjal. Namun, memakan waktu yang lebih lama, sekitar 9–10 jam.
Kalau lewat jalur ini, kamu akan menemui tebing batu yang bentuknya mirip lemari dengan ketinggian sekitar 5 meter. Sementara itu, di bagian cadas terdapat makam yang dipersembahkan bagi tetua masyarakat setempat. Meski begitu, kamu akan disuguhi pemandangan kebun teh yang indah.
2. Tugu Rimau

Gunung Dempo di Pagar Alam (IDN Times) Selanjutnya, ada Tugu Rimau yang menjadi favorit para pendaki berpengalaman. Bagaimana tidak? Jalur ini memiliki medan yang terjal dengan tingkat kesulitan yang tinggi. Kamu akan dibawa menyusuri area hutan yang biasanya masyarakat sekitar menyebutnya sebagai Hutan Mati.
Nama tersebut diberikan karena pernah ada peristiwa kebakaran, di mana arang dan sisa abu apinya masih terekam jelas hingga kini. Untuk sampai ke puncak, kamu membutuhkan waktu kurang lebih 4–5 jam. Jalur yang terjal namun efisien ini sering diandalkan sebagai jalur cepat dalam proses evakuasi darurat.
3. Jarai
Berbeda dengan dua jalur sebelumnya, jalur Jarai belum diresmikan. Hal ini dikarenakan medannya sangat ekstrem dan berbahaya. Lokasinya terletak di sudut terpisah dari area gunung. Ada beberapa hal penting yang harus kamu tahu sebelum memilih jalur satu ini.
Jalur Jarai didominasi oleh tebing cadas yang jelas-jelas menantang kemampuan pendakian. Belum banyak informasi mengenai kejelasan jalur, sehingga peluang kamu tersesat lebih tinggi. Selain itu, jalur ini dekat dengan habitat hewan buas, termasuk harimau Sumatra.
Setiap jalur pendakian ke Gunung Dempo memiliki daya tarik dan tingkat kesulitan tersendiri. Kampung 4 cocok untuk pemula, sementara Tugu Rimau cukup menantang untuk pendaki profesional. Kalau kamu tertarik mendaki Gunung Dempo lewat jalur yang mana, nih?





















![[QUIZ] Kota yang Wajib Kamu Jelajahi saat Liburan ke Australia](https://image.idntimes.com/post/20250529/caleb-jmuyb-libro-unsplash-ae798b876c684b976a4ca567b6fe9a71-8ec349c3ebc26e8e3578b35b0f845971.jpg)