Terracotta Army, Xi’an: Lokasi, Rute, Jam Buka, Harga Tiket Masuk, dan Tips

- Terracotta Army di Distrik Lintong, sekitar 35 kilometer dari pusat Xi’an, merupakan bagian Mausoleum Qin Shi Huang dengan tiga area penggalian utama dan Lishan Garden.
- Museum buka pukul 08.30–18.30 pada 16 Maret–15 November, serta hingga 18.00 pada musim lainnya; kunjungan ideal memerlukan 2,5–4 jam.
- Tiket dewasa sekitar ¥120 mencakup pit, Lishan Garden, dan pameran kereta perunggu; pengunjung asing wajib reservasi identitas serta membawa paspor.
Kalau kamu sedang merencanakan liburan ke Xi’an, ada satu destinasi bersejarah yang sayang untuk dilewatkan, yaitu Terracotta Army. Kompleks arkeologi ini memperlihatkan ribuan patung prajurit dan kuda yang menjadi bagian dari makam Kaisar Qin Shi Huang.
Terracotta Army berada di Distrik Lintong, sekitar 35 kilometer dari pusat Kota Xi’an dan dapat dijangkau menggunakan transportasi umum maupun kendaraan pribadi. Selain melihat tiga area penggalian utama, kamu juga bisa menjelajahi area makam Kaisar Qin Shi Huang dan koleksi peninggalan lainnya. Berikut panduan wisata ke Terracotta Army yang mencakup lokasi, rute, jam buka, harga tiket masuk, aktivitas, tips, dan spot foto.
1. Lokasi dan jam buka Terracotta Army

potret Terracotta Army (commons.wikimedia.org/BabelStone) Terracotta Army merupakan bagian dari Emperor Qinshihuang’s Mausoleum Site Museum yang berada di Distrik Lintong, Xi’an, Provinsi Shaanxi, China. Kompleks ini mencakup area Museum Terracotta Warriors dan Qin Shi Huang Mausoleum Site Park atau Lishan Garden. Di dalam museum terdapat tiga area penggalian utama yang dikenal sebagai Pit 1, Pit 2, dan Pit 3.
Pada periode 16 Maret hingga 15 November, museum buka mulai pukul 08.30 hingga 18.30 waktu setempat. Sementara itu, pada 16 November hingga 15 Maret, jam operasional berlangsung mulai pukul 08.30 hingga 18.00. Untuk menjelajahi area utama dengan lebih leluasa, kamu bisa menyiapkan waktu sekitar 2,5 hingga 4 jam.
2. Rute menuju Terracotta Army dari pusat Kota Xi’an

potret Terracotta Army (pixabay.com/pixa1958) Dari pusat Kota Xi’an, salah satu pilihan transportasi umum adalah menggunakan Metro Line 9 menuju Stasiun Huaqingchi. Dari stasiun tersebut, perjalanan dapat dilanjutkan menggunakan taksi atau kendaraan lokal menuju area museum. Pilihan lainnya adalah menggunakan bus wisata Line 306 atau Tourist Line 5 yang berangkat dari Fangzhicheng Transit Hub.
Jika mengutamakan kenyamanan, perjalanan menggunakan taksi atau DiDi juga bisa menjadi pilihan dari pusat Kota Xi’an. Waktu perjalanan dengan kendaraan dapat mencapai sekitar 40–60 menit, tergantung kondisi lalu lintas. Kamu juga bisa menggabungkan kunjungan ke Terracotta Army dengan Huaqing Palace karena kedua destinasi berada di kawasan Lintong.
3. Harga tiket masuk dan aktivitas yang bisa dilakukan

potret Terracotta Army (pixabay.com/artemtation) Harga tiket masuk Terracotta Army untuk pengunjung dewasa sekitar ¥120 per orang atau sekitar Rp270 ribuan, tergantung nilai tukar saat berkunjung. Tiket tersebut mencakup akses ke tiga area penggalian utama, yaitu Pit 1, Pit 2, dan Pit 3, serta area Lishan Garden dan pameran kereta serta kuda perunggu. Wisatawan asing perlu melakukan reservasi menggunakan data identitas dan membawa paspor saat memasuki kawasan museum.
Selain tiket dewasa, tersedia tiket pelajar dengan harga sekitar ¥60 sesuai ketentuan yang berlaku. Aktivitas yang bisa dilakukan meliputi melihat ribuan prajurit terakota, mengamati formasi pasukan di setiap pit, hingga melihat koleksi kereta dan kuda perunggu. Beberapa fasilitas tambahan, seperti kendaraan listrik di area tertentu, dapat dikenakan biaya terpisah dari tiket masuk.
4. Tips wisata ke Terracotta Army agar lebih nyaman

potret Terracotta Army (pixabay.com/foursummers) Sebaiknya tiket Terracotta Army dipesan lebih awal karena kunjungan menggunakan sistem reservasi berdasarkan identitas dan kapasitas pengunjung. Jangan lupa membawa paspor asli karena dokumen tersebut dapat diperlukan saat proses masuk ke kawasan museum. Kamu juga sebaiknya menggunakan sepatu yang nyaman karena area wisata cukup luas dan membutuhkan banyak berjalan kaki.
Datang pada pagi hari ketika museum baru dibuka bisa menjadi pilihan jika ingin menghindari keramaian. Area Terracotta Army biasanya lebih padat ketika rombongan wisata mulai berdatangan pada pertengahan hari. Selain itu, siapkan waktu setidaknya setengah hari agar kunjungan ke museum dan area sekitarnya tidak terasa terburu-buru.
5. Spot foto yang menarik di Terracotta Army

potret Terracotta Army (pixabay.com/DEZALB) Pit 1 menjadi salah satu spot foto paling ikonik karena kamu bisa melihat barisan prajurit terakota dalam jumlah besar dari area pengamatan. Dari tempat ini, skala kompleks arkeologi tersebut terlihat lebih jelas dan memberikan gambaran mengenai banyaknya patung yang ditemukan. Pit 2 juga menarik untuk dijelajahi karena memiliki formasi pasukan yang berbeda, termasuk prajurit berkuda dan pemanah.
Selain area pit, kamu juga bisa mengambil foto di area pameran kereta dan kuda perunggu serta Lishan Garden. Pastikan tetap mengikuti aturan museum karena kawasan ini merupakan situs peninggalan sejarah yang harus dijaga. Agar foto tidak terlalu ramai, datang lebih pagi dan manfaatkan area pengamatan yang tersedia di sekitar masing-masing pit.
Setelah puas melihat ribuan prajurit terakota, kamu bisa melanjutkan perjalanan untuk menikmati suasana Kota Xi’an atau mencicipi kuliner khas setempat. Sisakan ruang di jadwal perjalananmu, karena kawasan ini punya cukup banyak hal menarik untuk membuat satu hari terasa penuh.









![[QUIZ] Negara Terbaik untuk Aktivitas Wisata Ekstrem Kesukaanmu!](https://image.idntimes.com/post/20230701/pexels-photo-8728607-e75c5656dd8b9be027075d1d1e25c091-a23ca2a821665b481e2b3a4adfc0300c.jpeg)










