ilustrasi penumpang kereta bawah tanah di Jepang (unsplash.com/alicharmant)
Namun, penggunaan AI bukan satu-satunya inovasi yang sedang dikembangkan di Negeri Sakura tersebut untuk mengurangi kepadatan para penumpang, lho. Sebelumnya, pada Juni 2026 lalu, Tokyo Metro juga telah meluncurkan Metro CrowdNavi, situs web yang akan membantu para penumpang mencari kereta bawah tanah yang tidak terlalu ramai di Tokyo.
Ada 9 jalur kereta bawah tanah Tokyo Metro yang bisa dipantau melalui Metro CrowdNavi, yakni Ginza Line, Marunouchi Line, Hibiya Line, Tozai Line, Chiyoda Line, Yurakucho Line, Hanzomon Line, Namboku Line, dan Fukutoshin Line. Selain itu, bagi wisatawan asing, situs web tersebut juga menghadirkan pilihan bahasa Inggris dan dapat langsung digunakan tanpa melakukan registrasi.
Pilih salah satu jalur yang ingin dicek dan waktu perjalanan, hari kerja atau hari libur. Layar lalu akan menampilkan peta kepadatan berdasarkan waktu dan stasiun. Ketuk nama stasiun di peta tersebut untuk melihat detail grafik. MetroCrowdNavi bahkan menyediakan data kepadatan rata-rata dari 5 hari sebelumnya berdasarkan stasiun, waktu, dan layanan kereta.