Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Tradisi ‘Serak Gulo’ Hanya Ada di 3 Negara. Di Indonesia Cuma Ada di Padang!

Tradisi 'Serak Gulo' Hanya Ada di 3 Negara. Di Indonesia Cuma Ada di Padang!
antarafoto.com
Share Article

Tradisi Serak Gulo (Tabur Gula) merupakan tradisi yang di adakan oleh warga muslim keturunan India untuk memperingati kelahiran Ulama asal India,  Shahul Hamid. Tujuan dari acara ini juga sebagai wadah mempererat tali silaturahmi dengan semangat saling berbagi antarwarga.

  1. Hanya Ada di Tiga Negara Dunia

    antarafoto.com
    antarafoto.com

    Kegiatan ini hanya ada di Tiga negara dunia yaitu, Nagor, India, Singapura dan Padang, Indonesia, tepatnya di kawasan Kampung Keling Padang. Tradisi ini digelar 1 Jumadil Akhir Hijriah dan tahun ini di hadiri langsung oleh Walikota Kota Padang.

  2. 4 Ton Gula dibagikan Tahun ini

    antarafoto.com
    antarafoto.com

    Gula yang akan di bagikan dalam tradisi tahun ini sebanyak 4 Ton yang berasal dari sumbangan dari warga secara sukarela. Kemudian gula tersebut di bungkus kecil-kecil dengan kain perca warna-warni.

  3. Dilempar dari Atap Sebuah Masjid yang Berusia Ratusan Tahun

    kinciakincia.com
    kinciakincia.com

    Gula yang telah dibungkus tersebut di bawa ke atas masjid yang berhiaskan bendera-bendera berbentuk segita berwarna hijau.

  4. Serak Gulo

    kinciakincia.com
    kinciakincia.com

    Sebelumnya dilakukan doa bersama untuk keselamatan dan kesejahteraan, kemudian panitia dan Walikota Padang membagikan gula dari atas atap masjid dengan cara dilempar kepada ratusan warga yang sudah menanti di bawah.

  5. Sensasinya Seperti Festival Tomatina di Spanyol

    iwanrakelta.wordpress.com
    iwanrakelta.wordpress.com

    Kita dapat menikmati suasana yang seru bersama ratusan warga lain yang saling berusaha menangkap gula yang dilemparkan oleh panitia dari atap masjid dan berhati-hati dengan gula yang bertebangan agar tidak mengenai kepala langsung. Yah sensasinya seperti Festival Tomatina (perang lempar tomat) yang kita lihat dalam film India ‘Zindagi Na Milegi Dobara’. Meski Saling berebut dan bersorak dengan situasi yang kacau balau, tidak ada perkelahian dan keributan dalam tradisi ini.

  6. Mempermanis Hubungan Silaturahmi Antarwarga

    antaranews.com
    antaranews.com

    Tak hanya di ikuti oleh warga keturunan India juga di ikuti warga lainnya. Tradisi ini menunjukkan manisnya toleransi beragama, tanpa harus membedakan suku, etnis dan agama. Beberapa warga ada yang mendapat sekarung bahkan ada yang tidak dapat sama sekali tapi warga lain yang memperoleh banyak dengan sukarela berbagi kewarga lain.

     

    Tradisi ini tidak hanya sampai pada serak gulo tapi juga akan berlanjut 10 hari kedepan dengan menggelar pengajian di mssjid. Pada perayaan tahun 2018 nanti, direncanakan oleh Bapak Walikota Padang sebagai agenda pariwisata tahunan, mari tandai kalender tahun depan!

Share Article
Editorial Team
Bunda Rey
EditorBunda Rey

Related Articles

See More