Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
5 Wisata Eropa yang Makin Cantik saat Musim Gugur, Mau ke Sini?
Edinburgh saat musim gugur (pexels.com/Mario Spencer)
  • Musim gugur menawarkan Eropa yang lebih sejuk dan tenang, dengan pepohonan berwarna-warni serta pilihan aktivitas luar ruang dan indoor.
  • Edinburgh, Praha, dan Vienna menonjol lewat perpaduan kota bersejarah, taman, arsitektur klasik, budaya, hingga kebun anggur di sekitar Vienna.
  • Kopenhagen dan Amsterdam menghadirkan suasana cozy melalui taman, kafe, museum, kanal, serta pemandangan dedaunan kuning, merah, dan oranye.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Musim gugur menjadi salah satu waktu yang menarik untuk menjelajahi Eropa. Pepohonan mulai berubah warna, udara terasa lebih sejuk, dan beberapa kota menghadirkan suasana yang lebih tenang dibandingkan dengan musim liburan musim panas.

Kalau kamu sedang mencari destinasi untuk menikmati suasana autumn, beberapa kota berikut bisa masuk dalam wishlist. Masing-masing menawarkan pengalaman yang berbeda, mulai dari berjalan di taman penuh dedaunan hingga menikmati suasana kota tua yang semakin dramatis.

1. Edinburgh, Skotlandia

ilustrasi pemandangan musim gugur di Dean Village, Edinburgh (pexels.com/Clark Van Der Beken)

Edinburgh cocok untuk kamu yang menyukai suasana musim gugur yang sedikit dramatis. Jalanan berbatu, bangunan bersejarah, dan pepohonan yang berubah menjadi warna keemasan membuat kota ini terasa semakin menarik ketika memasuki autumn.

Beberapa ruang hijau, seperti Royal Botanic Garden Edinburgh dan area Lauriston Castle, juga direkomendasikan untuk menikmati pemandangan dedaunan musim gugur. Setelah puas berjalan kaki, kamu bisa menghangatkan diri di berbagai atraksi indoor yang ada di kota.

2. Praha, Republik Ceko

ilustrasi trem melintasi terowongan pepohonan saat musim gugur di Praha (unsplash.com/Lukáš Konvica)

Praha punya pesona arsitektur klasik yang semakin menarik ketika dipadukan dengan warna musim gugur. Kawasan kota tua, bangunan bersejarah, dan jalan-jalan berbatu membuat aktivitas sederhana seperti berjalan kaki terasa seperti berada di dalam film.

Kota ini juga memiliki berbagai taman dan ruang terbuka yang bisa menjadi pilihan untuk menikmati perubahan warna pepohonan. Dengan banyaknya atraksi bersejarah dan budaya, Praha cocok bagi wisatawan yang ingin menggabungkan city walk dengan wisata sejarah.

3. Vienna, Austria

ilustrasi Kunsthistorisches Museum dikelilingi pepohonan musim gugur, Vienna (pexels.com/Gabriel Grip)

Vienna menawarkan perpaduan antara arsitektur elegan, taman, budaya, dan suasana musim gugur yang tenang. Saat musim gugur, kamu bisa menikmati jalan-jalan di berbagai taman kota atau menjelajahi kawasan kebun anggur di sekitar Vienna.

Musim gugur juga menjadi waktu yang menarik untuk menikmati berbagai kegiatan budaya dan pameran seni. Jadi, ketika cuaca mulai dingin atau hujan, masih banyak aktivitas indoor yang bisa dilakukan.

4. Kopenhagen, Denmark

Kastil Rosenborg dikelilingi dedaunan musim gugur di Kopenhagen (pexels.com/Andrew N)

Kalau kamu mencari suasana autumn yang cozy, Kopenhagen bisa menjadi pilihan. Ketika musim gugur tiba, pepohonan di kota mulai berubah menjadi warna kuning dan keemasan, sementara suasana hygge semakin terasa.

Kamu bisa berjalan santai menikmati taman kota, mampir ke kafe, atau menghabiskan waktu di museum ketika cuaca sedang kurang bersahabat. Visit Copenhagen juga menyoroti musim gugur sebagai waktu yang cocok untuk menikmati perpaduan aktivitas outdoor dan indoor di kota ini.

5. Amsterdam, Belanda

ilustrasi pemandangan kanal saat musim gugur di Amsterdam (unsplash.com/Miltiadis Fragkidis)

Amsterdam punya daya tarik tersendiri saat musim gugur. Pepohonan di sepanjang kanal dan taman mulai berubah warna menjadi merah, kuning, dan oranye, menciptakan pemandangan yang menarik untuk dinikmati sambil berjalan kaki.

Selain menikmati foliage, kamu juga bisa menghabiskan waktu menjelajahi kanal, museum, kafe, dan berbagai kawasan kota. Suasana Amsterdam yang semakin cozy ketika hari mulai lebih pendek membuatnya cocok bagi wisatawan yang menyukai liburan dengan tempo santai.

Musim gugur bisa menjadi waktu yang tepat untuk menikmati sisi lain dari Eropa. Bukan hanya soal melihat daun berubah warna, tetapi juga merasakan suasana kota yang lebih sejuk, berjalan santai tanpa terburu-buru, dan menikmati berbagai aktivitas indoor maupun outdoor. Jadi, kalau kamu ingin mencoba liburan dengan suasana yang berbeda, lima destinasi tersebut bisa dipertimbangkan untuk perjalanan musim gugur.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article