Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

5 Kuil di Osaka untuk Menikmati Musim Gugur, Syahdu!

5 Kuil di Osaka untuk Menikmati Musim Gugur, Syahdu!
Kuil Daiitokuji, Osaka (photo-ac.com/s**************************p)
  • Lima kuil di Osaka direkomendasikan untuk momijigari saat puncak musim gugur, sekitar November hingga awal Desember, dengan perpaduan dedaunan merah-kuning, budaya, dan suasana religi.
  • Katsuoji menawarkan lanskap gugur luas serta iluminasi malam, sementara Kanshinji, Shijonawate Jinja, Yakujusan Enmeiji, dan Daiitokuji menghadirkan situs bersejarah, artefak budaya, maupun festival musiman.
  • Seluruh kuil dapat dijangkau transportasi umum dari pusat Osaka; tiket berkisar gratis hingga 500 yen, dengan jam kunjungan umumnya pagi sampai sore.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Kamu berencana liburan ke Jepang saat musim gugur? Biasanya puncaknya akan berlangsung sekitar bulan November hingga awal Desember. Suhu udara semakin dingin, dedaunan akan berubah menjadi kuning keemasan hingga merah, dan pampas maupun bunga musim gugur mekar sempurna.

Salah satu aktivitas populer yang bisa kamu lakukan layaknya warga lokal adalah momijigari, tradisi menikmati warna musim gugur. Ada beragam pilihan tempat yang bisa kamu kunjungi, termasuk kuil. Buat kamu yang ingin merasakan suasana lebih tenang, dapat menjadikan beberapa kuil di Osaka berikut ini sebagai tempat untuk menikmati musim gugur.

  1. 1. Kuil Katsuoji

    Kuil Katsuoji, Osaka
    Kuil Katsuoji, Osaka (instagram.com/katsuoji.temple)

    Kuil Katsuoji yang didirikan pada abad ke-8 terkenal sebagai kuil kemenangan dan kuil keberuntungan. Ciri khasnya berupa Kachi-Daruma, boneka dengan tulisan “Kachi” yang besar di bagian perutnya. Hal unik lainnya, bagi siapa saja yang memanjatkan permohonan perlu menggambar satu mata Daruma, ketika terwujud maka menggambar satu lagi dan menyerahkannya ke kuil untuk dipersembahkan.

    Setiap tahun pada pertengahan November hingga awal Desember, lahan seluas kurang lebih 80.000 meter persegi akan dihiasi warna merah dan kuning dari dedaunan yang menyerupai lukisan. Pemandangan itu berpadu dengan pagoda berwarna merah dan dataran tinggi Ichigan Fudo. Pada malam hari, sorot lampu di sekitar kuil membuat pepohonan tersebut tetap menawan.

    Harga tiket:

    • Murid SMA dan dewasa: 500 yen (sekitar Rp57,3 ribu).
    • Murid SD–SMP: 400 yen (sekitar Rp45,8 ribu).
    • Usia pra-sekolah: 100 yen (sekitar Rp11,5 ribu).
    • Di bawah 2 tahun: gratis.

    Jam operasional:

    • Minggu–Jumat dan hari libur nasional: pukul 08.00–17.00.
    • Sabtu: pukul 08.00–18.00.

    Lokasi: 526-8508 Katsuoji, Kota Minoh, Prefektur Osaka.

  2. 2. Kuil Kanshinji

    Kuil Kanshinji, Osaka
    Kuil Kanshinji, Osaka (instagram.com/kanshin_ji)

    Kalau kamu menjadikan Osaka, Nara, dan Wakayama sebagai itinerary liburan musim gugur, Kuil Kanshinji wajib untuk dikunjungi. Kuil ini terletak di perbatasan ketiga prefektur tersebut. Masyarakat setempat meyakini bahwa kuil ini didirikan pada 701, lalu dipugar tahun 815.

    Kuil Kanshinji terkenal sebagai salah satu tempat untuk menikmati bunga sakura, bunga plum, dan dedaunan musim gugur. Lebih menarik lagi, termasuk dalam daftar 25 floral holy site di wilayah Kansai. Selain itu, juga menjadi situs suci ke-13 dalam ziarah Jepang Barat yang baru dan ziarah menara Buddha kuno.

    Harga tiket: 300 yen (sekitar Rp34,5 ribu).

    Jam operasional: setiap hari pukul 09.00–17.00.

    Lokasi: 475 Teramoto, Kota Kawachinagano, Prefektur Osaka.

  3. 3. Shijonawate Jinja

    Shijonawate Jinja, Osaka
    Shijonawate Jinja, Osaka (instagram.com/shijonawatejinja)

    Shijonawate Jinja merupakan kuil Shinto yang didedikasikan untuk Kusunoko Masatsura dan 24 samurai dari keluarganya yang dikalahkan dalam pertempuran selama periode Istana Utara dan Selatan abad ke-14. Di sisi timur kuil terdapat Gunung Iimori yang dulunya menjadi titik penting militer, tetapi sekarang tempat yang tenang dengan pepohonan hijau dan patung perunggu Kusunoki Masatsura di puncaknya. Selain itu, pohon sakura dan maple di halaman kuil ini membuat suasananya semakin syahdu.

    Tempat tersebut menjadi salah satu pilihan untuk menikmati perubahan musim, termasuk kemeriahan festival setiap musimnya. Kamu bisa turut memeriahkan festival musim gugur yang rutin digelar setiap bulan September hingga Oktober. Kabar baik lainnya, Shijonawate Jinja mudah dijangkau menggunakan transportasi umum, karena dekat dengan Halte Shijonawate Shrine dan Stasiun Shijonawate di JR Gakken Toshi Line. 

    Harga tiket: gratis.

    Jam operasional: setiap hari pukul 09.00–17.00.

    Lokasi: 2-18-1 Minamino, Kota Shijonawate, Prefektur Osaka.

  4. 4. Kuil Yakujusan Enmeiji

    Kuil Yakujusan Enmeiji, Osaka
    Kuil Yakujusan Enmeiji, Osaka (instagram.com/osaka_ryokan_nanten_en)

    Musim gugur bukan hanya tentang momijigari, warga lokal sering kali menjadikannya waktu yang tepat untuk berziarah. Kuil Yakujusan Enmeiji menjadi tempat yang sesuai untuk melihat langsung perpaduan keindahan alam dan kebudayaan lokal. Menurut legenda, kuil ini didirikan ketika Kobo Daishi memuja Bodhisattva Jizo dan dibangun kembali oleh Jogon, biksu setempat, saat zaman Edo.

    Selain usianya yang sudah berabad-abad, kamu juga bisa melihat Mandala Toshita Tennai-in dan Patung Shaka Nyorai bergaya Seiryoji. Keduanya telah ditetapkan sebagai National Important Cultural Property Jepang. Tidak ketinggalan pohon yang dijuluki Sunset Maple, usianya sekitar 1.000 tahun dan telah ditetapkan sebagai monumen alam Prefektur Osaka dengan waktu terbaik untuk melihatnya saat matahari terbenam di akhir musim gugur.

    Harga tiket: gratis.

    Jam operasional: setiap hari pukul 09.00–17.00.

    Lokasi: 492 Kamigaoka. Kota Kawachinagano, Prefektur Osaka.

  5. 5. Kuil Daiitokuji

    Kuil Daiitokuji, Osaka
    Kuil Daiitokuji, Osaka (photo-ac.com/s**************************p)

    Kuil Daiitokuji di Kishiwada berbeda dengan Daitokuji di Kyoto yang lebih populer, meski keduanya sama-sama kuil Buddha. Kuil kuno ini didirikan pada tahun 665 oleh En no Gyoja (pendiri Shugendo), tapi pernah dihancurkan dan dibakar ketika menjadi kamp Oda Nobunaga. Setelah itu, dibangun kembali sebagai kuil Zen selama periode Edo dan tidak banyak yang berubah hingga saat ini.

    Saat berkunjung ke sini, kamu akan disuguhi pepohonan rindang yang akan berganti warna seiring pergantian musim. Ada pula Pagoda Taho-to (periode Muromachi) yang telah ditetapkan sebagai National Important Cultural Property Jepang. Tempat ini juga menyimpan patung Kannon yang konon disumbangkan oleh Lord Hatakeyama Motokuni dan merupakan situs suci Kannon ke-8 di wilayah Kawachi Saigoku.

    Harga tiket: gratis.

    Jam operasional: setiap hari pukul 08.00–16.00.

    Lokasi: 1178-1 Osawa-cho, Kota Kishiwada, Prefektur Osaka.

    Kelima kuil tersebut dapat diakses menggunakan transportasi umum dari pusat kota Osaka, baik kereta api maupun bus. Cocok buat kamu yang ingin menikmati wisata budaya, alam, hingga religi sekaligus. Mana nih yang bakal masuk itinerary-mu?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More