Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
10 Wisata Jawa Tengah yang Bisa Kamu Jelajahi, meski Rupiah Melemah
Potret Candi Borobudur di Magelang, Jawa Tengah (pexels.com/Utkarsh Malviya)

Nilai tukar rupiah yang melemah seringkali membuat rencana liburan ke luar negeri perlu dipikirkan ulang. Pasalnya, biaya perjalanan mulai dari tiket pesawat, akomodasi, transportasi, hingga kebutuhan sehari-hari selama berwisata bisa menjadi lebih mahal, karena terpengaruh kurs mata uang asing. Namun, kondisi ini bukan berarti kamu harus menunda keinginan untuk jalan-jalan.

Justru momen seperti ini bisa menjadi kesempatan untuk mengeksplorasi berbagai destinasi menarik di dalam negeri yang tak kalah memukau. Salah satu provinsi yang menawarkan pilihan wisata lengkap adalah Jawa Tengah. Kamu bisa merasakan suasana pegunungan yang sejuk, candi bersejarah yang mendunia, hingga wisata alam yang menenangkan, semuanya bisa kamu temukan di sini.

Dengan biaya perjalanan yang relatif lebih terjangkau dan banyaknya pilihan destinasi menarik, Jawa Tengah bisa menjadi alternatif liburan yang tepat saat rupiah sedang melemah. Berikut beberapa tempat wisata di Jawa Tengah yang bisa kamu jelajahi untuk mengisi waktu liburan tanpa harus bepergian jauh ke luar negeri.

1. Candi Borobudur

Sebagai salah satu Situs Warisan Dunia UNESCO, Candi Borobudur di Magelang selalu menjadi destinasi favorit wisatawan dari berbagai negara. Candi Buddha terbesar di dunia ini menyimpan ribuan relief dan stupa yang menjadi saksi kejayaan peradaban masa lampau.

Selain menjelajahi area candi, wisatawan juga bisa menikmati pemandangan perbukitan hijau di sekitarnya. Momen matahari terbit di kawasan Borobudur menjadi salah satu pengalaman yang paling banyak diburu para pelancong.

2. Dataran Tinggi Dieng

Potret Dataran tinggi Dieng (unsplash.com/Andri Hermawan)

Dataran Tinggi Dieng dikenal sebagai negeri di atas awan yang menawarkan udara sejuk dan panorama alam memukau. Kawasan dataran tinggi ini memiliki banyak destinasi menarik, mulai dari telaga, kawah vulkanik, hingga kompleks candi Hindu kuno.

Salah satu daya tarik utamanya adalah fenomena golden sunrise di Bukit Sikunir. Saat cuaca cerah, pengunjung bahkan bisa melihat beberapa gunung, sekaligus dari satu titik pandang.

3. Lawang Sewu

Lawang Sewu merupakan salah satu bangunan bersejarah paling ikonik di Semarang. Gedung peninggalan masa kolonial Belanda ini terkenal dengan arsitekturnya yang megah, serta jumlah pintu dan jendela yang sangat banyak.

Kini Lawang Sewu menjadi destinasi wisata sejarah yang menarik untuk dikunjungi. Pengunjung dapat mempelajari sejarah perkeretaapian Indonesia sekaligus mengagumi detail bangunan yang masih terawat dengan baik.

4. Karimunjawa

Potret snorkeling (pexels.com/the karimunjawa)

Bagi pencinta wisata bahari, Karimunjawa adalah kepingan surga yang wajib dikunjungi. Kepulauan ini memiliki pantai berpasir putih, laut jernih, dan terumbu karang yang masih terjaga keindahannya.

Aktivitas favorit wisatawan di sini antara lain snorkeling, diving, island hopping, hingga menikmati sunset di tepi pantai. Keindahannya sering disebut setara dengan destinasi tropis populer di luar negeri.

5. Umbul Ponggok

Umbul Ponggok di Klaten menawarkan pengalaman wisata yang unik karena pengunjung bisa berenang dan berfoto di bawah air dengan berbagai properti menarik. Mata air alami yang jernih membuat visibilitas di dalam kolam sangat baik. Tak heran jika tempat ini menjadi salah satu destinasi favorit wisatawan yang gemar berburu foto kreatif. Airnya benar-benar jernih!

6. Kota Lama Semarang

Potret Kota Lama Semarang (pexels.com/Tom Fisk)

Kota Lama Semarang sering dijuluki "Little Netherlands," karena dipenuhi bangunan bergaya Eropa yang masih berdiri kokoh hingga kini. Kawasan ini cocok untuk berjalan kaki santai sambil menikmati suasana kota tua, berburu foto estetik, atau mencicipi kuliner khas Semarang di berbagai kafe dan restoran yang menempati bangunan bersejarah.

7. Gunung Merbabu

Gunung Merbabu menjadi salah satu gunung favorit para pendaki di Pulau Jawa. Jalurnya terkenal dengan hamparan sabana luas yang terlihat sangat indah, terutama saat musim kemarau.

Dari puncak, pendaki dapat menikmati panorama beberapa gunung sekaligus, termasuk Merapi, Sindoro, dan Sumbing. Pemandangan sunrise di Merbabu juga menjadi daya tarik tersendiri.

8. Brown Canyon

Potret Brown Canyon (unplash.com/Yulia Agnis)

Brown Canyon di Semarang menawarkan lanskap unik yang sekilas menyerupai Grand Canyon di Amerika Serikat. Tebing-tebing tinggi hasil aktivitas penambangan menciptakan panorama yang dramatis dan menarik untuk diabadikan. Meski bukan destinasi alam yang terbentuk secara alami sepenuhnya, tempat ini tetap menjadi salah satu spot favorit wisatawan dan fotografer.

9. Curug Lawe

Curug Lawe di Semarang menjadi pilihan tepat bagi pencinta wisata alam yang ingin menikmati suasana segar dan jauh dari keramaian kota. Air terjun ini berada di kawasan lereng Gunung Ungaran yang masih asri. Perjalanan menuju ke lokasi memang membutuhkan sedikit trekking, tetapi pengunjung akan disuguhi pemandangan hutan hijau dan udara yang sangat sejuk sepanjang perjalanan.

10. Benteng Vastenburg

Potret Benteng Vastenburg, Solo, Jawa Tengah (IDN Times/Larasati Rey)

Benteng Vastenburg merupakan salah satu peninggalan sejarah kolonial yang berada di pusat Kota Solo. Bangunan ini menjadi saksi berbagai peristiwa penting yang terjadi pada masa lalu.

Selain menikmati arsitektur khas Eropa, wisatawan juga bisa menjelajahi berbagai destinasi budaya lain di sekitar kawasan Solo, seperti Keraton Surakarta dan pusat kuliner tradisional yang terkenal.

Melemahnya rupiah memang bisa membuat rencana liburan ke luar negeri terasa lebih berat. Namun, hal tersebut juga bisa menjadi kesempatan untuk lebih mengenal keindahan Indonesia.

Dengan kekayaan alam, sejarah, dan budaya yang dimilikinya, Jawa Tengah menawarkan pengalaman wisata yang lengkap tanpa harus mengeluarkan biaya besar. Jadi, destinasi mana yang paling ingin kamu kunjungi terlebih dahulu?

Editorial Team

Related Article