5 Danau Vulkanik di Pulau Jawa yang Bisa Dicapai Tanpa Harus Mendaki

Pesona alam pegunungan selalu menawarkan keindahan yang tidak pernah habis untuk dieksplorasi. Salah satu fenomena memikat adalah keberadaan danau kawah hasil aktivitas vulkanik masa lalu. Kejernihan air serta kepulan asap tipis di sekitarnya sering menciptakan lanskap magis dan menenangkan.
Pulau Jawa menyimpan hamparan danau kawah cantik yang tersebar di berbagai kawasan dataran tinggi. Destinasi alam menakjubkan ini dapat dicapai langsung menggunakan kendaraan bermotor maupun sekadar berjalan santai. Berikut adalah rekomendasi lima danau vulkanik di Pulau Jawa yang bisa diakses mudah tanpa membutuhkan tenaga mendaki.
1. Kawah Putih

Kawasan Ciwidey di Bandung selalu padat dipenuhi wisatawan dari berbagai daerah terutama saat libur panjang. Tujuan utama para pelancong tersebut adalah menikmati udara dingin khas dataran tinggi sembari bersantai. Tempat ini memiliki destinasi populer bernama Kawah Putih.
Pemandangan cantik sudah bisa dinikmati secara gratis di sepanjang jalan kawasan Ciwidey menuju wilayah Rancabali. Pada lokasi wisata ini pesona alam vulkanik menawan bisa dicapai langsung tanpa melalui jalur pendakian. Wisatawan juga bisa membeli buah stroberi khas Ciwidey serta menikmati ragam kuliner khas Sunda di sekitar.
2. Kawah Gunung Kelud

Lereng pegunungan yang kini menghijau di Desa Sugih Waras Kecamatan Ngancar Kabupaten Kediri menyimpan keindahan alam dari sisa letusan. Menurut situs resmi Sistem Informasi Pariwisata Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Timur Gunung Kelud sempat meletus dahsyat pada 13 Februari 2014. Kini kawasan tersebut telah berubah total dengan lubang kawah yang sudah terisi oleh sedimentasi air.
Pemandangan indah kawah vulkanik yang bersanding dengan perbukitan sekitar menjadi daya tarik utama bagi para pengunjung. Wisatawan bisa mencapai area menawan ini dengan aman dan melihat langsung sisa fenomena alam tersebut tanpa rintangan pendakian ekstrem. Sebelum beranjak pulang pengunjung bisa membeli suvenir makanan atau buah nanas yang banyak ditanam di daerah tersebut.
3. Telaga Warna

Dataran tinggi Dieng menyimpan keindahan perairan vulkanik menawan yang dikelilingi oleh udara segar pegunungan. Para pengunjung yang telah membayar tiket dapat langsung berjalan santai menyusuri jalan setapak di area ini. Kilauan air yang terterpa cahaya matahari memberikan nuansa tenang dan magis bagi siapa saja yang datang berkunjung.
Ketika air telaga sedang surut pengunjung bahkan diizinkan untuk menginjak daratan yang juga merupakan dasar danau tersebut. Keindahan destinasi wisata tanpa jalur mendaki ini dapat pula disaksikan secara leluasa dari atas Bukit Ratapan Angin. Spot tersebut sangat populer untuk mengambil gambar dengan latar belakang pesona Telaga Warna sekaligus Telaga Pengilon.
4. Telaga Dringo

Telaga Dringo berlokasi di perbatasan Kabupaten Banjarnegara dan Kabupaten Batang tepatnya di Desa Pekasiran Kecamatan Batur. Destinasi eksotis ini juga sering disebut sebagai miniatur Ranu Kumbolo karena letaknya yang berada tepat di tengah hamparan perbukitan hijau. Nama telaga tersebut sebenarnya diambil dari nama tumbuhan dringo yang tumbuh secara alami pada ekosistem sekitar perairan.
Pesona perairan menawan ini bisa dicapai secara mudah karena letaknya tidak terlalu jauh dari kawasan wisata utama Dieng. Pengunjung diperbolehkan berkemah pada lokasi khusus yang telah disediakan. Kegiatan mendirikan tenda dilarang dilakukan di tepi telaga demi menjaga kelestarian cagar alam milik Perhutani sekaligus mencegah pencemaran air.
5. Ranu Regulo

Desa Ranupani yang masuk dalam wilayah Taman Nasional Bromo Tengger Semeru menawarkan keindahan danau purba dengan suasana sejuk. Kawasan ini memiliki potensi alam sekaligus budaya asli suku Tengger yang kental. Perairan purba yang menjadi salah satu daya tarik utama pelancong di wilayah tersebut bernama Ranu Regulo.
Destinasi cantik ini sangat mudah diakses karena pengunjung tidak perlu melakukan pendakian berat menuju Desa Ranupani. Tempat wisata ini banyak diminati oleh para pencinta alam untuk kegiatan berkemah atau sekadar bersantai. Pengelola telah menyediakan fasilitas penunjang berupa tujuh bilik toilet umum yang memudahkan pengunjung saat menginap.
Rangkaian destinasi wisata alam di atas membuktikan bahwa menikmati keindahan kawah vulkanik tidak selalu memerlukan perjuangan fisik yang berat. Kemudahan akses transportasi dan ketersediaan fasilitas yang memadai membuat keajaiban geologis Pulau Jawa ini dapat dijamah oleh siapa saja.




















![[QUIZ] Dari Jenis Visa Pilihanmu dan Temukan Wisata yang Paling Cocok untukmu!](https://image.idntimes.com/post/20240512/visa-c71782b204056a4a2fe49690bd3193b4.jpg)