Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
6 Wisata Ramadan di Maroko, Suasana Berbuka dengan Dentuman Meriam
Gurun Sahara (pexels.com/Taryn Elliott)

Ramadhan tahun ini, kenapa nggak coba rayain di negeri yang punya vibe puasa paling unik di dunia? Maroko atau "Negeri Matahari Terbenam" adalah salah satu destinasi wisata Ramadhan terbaik yang bisa kamu pilih. Negara ini memadukan pesona Arab, Berber, dan pengaruh Eropa dengan cara yang benar-benar unik, dan saat Ramadhan tiba, suasananya jadi makin magis dan tak terlupakan!

Yang bikin makin menarik, Maroko adalah salah satu negara di Benua Afrika yang dapat dikunjungi tanpa visa oleh warga negara Indonesia. Jadi nggak perlu ribet urusan visa, tinggal siapkan paspor dan berangkat!

1. Tradisi meriam ramadhan yang unik

Ilustrasi meriam (pexels.com/Maciej Cisowski)

Ini adalah hal pertama yang harus kamu tahu sebelum ke Maroko saat Ramadhan. Maroko punya tradisi meriam Ramadhan, mereka menembakkan meriam saat waktu buka tiba. Penembakan meriam ini menjadi salah satu tradisi unik yang rutin dilaksanakan, dan dengan suara yang menggelegar, semua orang bisa menikmati buka puasa secara bersamaan di kota Maroko.

Seru banget kan? Kamu bisa merasakan pengalaman berbuka yang benar-benar berbeda dari biasanya!

2. Masjid Hasan II

Masjid Hassan II (pexels.com/Tom D'Arby)

Masjid Hassan II berlokasi di kota Casablanca sebagai masjid terbesar di Afrika yang dapat mengakomodasi sebanyak 105.000 jamaah. Dibangun dan dibiayai oleh Raja Hassan II, masjid ini didesain oleh arsitek Prancis bernama Michel Pinseau dan membutuhkan 6 tahun untuk dibangun, selesai pada tahun 1993.

Ciri khas dan keunikannya terletak di menaranya yang tinggi menjulang dengan ketinggian 210 meter. Saat malam hari masjid ini semakin indah berpadu dengan lampu dekorasinya. Yang lebih mengagumkan lagi, lantai masjid ini ada yang terbuat dari kaca sehingga pengunjung dapat langsung melihat ke Samudra Atlantik. Shalat tarawih di sini pasti jadi pengalaman spiritual yang tak terlupakan!

3. Masjid Koutoubia

Masjid Koutoubia (unsplash.com/Nour Ibrahim)

Di Kota Tua Marrakesh, kamu tidak boleh melewatkan Koutoubia Mosque yang menjadi salah satu masjid tertua. Masjid ini dibangun pertama kali pada abad ke-12. Terdapat menara masjid setinggi 77 meter di bagian samping yang dijuluki "root of Marrakech" yang berhiaskan ornamen geometris dan kaligrafi.

Masjid ini cocok banget buat kamu yang suka arsitektur Islam kuno sambil merasakan nuansa Ramadhan yang kental di Marrakesh!

4. Jemaa el-Fna

Jemaa el-Fna (unsplash.com/Tommy Cornilleau)

Jemaa el-Fna adalah pusat kehidupan Marrakesh, tempat musisi, penjual rempah, dan pedagang makanan halal tumpah ruah. Saat malam tiba, aroma tagine dan kebab menyelimuti udara. Lampu-lampu kios berpendar, menciptakan suasana yang magis.

Datang menjelang Maghrib untuk menikmati suasana berbuka yang luar biasa! Kamu bisa cobain sup harira, makanan wajib masyarakat Maroko saat berbuka puasa, biasanya disajikan dalam mangkuk warna-warni yang dilengkapi chebakia, kue manis berbentuk bunga yang ditaburi wijen.

5. Chefchaouen

Chefchaouen (unsplash.com/Elizabeth Gottwald)

Dari seluruh kota di Maroko, bisa jadi Chefchaouen adalah yang paling terkenal. Kontur tanah yang berbukit membuat deretan rumah berdinding biru di sini jadi semakin mencolok.

Kota ini sempurna buat kamu yang suka konten visual. Jalan-jalan di gang-gang biru sambil menunggu waktu berbuka adalah pengalaman yang nggak bakal bisa kamu lupain!

6. Gurun Sahara

Gurun Sahara (unsplash.com/Tatiana Zanon)

Menyaksikan matahari terbit dari atas bukit pasir Merzouga adalah pengalaman spiritual yang sulit dilupakan. Kamu bisa menginap di kemah mewah di tengah gurun, menikmati hidangan tradisional, dan shalat di bawah langit bertabur bintang.

Berbuka puasa di tengah Gurun Sahara sambil menatap langit penuh bintang? Ini bukan mimpi, tapi bisa jadi kenyataan kalau kamu ke Maroko saat Ramadhan!

Tips berwisata ramadhan di Maroko

Ilustrasi pasar tradisional di Maroko (unsplash.com/Samuel C.)

Penduduk Maroko dikenal ramah, sopan, dan hangat terhadap tamu, terutama jika kamu menunjukkan rasa hormat terhadap adat dan agama mereka. Berikut beberapa tips penting:

Hormati waktu puasa: Hindari makan atau minum di tempat umum saat siang hari sebagai bentuk menghormati penduduk lokal yang berpuasa

Ucapkan salam: "Assalamu Alaikum" saat menyapa adalah tanda sopan santun yang sangat dihargai

Siapkan uang tunai: Sebagian besar transaksi sehari-hari terutama di pasar tradisional (souk), taksi, dan warung kecil masih menggunakan uang tunai

Pakaian sopan: Kenakan pakaian yang menutup aurat, terutama saat mengunjungi masjid

Maroko saat Ramadhan adalah perpaduan sempurna antara wisata religi, budaya, dan petualangan. Negeri Matahari Terbenam ini memiliki antusiasme tersendiri menyambut bulan yang berkah dengan mempertahankan nilai tradisi dan agama. Jadi, kalau kamu mau merasakan Ramadhan yang benar-benar berbeda dan tak terlupakan, Maroko adalah jawabannya!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team

EditorAtqo Sy