Comscore Tracker

8 Chinatown Terbaik di Indonesia yang Harus Kamu Kunjungi

Wisata kulinernya wajib kamu coba nih

Keragaman budaya penduduk Indonesia tidak hanya terbatas pada etnis pribumi saja, tetapi juga mendapatkan pengaruh dari negara lain, salah satunya Cina. Budaya dan makanan orang Cina-Tionghoa memiliki pengaruh yang signifikan di Indonesia.

Selama era kolonial, di kota-kota besar orang-orang Tionghoa ditempatkan di satu tempat untuk memfasilitasi kontrol atas masyarakat. Terkonsentrasi dengan cara itu, budaya Tionghoa tumbuh dan berkembang, bahkan bercampur dengan budaya adat istiadat setempat, menciptakan suasana yang khas dengan atraksi dan kuliner yang khas untuk dijelajahi.

Maka, di beberapa kota di Indonesia memiliki kawasan khusus budaya Tionghoa tersebut yang sering disebut dengan pecinan atau chinatown. Karena keunikannya, kawasan chinatown ini pun menjadi salah satu destinasi wisata bagi para pelancong. Nah, berikut 8 chinatown terbaik di Indonesia.

1. Jakarta Chinatown (Glodok)

8 Chinatown Terbaik di Indonesia yang Harus Kamu Kunjungiinfojakarta.net

Budaya dan masyarakat Tiongkok berkembang pesat di ibukota Indonesia, bahkan setelah kantor-kantor tinggi didirikan dan mall-mall besar dibangun, daerah ini masih tetap bertahan dengan ciri khasnya. Glodok terkenal dengan toko-toko yang menjual semua jenis barang dari pakaian samapi perangkat elektronik murah.

Chinatown di Jakarta juga merupakan termasuk kota tua dengan bangunan-bangunan bersejarah, banyak di antaranya masih beroperasi sebagai toko legendaris atau penjual makanan yang berdiri sejak awal 1900-an.

Lingkungan ini juga padat dengan kuil dan tempat pemujaan yang berfungsi ganda sebagai tujuan wisata yang kaya dengan estetika oriental dan aspek budaya.

2. Semarang Chinatown

8 Chinatown Terbaik di Indonesia yang Harus Kamu Kunjungibacaekon.com

Sebagai kota pelabuhan utama di zaman kuno, Semarang memiliki campuran pengaruh budaya yang berbeda dari Eropa, Timur Tengah, juga Cina. Di Semarang, orang-orang Cina dengan cepat beradaptasi dan membangun bangunan, kuil, dan artefak budaya seperti patung dan ornamen oriental.

Semarang menjadi salah satu kota tujuan perayaan imlek, ada sebuah event rutin yang digelar untuk menyambut imlek, yaitu Pasar Imlek Semawis yang digelar di kawasan pecinan Semarang yang mempertunjukkan berbagai kesenian dan budaya.

Di kawasan pecinan Semarang, Pasar Malam Semawis sangat terkenal dengan wisata kulinernya. Jika mampir ke kawasan pecinan Semarang, jangan lupa untuk mencoba lumpia, lumpia telah menjadi camilan lokal populer di Semarang.

3. Singkawang Chinatown

8 Chinatown Terbaik di Indonesia yang Harus Kamu Kunjungiulinulin

Kota Singkawang di Kalimantan memiliki salah satu komunitas Tionghoa terbesar di Indonesia, menjadikan daerah pecinan terbesar dan salah satu yang paling hidup di negara ini. Kebiasaan, arsitektur, dan dekorasi Cina dapat diamati di setiap sudut kota ini, meskipun beberapa aspek budaya Cina telah menyatu dengan budaya Dayak.

Singkawang juga merupakan salah satu tujuan wisata paling populer untuk merayakan Tahun Baru Imlek dan Cap Go Meh, karena saat itulah kota ini paling meriah dengan pawai besar, acara, dekorasi, dan beragam pertunjukkannya.

4. Bandung Chinatown

8 Chinatown Terbaik di Indonesia yang Harus Kamu Kunjungiseputarbandungraya

Kawasan Pecinan Bandung yang sebelumnya terlihat kumuh dan tertidur baru-baru ini mengalami perubahan besar, kawasana ini telah direvitalisasi sebagai objek wisata otentik namun modern dengan daya tarik oriental yang menawan.

Kawasan Pecinan di Bandung sekarang telah hidup kembali, jalan-jalan dipenuhi dengan tempat belanja dan kuliner dengan nuansa modern. Wisatawan juga dapat mengunjungi Museum Pecinan Bandung yang menggambarkan kehidupan generasi awal keturunan Tionghoa di kota ini melalui artefak, dokumen, foto, dan barang-barang vintage lainnya.

Kawasan Pecinan Bandung juga merupakan tempat yang sangat baik bagi wisatawan Muslim untuk makan  makanan Cina yang mereka inginkan tanpa mengkhawatirkan kandungan daging babi.

5. Solo Chinatown (Sudiroprajan)

8 Chinatown Terbaik di Indonesia yang Harus Kamu Kunjungitraveltodayindonesia

Di daerah Sudiroprajan kota Solo, Jawa Tengah, budaya Tionghoa bercampur dengan budaya Jawa dalam simbol, arsitektur, dan adat istiadat. Sudiroprajan lebih dari sekedar rumah bagi komunitas Tionghoa, daerah ini juga merupakan bukti multikulturalisme Indonesia.

Salah satu tempat menarik di sekitarnya adalah Pasar Gede Solo, yang merupakan pasar tradisional terbesar di Solo yang dilestarikan sebagai warisan budaya. Pasar lama dan daerah di sekitarnya mencerminkan kombinasi unik arsitektur Eropa, dekorasi Jawa, dan suasana Cina.

6. Batam Chinatown (Bukit Nagoya)

8 Chinatown Terbaik di Indonesia yang Harus Kamu Kunjungiesont.wordpress

Batam terletak di jantung segitiga emas ASEAN, menjadikannya tempat yang strategis bagi pedagang Cina untuk hidup dan mencari nafkah. Komunitas Tionghoa terkonsentrasi di dekat kawasan bukit Nagoya, lingkungan hidup yang ramai dengan segala macam kegiatan perdagangan, serta pariwisata dan pengalaman kuliner yang khas.

Selain bangunan dan kuil peninggalan, kawasan ini juga memiliki tujuan wisata modern, seperti mega pusat perbelanjaan dan banyak lagi.

7. Medan Chinatown (Asia Mega Mas)

8 Chinatown Terbaik di Indonesia yang Harus Kamu Kunjunginonikhairani

Kawasan yang awalnya merupakan daerah pemukiman orang Cina-Indonesia di Medan, Asia Mega Mas kini menjadi tempat tujuan kuliner yang ramai. Kawasan ini mulai ramai dari menjelang sore sampai larut malam, restoran di daerah ini menawarkan berbagai makanan Cina sampai menu makanan yang tidak biasa pun ada seperti ular, katak, dan kadal.

Di kawasan pecinan Medan pun juga terdapat kios yang menjual makanan jalanan Taiwan atau Korea dengan harga terjangkau. Ada juga penjual yang menjual barang murah, dari pakaian hingga peralatan rumah tangga.

8. Surabaya Chinatown (Kya Kya)

8 Chinatown Terbaik di Indonesia yang Harus Kamu Kunjungiflickr.com

Kawasan pecinan Kya Kya merupakan salah satu dari kawasan pecinan yang paling popule di Surabaya. Di sini kamu dapat melihat bangunan tua Rumah Abu keluarga Han yang kini menjadi cagar budaya dan kelenteng Hok An King yang merupakan satu-satunya kelenteng Dewa Makco di Surabaya.

Di kawasan Kya Kya terdapat berbagai kios yang menjual aneka makanan, mulai dari makanan khas Tionghoa sampai makanan khas Surabaya. Selain itu, di Kya Kya sering diadakan pementasan budaya seperti musik keroncong, musik klasik Tiongkok, hingga pertunjukkan Barongsai.

Kamu sudah pernah ke chinatown yang mana aja nih?

nathan adiel Photo Verified Writer nathan adiel

just an ordinary man full of passion

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Arifina Aswati

Berita Terkini Lainnya