Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Penasaran Berapa Biaya Hidup Slow Living di Tasikmalaya?
potret tulisan Kota Tasik (dok.pribadi/Riani Shr)
  • Tasikmalaya disebut cocok untuk gaya hidup slow living karena suasananya santai, fasilitas kota modern, dan biaya hidup yang relatif terjangkau bagi generasi muda.
  • Biaya sewa tempat tinggal di Tasikmalaya berkisar Rp400.000–Rp2.000.000 per bulan, dengan tambahan pengeluaran makan harian sekitar Rp7.000–Rp50.000 tergantung pilihan tempat.
  • Total biaya hidup mandiri di Tasikmalaya diperkirakan antara Rp1.500.000 hingga Rp4.200.000 per bulan, mencakup kebutuhan dasar, transportasi, utilitas, dan hiburan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Tren slow living kian marak diminati oleh generasi muda saat ini. Ritme hidup perkotaan yang serba cepat ditambah tuntutan pekerjaan yang seakan gak ada habisnya kerap jadi pemicu rasa bosan. Apalagi bagi mereka yang tinggal di kota-kota metropolitan, rasa lelah dan jenuh itu seolah jadi makanan sehari-hari. Kalau begitu adanya, kamu perlu menepi ke tempat yang mendukung gaya hidup melambat.

Nah, Tasikmalaya jadi salah satu kota yang digadang-gadang ideal untuk menerapkan hidup slow living ini. Dikenal sebagai Kota Resik yang berarti bersih, Tasikmalaya menawarkan fasilitas kota yang modern tetapi atmosfer hariannya tetap santai dan ramah. Supaya kamu makin yakin untuk berlibur atau menetap di sana, berikut rincian mengenai biaya hidup mandiri di Tasikmalaya.

1. Biaya sewa tempat tinggal di Tasikmalaya

ilustrasi orang merapikan ruangan (pexels.com/Blue Bird)

Ada banyak kampus yang tersebar di Kota Tasikmalaya, salah satunya adalah Universitas Siliwangi yang terletak di Kecamatan Tawang. Keberadaan berbagai macam perguruan tinggi ini membuat pilihan kos menjadi beragam. Kos memang jadi hunian yang banyak dipilih oleh mahasiswa maupun perantau untuk tinggal karena harganya yang terjangkau dengan tetap menawarkan kenyamanan dari fasilitasnya.

Nah, setidaknya ada dua jenis kos yang bisa kamu pilih, yakni kos standar dan kos menengah ke atas (semi-apartemen). Tarif sewa kos standar berkisar antara Rp400.000 hingga Rp700.000 per bulan. Fasilitasnya pun cukup memadai untuk hidup mandiri, meliputi kamar mandi dalam, kasur, dan lemari pakaian.

Sementara itu, untuk kos menengah ke atas, tarif sewanya berkisar antara Rp1.000.000 hingga Rp2.000.000 per bulan. Fasilitasnya lebih lengkap, seperti ekstra AC, wifi, dan lainnya. Kamu juga bisa menyewa kontrakan dengan harga mulai dari Rp7.000.000 per tahun.

2. Biaya makan di Tasikmalaya

ilustrasi orang menyantap makanan (pexels.com/MART PRODUCTION)

Tasikmalaya bisa dibilang surganya kuliner yang gak hanya memanjakan lidah, tapi juga ramah di kantong. Salah satu makanan khas Tasikmalaya adalah nasi TO yang merupakan singkatan dari tutug oncom. Nah, kamu bisa mendapatkan satu porsi nasi TO untuk sarapan dengan harga kisaran Rp10.000. Harga yang murah meriah untuk bisa menyantap nasi, gorengan, lalapan segar, dan sambal goang.

Biaya makan harian di Tasikmalaya itu terjangkau. Untuk makan di warung nasi, kamu cukup merogoh kocek Rp7.000 hingga Rp15.000, sesuai dengan lauk atau paket makan yang dipilih. Nominal ini tentu berbeda ketika kamu makan di restoran atau kafe modern. Di tempat-tempat seperti itu, kamu mungkin perlu menyiapkan dana lebih, berkisar antara Rp25.000 hingga Rp50.000 untuk sekali makan.

Bagaimana dengan belanja harian jika masak sendiri? Dilansir laman Rumah123, estimasi biaya untuk kebutuhan pangan dan belanja harian di Tasikmalaya ialah sebesar Rp486.709.

3. Biaya transportasi di Tasikmalaya

ilustrasi orang mengendarai sepeda motor (pexels.com/Alexey Demidov)

Ada beragam pilihan transportasi yang bisa kamu gunakan untuk menjelajahi Kota Tasik dan menunjang mobilitas harianmu, seperti ojek dan taksi online, angkot, dan bus. Tarif ojek online biasanya ada di kisaran minimum Rp10.000. Sementara untuk angkutan kota (angkot), tarifnya sangat murah, yakni berkisar antara Rp4.000 hingga Rp6.000 untuk sekali jalan, tergantung jarak tempuh.

Kamu juga bisa membawa sepeda motor sendiri, sehingga pengeluaranmu lebih irit. Untuk kendaraan pribadi, kamu cukup menyisihkan anggaran berkisar antara Rp100.000 hingga Rp200.000 per bulan untuk bensin. Nominal ini tentu tergantung pada seberapa sering kamu bepergian dan jarak tempuh harianmu, ya.

4. Biaya utilitas di Tasikmalaya

ilustrasi wanita membersihkan wajah (pexels.com/Miriam Alonso)

Selain tempat tinggal, makan, dan transportasi, kamu juga perlu menghitung biaya utilitas harian. Biaya utilitas ini mencakup token listrik, air, dan internet. Di Tasikmalaya, tarif utilitas ini tergolong standar dan terjangkau. Untuk kos standar atau kontrakan kecil, biaya token listrik berkisar antara Rp50.000 hingga Rp100.000 per bulan. Berbeda dengan hunian menengah ke atas yang menggunakan AC, kamu perlu mengeluarkan dana lebih, sekitar Rp200.000 hingga Rp350.000 per bulannya.

Kemudian, untuk tagihan air bersih, umumnya biayanya berkisar antara Rp30.000 hingga Rp60.000 per bulan. Adapun biaya internet sesuai dengan paket data dan provider yang kamu pilih, ya. Kalau kamu memutuskan untuk memasang wifi, biayanya berkisar antara Rp200.000 hingga Rp300.000 per bulan.

5. Biaya hiburan di Tasikmalaya

ilustrasi orang menonton film di bioskop (pexels.com/Tima Miroshnichenko)

Menjalani gaya hidup melambat gak berarti kamu terus menerus mengurung diri di kamar, ya. Slow living itu bukan tentang menarik diri dari dunia, melainkan tentang ketenangan dalam menjalani hidup. Agar pikiran kamu tetap segar, sesekali atau secara berkala kamu bisa pergi berlibur. Ada wisata alam yang bisa kamu tuju di Tasikmalaya, salah satunya Situ Gede. Kamu pun bisa mengunjungi kompleks olahraga Dadaha untuk menikmati udara pagi dan sore hari.

Kalau kamu ingin ke tempat yang lebih modern, kamu bisa pergi ke mal, seperti Asia Plaza. Nonton bioskop di mal bisa jadi pilihan menarik, tarifnya berkisar antara Rp35.000 hingga Rp50.000 tergantung hari. Nongkrong di kafe estetik pun gak kalah seru, kamu bisa menyiapkan anggaran sekitar Rp20.000 hingga Rp50.000 untuk itu.

Dalam merencanakan keuangan, kamu juga perlu menyisihkan dana darurat, ya. Sisihkanlah sekitar 10 persen hingga 20 persen dari total pendapatan bulanan kamu. Nah, secara keseluruhan, biaya hidup mandiri di Kota Tasikmalaya cukup terjangkau. Kalau diakumulasikan, kamu hanya perlu menyiapkan anggaran sekitar Rp1.500.000 hingga Rp2.200.000 per bulan untuk hidup hemat. Sementara untuk gaya hidup lebih nyaman, estimasi anggarannya berkisar antara Rp2.500.000 hingga Rp4.200.000 per bulan.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article