- Kebutuhan dasar (listrik, air, pemanas, sampah) memiliki harga umum CHF 200 per bulan (sekitar Rp3,5 juta), sementara kisaran biayanya sebesar CHF 150 hingga CHF 300 per bulan (sekitar Rp3 juta hingga Rp5,4 juta)
- Paket telepon seluler (lokal) memiliki harga umum CHF 20 per bulan (sekitar Rp360 ribu), sementara kisaran biayanya sebesar CHF 15 hingga CHF 40 per bulan (sekitar Rp270 ribu hingga Rp720 ribu)
- Internet rumah memiliki harga umum CHF 50 per bulan (sekitar Rp900 ribu), sementara kisaran biayanya sebesar CHF 40 hingga CHF 75 per bulan (sekitar Rp720 ribu hingga Rp1,3 juta)
Bocoran Biaya Hidup di Swiss, Kamu Siap Keluar Rp60 Juta Tiap Bulan?

- Swiss dikenal dengan kualitas hidup tinggi namun juga biaya hidup mahal, mencakup utilitas rumah tangga sekitar CHF 270 per bulan atau sekitar Rp5 juta.
- Sewa tempat tinggal di kota besar seperti Zurich dan Jenewa bisa mencapai CHF 1.900–2.000 per bulan, sementara kebutuhan makan berkisar CHF 400–600 per bulan.
- Total biaya hidup bagi pekerja atau ekspatriat di Swiss diperkirakan antara CHF 2.800 hingga CHF 3.500 per bulan, setara Rp50–63 juta tergantung gaya hidup dan lokasi.
Swiss tentu wajar jadi salah satu negara impian untuk dikunjungi atau bahkan ditinggali. Bagaimana enggak? Meski tergolong negara kecil dengan luas kurang lebih 40.000 kilometer persegi, negara yang terletak di jantung Eropa ini punya pemandangan menakjubkan dan kualitas hidup tinggi. Sebagian besar wilayah Swiss terdiri dari Pegunungan Alpen. Pegunungan Alpen merupakan pegunungan tertinggi sekaligus terluas di Eropa yang membentang melintasi delapan negara.
Nah, di balik kemewahan visual dan kenyamanan tata kota di Swiss, ada satu realita yang gak bisa diabaikan begitu saja, yakni predikatnya sebagai salah satu negara dengan biaya hidup paling mahal di dunia. Memangnya berapa biaya hidup di Swiss? Kalau kamu berencana menetap di sana, entah itu menempuh pendidikan maupun meniti karier, berikut rincian pengeluaran bulanan di Swiss yang perlu kamu tahu.
1. Biaya hidup dasar

Biaya hidup dasar yang dapat kamu masukkan ke dalam daftar anggaran bulanan di Swiss meliputi biaya listrik, air, pemanas, sampah, internet, maupun telepon seluler. Kebutuhan tersebut adalah tagihan utilitas rumah tangga serta biaya komunikasi harian. Untuk gambaran kasarnya, berikut rincian biaya hidup dasar ketika tinggal di Swiss.
Jika diakumulasikan, total anggaran yang perlu kamu siapkan untuk utilitas rumah tangga dan komunikasi di Swiss ialah kurang lebih CHF 270 per bulan atau sekitar Rp5 juta. Nominal ini untuk pengeluaran rata-ratanya, ya. Biaya yang dikeluarkan bisa bervariasi tergantung pada intensitas pemakaian dan ukuran tempat tinggal.
2. Biaya tempat tinggal

Salah satu komponen pengeluaran di Swiss adalah sewa tempat tinggal. Harga tempat tinggal di Swiss sebenarnya bervariasi tergantung pada lokasi serta jenis akomodasi yang dipilih. Mahasiswa umumnya tinggal di asrama. Nah, untuk asrama, biaya per bulan berkisar antara CHF 360 hingga CHF 800. Jika dirupiahkan, nominalnya ada di kisaran Rp6,5 juta hingga Rp14,5 juta.
Berbeda dengan apartemen yang tentu biayanya lebih mahal. Kalau kamu merupakan seorang pekerja ataupun ekspatriat yang tinggal di apartemen di kota-kota besar Swiss seperti Zurich, Jenewa, dan Bern, kamu perlu mengeluarkan uang lebih. Di Zurich, sewa apartemen satu kamar tidur (studio/2.5-room apartment) nominalnya kurang lebih CHF 1.928 per bulan atau sekitar Rp34,5 juta, sementara di Jenewa nominalnya kurang lebih CHF 2.007 per bulan atau sekitar Rp36 juta. Kemudian, di Bern nominalnya kurang lebih CHF 1.190 per bulan atau sekitar Rp21,5 juta.
3. Biaya Makan

Dilansir laman Cermati, sebagian besar mahasiswa dan masyarakat Swiss menyiapkan makanan harian mereka di rumah. Adapun bahan-bahannya mereka beli di supermarket. Sesekali, mereka juga pergi ke restoran. Untuk biaya belanja bahan makanan di supermarket, kamu perlu mengeluarkan anggaran kurang lebih CHF 400 hingga CHF 600 per bulan (sekitar Rp7 juta hingga Rp11 juta). Di Swiss, harga bahan makanan pokok seperti daging, ayam, serta produk susu tergolong mahal dan tertinggi di Eropa.
Nah, ada cara cerdas kalau kamu ingin lebih hemat soal biaya makan. Kamu bisa berbelanja mendekati waktu malam, biasanya jam 5 sore ke atas. Di waktu-waktu tersebut, supermarket besar di Swiss kerap memberikan diskon untuk produk-produk seperti roti, sayuran, daging, dan buah.
Sementara itu, kalau kamu ingin makan di restoran, biaya per orang rata-rata ada di kisaran CHF 18 hingga CHF 30 (sekitar Rp325 ribu hingga Rp550 ribu). Ini untuk sekali makan, ya. Nah, kalau kamu mahasiswa, makan di kantin kampus punya harga yang lebih miring, yakni sekitar CHF 8 hingga CHF 15 per porsinya. Kemudian, kamu juga bisa nongkrong di kafe-kafe di Swiss dan memesan kopi ataupun minuman bersoda dengan harga kurang lebih CHF 4 hingga CHF 6 per gelasnya. Nominal tersebut tergantung merek dan ukuran.
4. Biaya Transportasi

Komponen pengeluaran selanjutnya adalah biaya transportasi. Di Swiss, kendaraan umum seperti trem, bus, atau kereta, tiket sekali jalannya berkisar antara CHF 3 hingga CHF 4,50 (sekitar Rp55 ribu hingga Rp80 ribu). Ada pula yang berlangganan tiket bulanan lokal khusus mahasiswa atau anak muda, nominalnya sekitar CHF 50 hingga CHF 80 (sekitar Rp900 ribu hingga Rp1,5 juta). Untuk menghemat anggaran, kamu cukup berjalan kaki atau naik sepeda saja ketika tempat tujuanmu gak begitu jauh.
Adapun dilansir laman Wise, berikut rincian biaya rata-rata transportasi di Swiss.
- Transportasi umum (tiket tunggal): CHF 3,50
- Transportasi umum (tiket bulanan): CHF 80
- Taksi (perjalanan 5 km): CHF 25,75
- Bensin (1 liter): CHF 1,91
5. Biaya Tambahan

Salah satu biaya yang gak boleh kamu lewatkan ketika tinggal di Swiss adalah asuransi kesehatan. Bagi mahasiswa internasional, ada tarif khusus yang jauh lebih murah untuk komponen ini, yakni berkisar antara CHF 60 hingga CHF 150 per bulan (sekitar Rp1 juta hingga Rp3 juta). Adapun bagi pekerja atau ekspatriat umum, biaya yang dikeluarkan bisa mencapai CHF 300 hingga CHF 400 per bulan (sekitar Rp3 juta hingga Rp7 juta).
Selain asuransi kesehatan, kamu juga perlu menyisihkan anggaran untuk hiburan seperti tiket bioskop, gym. Gak hanya itu, biaya tak terduga juga penting. Berikut rincian biayanya.
- Tiket bioskop: CHF 20 (sekitar Rp360 ribu) per tiket
- Keanggotaan gym bulanan: CHF 70 hingga CHF 100 (sekitar Rp1 juta hingga Rp2 juta)
- Biaya tak terduga (seperti halnya medis): Ada baiknya sisihkan CHF 50 (sekitar Rp900 ribu) per bulan
Dari semua komponen pengeluaran di atas, berapa nih estimasi totalnya yang bisa kamu siapkan untuk tinggal di Swiss. Bagi pekerja atau ekspatriat dengan gaya hidup standar di kota besar, anggaran yang bisa disiapkan kurang lebih CHF 2.800 hingga CHF 3.500 per bulan (sekitar Rp50,5 juta hingga Rp63 juta). Gimana, memang tergolong mahal, ya. Namun, nominal besar itu sebanding lho dengan fasilitas publik serta kualitas hidup yang didapat. Oh iya, jangan lupakan soal gaji rata-rata di Swiss yang juga besar.











![[QUIZ] Destinasi Liburan Sekolahmu sesuai Lagu Olivia Rodrigo Favoritmu](https://image.idntimes.com/post/20260627/upload_693213579e1117fe7766beccaeefbae4_4c36384a-02fd-4bd2-9953-18d8a3da604d.jpg)









