Ada Beruang Madu dan Macan di IKN, Ini Kata Warlok!

- Pembangunan IKN sejak 2022 berlangsung di kawasan bekas hutan tanaman industri, tetapi satwa liar masih terlihat di hutan, sungai, serta dekat hunian dan infrastruktur.
- Beruang madu kerap terlihat di sekitar HPK dan bendungan; ular serta burung endemik Kalimantan juga ditemukan. Warga menyebut belum ada gangguan atau korban.
- IKN membangun jembatan satwa di Tol Seksi 3B untuk menghubungkan habitat dan mengurangi perlintasan di jalan, bagi beruang madu, orangutan, macan dahan, serta bekantan.
Pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) masih terus berjalan sejak 2022 hingga saat ini. Gedung pemerintahan, infrastruktur jalanan, hingga rumah susun mulai memenuhi kawasan yang sebelumnya didominasi hutan tanaman industri monokultur eukaliptus.
Meski pembangunan terus berlangsung, kawasan IKN masih menjadi habitat bagi sejumlah satwa liar. Keberadaan mereka bahkan masih beberapa kali terlihat oleh warga dan pekerja yang beraktivitas di sekitar kawasan.
IDN Times juga mendapat informasi tersebut dari warga dan pihak Otorita IKN saat berkunjung ke sana pada 14-18 Agustus 2026. Beberapa satwa disebut masih melintasi kawasan hutan, sungai, hingga area yang berdekatan dengan rumah hunian.
Lantas, satwa liar apa saja yang masih bisa ditemukan di IKN? Berikut informasi lengkapnya untukmu!
1. Beruang madu masih sering terlihat di kawasan IKN

Potret beruang madu (unsplash.com/Danika Perkinson) Salah satu satwa yang masih kerap terlihat di kawasan IKN adalah beruang madu. Menurut Risa Astuti, warga asal Sepaku, beruang madu beberapa kali terlihat di sekitar Hunian Pekerja Konstruksi (HPK) hingga kawasan bendungan.
"Beruang madu sering keliatan di HPK, keliling-keliling cari makan. Sering muncul di bendungan juga," kata Risa saat ditemui IDN Times di IKN, pada Senin (17/8/2026).
Meski beberapa kali muncul di sekitar kawasan yang menjadi lokasi aktivitas manusia, Risa mengatakan keberadaan beruang madu tersebut sejauh ini tidak mengganggu warga. Keberadaan satwa liar juga terlihat di kawasan sungai hingga Rusun ASN.
Humas Otorita IKN, Luqman Abdul, menyebut lokasi lain yang masih menjadi area perlintasan satwa. "Biasanya juga di area DAS Sanggai dan Rusun ASN 3," ujar Luqman.
2. Ada ular dan burung endemik Kalimantan

potret ular (pixabay.com/sipa) Selain beruang madu, satwa lain juga masih dapat ditemukan di sekitar kawasan IKN. Ular menjadi salah satu satwa yang masih terlihat. "Paling ular-ular kecil, ular besar kayak gitu juga aman-aman saja, gak ada yang jadi korban," ucap Risa.
Risa juga menyebut masih ada sejumlah burung endemik Kalimantan yang dapat ditemukan di sekitar kawasan IKN. Keberadaan berbagai jenis satwa tersebut menunjukkan masih terdapat habitat yang digunakan satwa di tengah perkembangan kawasan perkotaan.
3. IKN memiliki jembatan khusus satwa liar

Potret jalan tol menuju IKN (IDN Times/Dhiya Awlia Azzahra) Pembangunan IKN juga dibarengi dengan upaya menjaga pergerakan satwa liar. Salah satunya melalui pembangunan jembatan satwa di atas jalan tol IKN. Jembatan tersebut berfungsi sebagai jalur perlintasan agar satwa dapat berpindah dari satu habitat ke habitat lainnya. Dengan demikian, satwa liar tidak harus melintasi jalan tol yang dipadati kendaraan.
Jembatan satwa ini berada di atas ruas Tol IKN Seksi 3B yang menghubungkan KKT Kariangau dengan Simpang Tempadung. Ruas tersebut menjadi bagian dari tol sepanjang 27,4 kilometer yang menghubungkan Balikpapan dengan Sepaku.
Jembatan satwa tersebut diresmikan pada 23 Mei 2025. Lintasannya memiliki panjang 8,16 meter dan terdiri dari dua jalur berbentuk terowongan. Strukturnya menggunakan timbunan mortar busa sebagai alternatif pengganti tanah. Desain tersebut dibuat dengan mempertimbangkan kondisi lingkungan dan kebutuhan pergerakan satwa liar. Beberapa satwa yang diperkirakan melintasi jalur tersebut antara lain beruang madu, orangutan Kalimantan, macan dahan, hingga bekantan.
Bagi kamu yang berkunjung ke IKN, keberadaan satwa liar ini juga menjadi pengingat bahwa kawasan tersebut masih memiliki ekosistem yang perlu dijaga dengan baik. Jadi, jangan mengganggu, memberi makan, atau mendekati satwa jika kamu bertemu di alam bebas, ya!




![[QUIZ] Member ATEEZ yang Menemanimu Nonton Event Dieng Culture](https://image.idntimes.com/post/20240622/img-20240622-104621-fb3eae35599fb8471cb9a2073c1b2b0f.jpg)
![[QUIZ] Taman Hiburan di Jepang yang Sesuai dengan Kepribadianmu](https://image.idntimes.com/post/20260320/f36d770a-450f-4aee-8c95-2f20175cdc60_5d6f2aa3-84c9-4006-bb08-984f29cf9f4c.jpeg)














