- Buka situs resmi CVASC Jakarta dan buat akun.
- Pilih kategori visa yang sesuai dengan tujuan perjalanan.
- Isi formulir aplikasi visa secara online dengan data yang benar.
- Unggah paspor, foto, dan dokumen pendukung yang diminta.
- Kirim aplikasi untuk menjalani pemeriksaan dokumen secara online.
- Setelah permohonan melewati pemeriksaan dan disetujui untuk melanjutkan proses, ikuti petunjuk untuk menyerahkan paspor asli, Visa Application Certificate, dan dokumen lain yang diperlukan.
- Lakukan pembayaran sesuai instruksi pusat pengajuan visa.
Update Persyaratan Visa Turis China Oktober 2026

Visa turis China memakai kategori L untuk tujuan wisata; persetujuan, masa berlaku, jumlah kunjungan, dan durasi tinggal ditentukan petugas konsuler berdasarkan dokumen serta kondisi pemohon.
Pemohon menyiapkan paspor asli berlaku minimal enam bulan, formulir online, foto, serta bukti perjalanan atau surat undangan; persyaratan tambahan dapat berlaku bagi pemohon tertentu.
Pengajuan melalui CVASC Jakarta dilakukan online sebelum penyerahan paspor dan pembayaran; ajukan setidaknya 30 hari sebelum perjalanan. Bebas visa transit 240 jam hanya untuk transit memenuhi syarat.
Apakah kamu berencana liburan ke China tahun ini? Sebelum memesan tiket pesawat dan hotel, ada baiknya kamu mengecek persyaratan visa turis China terbaru, agar persiapan perjalanan tidak terkendala masalah dokumen. Paspor, formulir aplikasi, hingga bukti rencana perjalanan, semua persyaratan perlu diperhatikan sebelum permohonan diajukan.
Bagi pemegang paspor Indonesia yang ingin mengunjungi Beijing, Shanghai, Guangzhou, atau destinasi wisata lainnya di China, memahami prosedur pengajuan visa sejak awal bisa membantu menghemat waktu. Perlu diketahui bahwa pengajuan visa China kini menggunakan sistem online untuk pengisian formulir dan pengunggahan dokumen sebelum tahap penyerahan paspor.
Simak lima hal penting yang perlu kamu ketahui sebelum mengurus visa turis China pada 2026 berikut ini!
1. Visa turis China menggunakan kategori L
Jika tujuan perjalananmu adalah berlibur ke China, maka kategori visa yang perlu diperhatikan adalah Visa L atau visa turis. Visa ini ditujukan bagi orang yang berkunjung ke China untuk keperluan wisata, sehingga berbeda dengan visa untuk bisnis, studi, atau pekerjaan. Pemilihan kategori visa perlu disesuaikan dengan tujuan sebenarnya dari perjalananmu.
Perlu diingat bahwa pengajuan Visa L tidak otomatis menjamin permohonan akan disetujui. Petugas konsuler akan menilai permohonan berdasarkan kondisi pemohon dan dokumen yang diserahkan, termasuk menentukan masa berlaku visa, jumlah kunjungan yang diizinkan, dan durasi tinggal. Informasi kategori dan ketentuan dokumen dapat diperiksa melalui situs resmi Chinese Visa Application Service Center (CVASC) Jakarta.
2. Siapkan paspor, foto, dan dokumen pendukung

Potret paspor Indonesia (vecteezy.com/siti fatonah476) Salah satu persyaratan utama visa turis China adalah paspor asli dengan masa berlaku minimal enam bulan sejak tanggal pengajuan. Paspor juga harus memiliki setidaknya satu halaman kosong untuk visa dan masa berlaku yang masih mencukupi hingga melewati masa berlaku visa serta durasi tinggal yang direncanakan.
Jika paspormu diterbitkan dalam lima tahun terakhir dan kamu memiliki paspor sebelumnya, dokumen tersebut juga perlu disiapkan sesuai ketentuan yang berlaku. Selain paspor, kamu perlu mengisi formulir aplikasi visa secara online dan mengunggah foto paspor berwarna terbaru dengan latar belakang putih.
Siapkan pula satu foto fisik yang sama dengan foto yang diunggah. Untuk mendukung permohonan Visa L, kamu dapat menggunakan dokumen rencana perjalanan, seperti pemesanan tiket pesawat pulang-pergi dan reservasi hotel, atau surat undangan dari individu maupun organisasi di China yang memenuhi ketentuan.
Jika kamu mengajukan visa di negara yang bukan negara kewarganegaraanmu, maka bukti izin tinggal yang sah di negara tempat pengajuan juga dapat diminta. Pemohon berusia di bawah 18 tahun memiliki persyaratan dokumen tambahan, termasuk dokumen kelahiran dan identitas orangtua sesuai kondisi masing-masing. Karena kebutuhan dokumen dapat berbeda berdasarkan situasi pemohon, periksa daftar persyaratan lengkap sebelum mengirimkan aplikasi.
3. Pengajuan visa China dilakukan secara online
Sejak 30 Juni 2025, pengajuan visa China dilakukan melalui CVASC Jakarta melalui sistem online untuk pengisian formulir dan pengunggahan dokumen. Prosedur ini masih tercantum dalam pengumuman resmi pusat pengajuan visa yang diperbarui pada 24 Agustus 2026.
Dengan demikian, kamu perlu menyelesaikan tahap online terlebih dahulu sebelum melanjutkan ke tahap penyerahan paspor. Berikut tahapan pengajuan visa turis China melalui CVASC Jakarta.
Perlu diperhatikan bahwa pengiriman aplikasi online tidak berarti visa langsung disetujui. Berdasarkan pengumuman CVASC Jakarta, pembayaran tidak tersedia secara online dan dilakukan ketika pemohon menyerahkan dokumen di pusat pengajuan setelah aplikasi disetujui pada tahap pemeriksaan online.
4. Ajukan visa lebih awal dan periksa ketentuan biometrik

Potret menyerahkan paspor ke petugas (magnific.com/magnific) Waktu pengajuan menjadi hal penting yang perlu diperhitungkan sebelum menentukan jadwal keberangkatan ke China. CVASC Jakarta menyarankan, agar pemohon mengirimkan aplikasi visa online setidaknya 30 hari sebelum tanggal perjalanan. Periode tersebut merupakan rekomendasi untuk memberikan waktu bagi proses pemeriksaan dan penanganan dokumen, bukan jaminan bahwa visa akan selesai dalam jangka waktu tertentu.
Sebaiknya hindari mengajukan visa terlalu dekat dengan tanggal keberangkatan, terutama jika kamu sudah membeli tiket pesawat dan memesan hotel. Dokumen yang kurang lengkap atau permintaan dokumen tambahan dapat memengaruhi kelancaran proses permohonan. Oleh karena itu, periksa status aplikasi secara berkala dan ikuti instruksi resmi apabila ada dokumen yang perlu diperbaiki.
Selain waktu pengajuan, perhatikan juga ketentuan pengambilan sidik jari atau biometrik. Jangan langsung menganggap semua pemohon wajib menjalani prosedur yang sama karena ketentuannya dapat bergantung pada kebijakan yang berlaku dan kondisi pemohon. Untuk memastikan apakah kamu perlu menjalani pengambilan sidik jari, periksa pengumuman terbaru dari CVASC Jakarta atau tanyakan langsung kepada pusat pengajuan visa, ya!
5. Ketahui perbedaan Visa Turis dan Bebas Visa Transit 240 Jam
Ada kebijakan perjalanan China yang perlu kamu ketahui sebelum mengurus Visa L, yakni fasilitas bebas visa transit selama 240 jam atau sekitar 10 hari. Sejak 12 Juni 2025, pemegang paspor Indonesia termasuk dalam kelompok warga negara yang memenuhi syarat untuk memanfaatkan kebijakan tersebut. Fasilitas ini hanya berlaku bagi perjalanan transit yang memenuhi ketentuan, bukan untuk semua kunjungan wisata ke China.
Untuk menggunakan fasilitas bebas visa transit 240 jam, wisatawan harus memiliki dokumen perjalanan internasional yang sah, serta tiket lanjutan dengan tanggal dan tempat duduk yang telah dikonfirmasi menuju ke negara atau wilayah ketiga. Wisatawan juga harus memasuki China melalui bandara atau titik masuk internasional lain yang telah ditetapkan serta membatasi aktivitasnya di wilayah yang diizinkan selama masa transit. Kegiatan seperti bekerja dan belajar yang memerlukan persetujuan terlebih dahulu tetap membutuhkan visa yang sesuai.
Artinya, jika kamu ingin berlibur ke China sebagai tujuan akhir perjalanan tanpa melanjutkan perjalanan ke negara atau wilayah ketiga, jangan menganggap fasilitas transit tersebut bisa menggantikan Visa L.
Sebaliknya, jika China hanya menjadi tempat persinggahan sebelum melanjutkan perjalanan ke negara lain, kamu dapat memeriksa apakah rute dan rencana perjalananmu memenuhi persyaratan bebas visa transit. Informasi lengkapnya tersedia melalui Kedutaan Besar China di Indonesia dan National Immigration Administration China.
Sebelum menentukan tanggal keberangkatan, kamu bisa mulai menyusun daftar kota yang ingin dikunjungi, seperti Beijing dengan Kota Terlarang, Shanghai dengan kawasan tepi sungainya, atau Chengdu yang terkenal dengan panda. Setelah rencana perjalanan terbentuk, sesuaikan dokumen yang dibutuhkan dan pastikan kategori visa yang dipilih memang sesuai dengan tujuan kunjunganmu!





















