Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

10 Dampak Positif Solo Backpacker, Yakin Gak Pengin Coba?

10 Dampak Positif Solo Backpacker, Yakin Gak Pengin Coba?
pexels/Artem Bali
Share Article

Backpacker cukup disukai para traveler, karena bisa liburan dengan bujet minim. Kamu bisa melakukannya secara berkelompok atau sendirian. Backpacker-an gak selamanya menjadi hal yang merepotkan, kok! 

Kamu akan menemukan berbagai macam keasyikan saat traveling dan manfaat lainnya, seperti di bawah ini.

  1. 1. Lepas dari keluarga

    christophernevill.co.uk
    christophernevill.co.uk

    Sebagian besar di antara kamu, pasti ingin lepas dari keluarga, terutama saat liburan. Tapi percayalah, keluarga akan selalu jadi tempat terbaik untuk pulang. Lepas dari keluarga, bukan berarti ikatan dengan keluarga terputus ya.

  2. 2. Bebas ke mana pun kamu mau

    pexels/Artem Bali
    pexels/Artem Bali

    Setelah lepas dari keluarga, kamu akan merasa bebas. Sebab, tidak ada yang mengaturmu dari dekat. Asyiknya lagi, kamu akan belajar terbiasa membaur dengan banyak orang. Tapi ingat ya! Tetap waspada, jangan sampai kamu salah bergaul.

  3. 3. Lebih berani mengambil risiko

    instagram.com/greegoriaa
    instagram.com/greegoriaa

    Kamu akan menghadapi berbagai macam keadaan yang tak menentu. Semakin terbiasa traveling, kamu akan semakin matang menghadapi tantangan. Kamu jadi lebih cepat dalam mengambil keputusan yang tepat, tentu saja dengan logika yang baik.

  4. 4. Gak suka hal yang merepotkan

    Unsplash.com/guilhermestecanella
    Unsplash.com/guilhermestecanella

    Kamu lebih suka memilih hal praktis. Kamu hanya membawa barang berdasarkan informasi yang dikumpulkan. Barang banyak hanya akan membuat mobilitasmu semakin susah. Sehingga, kamu benar-benar mengoptimalkan barang bawaan.

  5. 5. Jadi mempertanyakan segala sesuatu

    Pixabay/dreamypixel
    Pixabay/dreamypixel

    Melihat banyak hal baru membuatmu mendapatkan pengalaman yang seru dan berkesan. Di sisi lain, kamu akan lebih berhati-hati. Kamu akan lebih banyak bertanya tentang keadaan yang kamu hadapi.

    Inilah salah satu tanda kamu sudah mulai mencari, sebenarnya apa yang benar-benar diinginkan. Kamu hanya perlu tahu, bagaimana menyalurkan pertanyaan-pertanyaan tersebut pada orang dan waktu yang pas.

  6. 6. Jadi melek teknologi

    dailygeekshow.com
    dailygeekshow.com

    Kamu juga bakal semakin melek teknologi. Yap, gak bisa dipungkiri kalau teknologi lebih berkembang di negara lain, dibandingkan di Indonesia. Gak cuma itu, backpacker "memaksa" kita untuk memungkinkan menggunakan aplikasi bantuan lebih banyak daripada biasanya. Sehingga, mau gak mau kita harus melek teknologi.

  7. 7. Selera fashion meningkat

    berbagai sumber
    berbagai sumber

    Selain teknologi, tentunya gaya berpakaian akan berbeda jauh. Bukan berarti membeli baju yang lebih mahal. Namun, baju yang lebih sesuai dengan kepribadian dan kantongmu. Barangnya gak perlu mahal, yang penting kamu nyaman dan kualitasnya oke.

  8. 8. Lebih peka terhadap lingkungan

    Pemadaman api pada kebakaran yang terjadi di Bromo. (twitter.com/bpbdkabmalang)
    Pemadaman api pada kebakaran yang terjadi di Bromo. (twitter.com/bpbdkabmalang)

    Salah satu tanda kamu sukses menikmati dunia luar adalah kepekaan terhadap lingkungan sekitar. Kamu jadi lebih bersih dan tanpa paksaan membuang sampah pada tempatnya. Enak kan, kalau lingkungan kita jauh dari sampah berserakan?

  9. 9. Hidup lebih sederhana

    quotefancy.com
    quotefancy.com

    Melihat banyak lingkungan, tentu akan membuatmu semakin mensyukuri hidup. Kamu bisa lebih mengerti bahwa hidup yang enak dan menggembirakan itu gak harus mewah. Banyak hal sepele yang ternyata membuat hidup kita lebih berarti.

  10. 10. Skeptis dan mengritik

    peregrineadventures.com
    peregrineadventures.com

    Hal ini seharusnya kamu hindari saat mencoba backpacker pertama kali. Percayalah, kamu pasti akan membandingkan satu tempat dengan tempat lainnya. Pikiranmu terhadap dunia makin terbuka, tapi ingatlah untuk mencari sebuah solusi, jangan cuma bisa mengkritik.

    Gimana, sudah semakin yakin menjadi backpacker?  Terlihat seru dan menyenangkan, bukan?

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More