Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
4 Tips Memilih Kursi Pesawat yang Nyaman Untuk Penerbangan Malam
ilustrasi deretan kursi pesawat (unsplash.com/Gerrie van der Walt)
  • Kursi dekat jendela membantu penumpang tidur lebih nyaman karena tidak perlu sering memberi jalan dan dapat menyandarkan kepala, sambil mengikuti instruksi awak kabin terkait penutup jendela.
  • Area di depan sayap dapat mengurangi kebisingan dan getaran dibanding bagian belakang yang dekat toilet serta galley, meski turbulensi tetap bergantung pada kondisi penerbangan.
  • Sisi kiri kabin bisa dipertimbangkan bersama kursi jendela, tetapi kenyamanan bergantung pada konfigurasi pesawat; hindari kursi dekat toilet dan galley yang ramai aktivitas.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Memilih kursi pesawat yang nyaman menjadi salah satu hal penting, terutama kalau kamu akan melakukan penerbangan malam dengan durasi cukup panjang. Posisi kursi bisa memengaruhi kualitas tidur, tingkat kebisingan, sampai kenyamanan saat ingin beristirahat selama perjalanan. Karena itu, jangan asal memilih kursi hanya karena ingin cepat menyelesaikan proses pemesanan tiket.

Penerbangan malam biasanya membuat penumpang lebih banyak menghabiskan waktu dengan tidur atau bersantai di dalam kabin. Kursi yang berada di lokasi kurang strategis justru bisa membuat kamu sering terganggu oleh lalu-lalang penumpang atau aktivitas awak kabin. Supaya perjalanan terasa lebih nyaman, ada beberapa posisi kursi yang bisa kamu pertimbangkan sebelum melakukan check-in.

1. Pilih kursi dekat jendela (window seat)

ilustrasi anak di dalam pesawat (pexels.com/Rahul Singh)

Kursi dekat jendela atau window seat bisa menjadi pilihan menarik untuk kamu yang ingin tidur selama penerbangan malam. Posisi ini membuat kamu tidak perlu sering berdiri ketika penumpang lain di sebelah ingin keluar dari barisan kursi.

Selain itu, kamu bisa menyandarkan kepala ke sisi badan pesawat dengan tambahan bantal leher agar posisi tidur terasa lebih nyaman. Kamu juga tidak perlu terlalu sering terganggu oleh orang yang berjalan di lorong kabin.

Untuk penerbangan malam, kamu bisa menutup penutup jendela setelah pesawat berada di ketinggian jelajah agar suasana kabin lebih gelap. Namun, tetap perhatikan instruksi awak kabin dan aturan penerbangan mengenai penggunaan penutup jendela.

2. Pilih area depan sayap untuk suasana tenang

ilustrasi kursi pesawat (unsplash.com/ Nathana Rebouças)

Area kabin yang berada di depan sayap pesawat dapat menjadi pilihan jika kamu ingin mengurangi suara dan getaran selama penerbangan. Bagian belakang pesawat umumnya terasa lebih ramai karena berdekatan dengan area toilet serta dapur pesawat atau galley.

Memilih kursi di depan sayap juga dapat memberikan pengalaman yang lebih nyaman ketika pesawat mengalami sedikit turbulensi. Meski begitu, tingkat guncangan tetap bergantung pada kondisi penerbangan dan posisi pesawat saat melewati area tertentu.

Kalau prioritas utamamu adalah tidur, area ini bisa dipertimbangkan ketika pilihan kursi masih tersedia. Sebaiknya hindari barisan yang terlalu dekat dengan pintu darurat jika kamu lebih mengutamakan ruang yang terasa santai untuk beristirahat.

3. Pilih sisi kiri kabin

ilustrasi memilih kursi pesawat (unsplash.com/Suhyeon Choi)

Sisi kiri kabin juga kerap dipertimbangkan oleh penumpang yang mencari tempat lebih nyaman untuk beristirahat. Pada kondisi tertentu, posisi ini bisa terasa lebih tenang karena pola aktivitas penumpang dan awak kabin tidak selalu sama di setiap bagian pesawat.

Meski begitu, tingkat kenyamanan sisi kiri atau kanan sebenarnya dapat berbeda berdasarkan jenis pesawat, konfigurasi kabin, dan posisi kursi. Jadi, jangan menjadikan sisi kiri sebagai satu-satunya patokan ketika memilih tempat duduk.

Kalau tersedia, kamu bisa mengombinasikan pilihan ini dengan kursi dekat jendela dan area depan sayap. Dengan begitu, kamu punya peluang mendapatkan posisi yang lebih mendukung untuk tidur selama penerbangan malam.

4. Jauhi toilet dan dapur (galley)

ilustrasi bagasi pesawat (pexels.com/Kelly)

Toilet dan dapur pesawat atau galley merupakan area yang cukup sering menjadi pusat aktivitas selama penerbangan. Penumpang dapat mengantre di sekitar toilet, sementara awak kabin bisa lebih sering melakukan aktivitas untuk menyiapkan makanan dan minuman.

Karena itu, kursi yang terlalu dekat dengan kedua area tersebut berpotensi membuat waktu istirahat kamu lebih sering terganggu. Suara pintu toilet, percakapan penumpang, hingga aktivitas awak kabin bisa terasa kurang nyaman ketika kamu sedang mencoba tidur.

Sebelum memilih kursi, cek terlebih dahulu denah kabin yang tersedia saat pemesanan atau check-in. Pilih posisi yang tidak berada tepat di depan atau belakang toilet dan galley jika tujuan utamamu adalah mendapatkan penerbangan malam yang lebih tenang.

Memilih kursi pesawat untuk penerbangan malam gak harus sulit kalau kamu sudah tahu area mana yang sebaiknya diprioritaskan. Kursi dekat jendela, area depan sayap, sisi kiri kabin, serta posisi yang jauh dari toilet dan galley bisa menjadi pertimbangan untuk mendapatkan perjalanan yang lebih nyaman. Namun, tetap sesuaikan pilihan dengan jenis pesawat, konfigurasi kabin, dan kebutuhan pribadi supaya waktu istirahat selama penerbangan terasa lebih maksimal.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article