- VIP: Rp450.000, termasuk snack dan minuman.
- Special: Rp350.000, termasuk minuman.
- Kelas 1: Rp200.000.
- Kelas 2: Rp150.000.
- Pelajar: Rp75.000, dengan pemesanan minimal 30 orang.
8 Tips Nonton Ramayana Ballet Prambanan untuk First Timer

Komplek Candi Prambanan termasuk tujuan wisata favorit para pelancong yang ingin menikmati liburan di Yogyakarta. Lokasinya mudah dijangkau, karena dekat dengan jalan utama dan pusat transportasi. Areanya luas dan fasilitas lengkap membuat pengunjung nyaman berlama-lama di sini.
Masih banyak aktivitas yang dapat dilakukan, selain menyusuri pelataran dan candi satu per satu. Saat sore hingga malam hari, pengunjung dapat menyaksikan pementasan sendratari Ramayana Ballet Prambanan. Sesuai dengan namanya, pementasan tersebut mengusung kisah Ramayana dalam wujud tarian dan iringan musik tradisional Jawa yang memukau.
Penasaran seperti apa pementasannya? Kamu dapat menjadikannya sebagai salah satu aktivitas saat liburan nanti. Agar lebih nyaman, bisa menerapkan beberapa tips nonton Ramayana Ballet Prambanan berikut ini.
1. Cek jenis panggung, sesuaikan dengan musim

Pementasan Ramayana Ballet Prambanan diselenggarakan di dua panggung berbeda, Panggung Terbuka Prambanan dan Gedung Trimurti. Panggung Terbuka Prambanan berlatar komplek candi dan langit malam menjadi favorit para wisatawan. Pementasan outdoor kerap kali hanya digelar saat musim kemarau, bulan Mei hingga Oktober dan event spesial.
Sebaliknya, Gedung Trimurti merupakan panggung pementasan indoor yang menjadi pilihan tepat saat musim hujan. Biasanya digunakan pada bulan November hingga April. Namun, pada pementasan spesial seperti musim liburan maupun menjelang Natal dan Tahun Baru, kedua jenis panggung tersebut digunakan dengan jadwal pementasan berbeda.
2. Cek tanggal pementasan

Sebelum memesan tiket, kamu perlu memastikan kapan pementasan akan berlangsung. Sebab, Ramayana Ballet Prambanan tidak dipentaskan setiap hari. Jadwal regulernya adalah hari Selasa, Kamis, dan Sabtu. Biasanya ada jadwal tambahan pada hari tertentu, terutama saat musim liburan.
Kamu dapat memantau informasi jadwalnya melalui website dan media sosial resminya. Mereka rutin membagikan jadwal pementasan bulanan, termasuk special show. Perlu diketahui bahwa ada tiga pementasan sendratari dengan kisah berbeda, yakni Ramayana Ballet Prambanan, The Legend of Roro Jonggrang, dan Shinta Obong. Jangan sampai salah pilih, ya!
3. Pilih tempat duduk dengan bijak dan pesan tiket jauh-jauh hari

Kalau kamu ingin mendapatkan view terbaik sesuai preferensi pribadi, maka pilihlah tempat duduk dengan bijak. Terdapat empat jenis kelas yang dapat dipilih, yakni VIP, Special, Kelas I, dan Kelas II. Kelas VIP hanya tersedia untuk panggung outdoor.
Supaya kamu bisa memilih tempat duduk sesuai dengan keinginan, sebaiknya memesan tiket jauh-jauh hari. Tiket cepat habis terjual, terutama saat musim liburan. Kamu dapat memesannya secara online melalui website, nomor WhatsApp, dan beberapa platform pihak ketiga seperti Traveloka, Klook, dan Tiket.com.
Pembelian secara langsung, nomor WhatsApp resmi, dan pihak ketiga biasanya tidak dapat memilih nomor kursi saat pemesanan. Kamu akan mendapatkan nomor kursi setelah menukarkannya dengan tiket fisik di loket sebelum masuk. Jika menginginkan nomor kursi tertentu, maka lebih baik memesan melalui website resminya.
Sesuaikan pula dengan bujet sebelum memesan tiket. Ada pun harga tiket per orang untuk setiap kelas adalah sebagai berikut:
4. Datang sekitar 15–30 menit lebih awal

Saat memesan tiket, kamu akan mendapatkan informasi tanggal dan waktu pementasan. Pementasan reguler digelar pada pukul 19.30 WIB. Sedangkan pada saat tertentu terdapat pementasan yang digelar sore hari, yakni pukul 17.30–19.00 WIB.
Kamu disarankan untuk datang sekitar 15–30 menit lebih awal. Tentunya untuk menghindari keterlambatan dan risiko mengganggu penonton lain saat pementasan berlangsung. Selain itu, masih ada beberapa prosedur yang perlu dilakukan sebelum memasuki area pementasan.
Setibanya di lokasi pementasan, kamu perlu menukarkan dengan tiket fisik yang dilengkapi barcode. Kemudian akan dicek satu per satu dan diarahkan menuju nomor kursi yang telah ditentukan. Sambil menunggu pementasan dimulai, penonton akan disuguhi video tentang deretan tempat dan aktivitas wisata yang dikelola oleh PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan & Ratu Boko (PT TWC).
5. Patuhi peraturan menonton selama pementasan berlangsung

Sesaat sebelum pementasan dimulai, penonton akan diimbau tentang peraturan yang harus dipatuhi. Seperti aturan sederhana, seperti dilarang merokok, tidak berbicara terlalu keras, menempati sesuai nomor kursi yang ditentukan, dan membuang sampah pada tempatnya. Tidak ketinggalan informasi lokasi, denah, dan mitigasi untuk evakuasi dalam keadaan darurat.
Peraturan dokumentasi selama pementasan berlangsung pun tidak lupa disampaikan. Penonton hanya diperbolehkan mengambil foto dan video tanpa menggunakan flash. Kamu diperbolehkan mengambil video dan melakukan live media sosial, tetapi durasinya tidak lebih dari 10 menit serta bukan untuk tujuan komersil.
Seluruh peraturan tersebut disampaikan secara lisan dalam dua bahasa, yakni bahasa Indonesia dan Inggris. Demi kenyamanan bersama, setiap penonton sebaiknya mematuhi peraturan yang berlaku. Jadilah penonton yang bijak!
6. Nikmati dan perhatikan pementasan dengan saksama

Alih-alih sibuk mendokumentasikan untuk diunggah di media sosial, sebaiknya menikmati pementasan dengan saksama. Ramayana Ballet Prambanan disajikan dalam bentuk tarian dan iringan musik, tanpa adanya dialog. Hal ini membuat penonton perlu fokus lebih untuk memahami cerita dari awal hingga akhir.
Tenang saja, terdapat teks dua bahasa yang di dekat panggung untuk mendeskripsikan lokasi dan setiap adegannya. Pada saat tertentu, penari juga akan berinteraksi dengan penonton hingga unjuk kebolehan tanpa mengubah alur. Selingan itu membuat penonton lebih terhibur dan tidak akan bosan menikmati pementasan hingga akhir cerita.
7. Manfaatkan waktu jeda untuk ke toilet hingga membeli suvenir

Pementasan Ramayana Ballet Prambanan dibagi menjadi dua babak. Terdapat jeda sekitar 15-20 menit antara babak pertama dan kedua. Penonton akan dipersilakan menikmati waktu tersebut untuk ke toilet, membeli snack maupun suvenir.
Setelah pementasan selesai, penonton mendapat kesempatan untuk berfoto bersama para penari. Seluruh penari akan berdiri di atas panggung selama beberapa beberapa menit. Pastikan berswafoto seperlunya dan memberikan kesempatan penonton lain.
8. Pertimbangkan transportasi yang digunakan untuk datang dan pulang

Buat kamu yang pertama kali nonton Ramayana Ballet Prambanan perlu tahu, bahwa aksesnya berbeda dengan pintu masuk ke komplek Candi Prambanan. Jika kamu menggunakan kendaraan pribadi, maka bisa lebih lega. Sebab, dapat datang dan pulang sesuai waktu yang direncanakan serta lebih leluasa memilih jalur.
Namun, kalau menggunakan transportasi umum saat datang, sebaiknya pertimbangkan untuk mencoba memesan dari platform berbeda. Pementasan tersebut selesai pukul 21.00–21.30 WIB, sehingga cukup sulit untuk mendapatkan transportasi online yang bersedia mengantarkanmu, terutama ketika hujan. Penggunaan platform transportasi online yang berbeda bukan hanya untuk membandingkan harga, tetapi juga meningkatkan potensi untuk lebih cepat mendapatkan driver.
Di area parkir biasanya terdapat beberapa driver mobil yang menawarkan jasanya. Kamu dapat menggunakan jasa mereka, tetapi perlu bernegosiasi untuk mendapatkan tarif yang terjangkau. Tidak jarang mereka menawar tarif awal yang lebih pricey dari aplikasi.
Demikian sejumlah tips nonton Ramayana Ballet Prambanan untuk first timer. Kamu dapat menerapkannya agar mendapatkan pengalaman menonton yang lebih nyaman dan seru. Yuk, segera agendakan nonton!


















