- Sistem transportasi menghitung jumlah penumpang dari jumlah kartu yang masuk.
- Tarif perjalanan dihitung per orang, bukan per kartu.
- Mencegah penyalahgunaan kartu dan kebocoran data penumpang.
- Bikin arus keluar-masuk stasiun atau halte lebih rapi.
Apakah 1 Kartu e-Money Bisa untuk 2 Orang? Ini Penjelasannya!

- Satu kartu e-Money hanya berlaku untuk satu penumpang
- Kenapa gak boleh dipakai berdua? Sistem transportasi menghitung jumlah penumpang dari jumlah kartu yang masuk.
- Kondisi yang sering bikin orang salah paham, seperti saat naik bus non-gate atau saling pinjam kartu tanpa sadar aturan tap in–tap out.
Apakah 1 kartu e-Money bisa untuk 2 orang? Pertanyaan ini sering banget muncul, apalagi buat kamu yang sering naik transportasi umum, seperti KRL, MRT, LRT, atau TransJakarta.
Banyak yang masih mikir kalau satu kartu e-Money bisa dipakai barengan supaya lebih praktis dan hemat. Namun, faktanya gak sesederhana itu. Biar gak salah paham dan perjalanan kamu tetap lancar, simak penjelasan soal apakah 1 kartu e-Money bisa untuk 2 orang berikut ini, ya.
1. Satu kartu e-Money hanya berlaku untuk satu penumpang

Ini poin paling penting yang wajib kamu tahu. Satu kartu e-Money hanya bisa digunakan untuk satu penumpang dalam satu perjalanan. Aturan ini berlaku di hampir semua moda transportasi publik berbasis tap in–tap out di Indonesia.
Saat kamu tap kartu di gate masuk, sistem otomatis mencatat bahwa satu penumpang sudah masuk. Kalau kamu coba pakai kartu yang sama buat orang kedua tanpa tap keluar terlebih dulu, gate gak akan terbuka. Sistemnya memang dirancang satu kartu untuk satu perjalanan dan satu orang. Tujuannya jelas, supaya perjalanan lebih tertib, data penumpang lebih akurat, dan gak terjadi antrean panjang di gate.
2. Kenapa gak boleh dipakai berdua?

Mungkin kamu bertanya-tanya, “Kan saldonya cukup, kenapa gak bisa buat dua orang?” Nah, ini beberapa alasannya.
Kalau satu kartu bisa dipakai dua orang, maka sistem bakal kesulitan melacak siapa masuk dan keluar. Ini bisa bikin kacau, apalagi di jam sibuk.
3. Kondisi yang sering bikin orang salah paham

Ada beberapa situasi yang bikin orang mengira satu kartu e-Money bisa dipakai untuk dua orang, padahal sebenarnya tidak, seperti saat naik bus non-gate yang mana kondektur hanya tap sekali, perjalanan jarak pendek yang terlihat “cepat”, dan saling pinjam kartu tanpa sadar aturan tap in–tap out.
Padahal, di sistem resmi, seperti KRL, MRT, atau LRT, setiap orang tetap wajib punya kartu sendiri. Jadi, walaupun kelihatannya bisa, secara aturan tetap gak diperbolehkan.
4. Solusi praktis biar gak ribet saat bepergian berdua

Daripada bingung atau kena masalah di gate, mending lakukan beberapa solusi ini, deh.
- Siapkan minimal 2 kartu e-Money sebelum berangkat.
- Gunakan e-Money dari bank mana saja yang sudah mendukung transportasi.
- Isi saldo secukupnya biar gak perlu bolak-balik top up.
- Manfaatkan kartu cadangan kalau sering bepergian bareng.
Harga kartu e-Money juga relatif terjangkau dan bisa dipakai berkali-kali, sehingga jauh lebih praktis dibanding harus antre atau batal masuk karena kartu gak bisa dipakai. Intinya, satu kartu e-Money gak bisa dipakai untuk dua orang sekaligus. Setiap kartu hanya mewakili satu penumpang dalam satu perjalanan, supaya sistem transportasi tetap rapi, lancar, dan nyaman.
Dengan paham aturan ini, kamu gak cuma menghindari drama di gate, tapi juga ikut mendukung sistem transportasi publik yang lebih rapi dan efisien. Jadi, sebelum berangkat, pastikan setiap orang pegang kartu masing-masing, ya!


















