Bagaimana jika Lupa Mengisi Digital Arrival Card?

- Jika lupa mengisi digital arrival card, wisatawan dapat mengisinya online di area imigrasi, tetapi berpotensi tertahan, mengantre lebih lama, dan memerlukan akses internet.
- Kewajiban, waktu pengisian, serta data yang diminta berbeda tiap negara; SG Arrival Card diserahkan dalam tiga hari sebelum tiba, sementara formulir ini bukan visa.
- Agar tidak terlewat, cek aturan terbaru negara tujuan, gunakan kanal resmi, siapkan data perjalanan, periksa jawaban, dan simpan bukti pengiriman deklarasi.
Rencana liburan ke luar negeri biasanya sudah dimulai sejak koper dibuka di rumah. Ada pakaian yang harus dilipat, paspor yang harus dipastikan masa berlakunya, hingga itinerary yang disusun agar gak ada destinasi menarik yang terlewat. Di antara banyak persiapan tersebut, ada satu hal administratif yang perlu diperhatikan yaitu mengisi digital arrival card.
Dokumen kedatangan digital kini digunakan oleh sejumlah negara untuk mengumpulkan informasi penumpang sebelum memasuki wilayah mereka. Bentuk dan namanya pun berbeda-beda, seperti Singapura memiliki SG Arrival Card dan Malaysia menggunakan Malaysia Digital Arrival Card (MDAC). Informasi yang diminta juga dapat mencakup data perjalanan, paspor, tempat tinggal di negara tujuan, hingga deklarasi bea cukai atau kesehatan.
Formulir ini tidak selalu bisa diisi kapan saja. Ada negara yang menentukan jangka waktu tertentu sebelum kedatangan. Akibatnya, wisatawan yang baru teringat ketika sudah tiba di bandara atau setelah mendarat bisa bertanya; bagaimana jika lupa mengisi digital arrival card? Yuk, simak informasinya berikut ini!
1. Hal yang wajib dilakukan jika lupa mengisi digital arrival card

ilustrasi suasana di bandara (pexels.com/Shuaizhi Tian) Jika kamu lupa mengisi digital arrival card sebelum berangkat, kamu gak perlu panik karena bisa langsung mengisinya secara online dengan ponsel di area pemeriksaan imigrasi negara tujuan. Namun, hal ini bisa membuatmu tertahan sejenak atau harus mengantre lebih lama di imigrasi.
Petugas imigrasi akan meminta bukti atau mengecek sistem. Dan jika belum diisi, kamu akan diarahkan menepi untuk menyelesaikannya terlebih dahulu yang bisa membuatmu tertahan di pintu masuk. Mengisi formulir mendadak di bandara juga membuat proses kedatanganmu melambat serta menambah waktu antrean. Di samping itu, kamu harus memastikan ponsel memiliki akses internet atau terhubung ke wifi bandara untuk membuka situs resmi negara terkait.
Jika kamu mengalami kendala saat mengisinya, sebaiknya jangan melewati pemeriksaan begitu saja. Ikuti petunjuk sistem atau tanyakan pada petugas yang ada di bandara.
2. Apakah digital arrival card wajib diisi?

ilustrasi menggunakan handphone (pexels.com/stayhereforu) Pengisian digital arrival card bergantung pada negara tujuan dan status perjalanan masing-masing penumpang. Formulir ini bukanlah satu dokumen internasional dengan format dan aturan yang seragam. Setiap pemerintah dapat menentukan sendiri apakah penumpang wajib mengisi deklarasi, kapan formulir diserahkan, serta informasi apa yang harus diberikan.
Misalnya di Singapura, SG Arrival Card wajib diserahkan dalam 3 hari sebelum kedatangan. Sementara di Jepang dapat mulai diisi kapan saja setelah memiliki detail tiket dan rencana perjalanan, atau selambat-lambatnya dapat didaftarkan sejak 6 minggu sebelum tanggal keberangkatan. Formulir ini juga berbeda dengan visa. Karena itu sebelum bepergian, cek persyaratan kedatangan terbaru dari pemerintah negara tujuan. Periksa pula apakah dokumen tersebut wajib untuk semua wisatawan atau hanya kelompok tertentu.
3. Tips mengisi digital arrival card agar tidak terlewat

ilustrasi memeriksa dokumen perjalanan (pexels.com/Vlada Karpovich) Cara paling mudah menghindari masalah adalah menganggap digital arrival card sebagai bagian dari persiapan perjalanan. Selain itu, bisa dianggap sama pentingnya dengan mengecek paspor serta visa.
Pertama, kamu bisa mencari tahu kapan formulir mulai bisa diisi di negara tujuan. Lalu yang kedua, gunakan situs atau aplikasi resmi dari pemerintah yang bersangkutan. Ketiga, siapkan informasi yang dibutuhkan sebelum mulai mengisi. Keempat, baca kembali semua jawaban sebelum menekan tombol kirim untuk menghindari kesalahan pada data yang dimasukkan. Bagian terakhir, simpan bukti bahwa deklarasi sudah dikirim jika sistem memberikan email konfirmasi atau dokumen elektronik.
Lupa mengisi digital arrival card memang bisa membuat proses kedatangan sedikit lebih merepotkan, tetapi langkah yang harus dilakukan sangat bergantung pada negara tujuan. Karena itu, ketika baru menyadari dokumen belum diisi, jangan langsung panik. Cek aturan resmi, gunakan kanal pemerintah, dan ikuti arahan petugas di bandara. Dengan memasukkan digital arrival card ke dalam daftar persiapan sebelum terbang, kamu pun bisa tiba di destinasi dengan lebih tenang.











![[QUIZ] Member ATEEZ yang Menemanimu Nonton Event Dieng Culture](https://image.idntimes.com/post/20240622/img-20240622-104621-fb3eae35599fb8471cb9a2073c1b2b0f.jpg)
![[QUIZ] Taman Hiburan di Jepang yang Sesuai dengan Kepribadianmu](https://image.idntimes.com/post/20260320/f36d770a-450f-4aee-8c95-2f20175cdc60_5d6f2aa3-84c9-4006-bb08-984f29cf9f4c.jpeg)





