Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

5 Barang yang Sebaiknya Tidak Disimpan di Kantong Kursi Pesawat

4 min read
5 Barang yang Sebaiknya Tidak Disimpan di Kantong Kursi Pesawat
ilustrasi kursi pesawat (pexels.com/Clément Proust)
  • Dokumen perjalanan seperti paspor, identitas, dan boarding pass sebaiknya disimpan di tas pribadi agar tidak tertinggal saat penumpang terburu-buru turun.
  • Laptop, tablet, dompet, uang tunai, perhiasan, serta barang kecil seperti earphone dan kabel lebih aman disimpan dalam tas atau organizer pribadi.
  • Makanan mudah hancur dan minuman berpotensi tumpah perlu disimpan dalam wadah tertutup; sebelum turun, periksa kantong kursi dan area sekitar.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Perjalanan naik pesawat punya kebiasaan kecil yang sering dilakukan tanpa banyak berpikir. Salah satunya adalah memasukkan barang-barang ke kantong di belakang kursi depan agar lebih mudah diambil selama perjalanan.

Mulai dari ponsel, dompet, dan dokumen perjalanan, semua barang itu bisa saja berakhir di tempat tersebut. Padahal, ketika pesawat mendarat dan penumpang mulai bergegas turun, barang-barang kecil justru lebih mudah terlupakan.

Supaya tidak mengalami kejadian serupa, ada baiknya memilah barang sebelum menyimpannya selama penerbangan. Berikut lima barang yang sebaiknya tidak disimpan di kantong kursi pesawat, terutama jika kamu ingin perjalanan tetap nyaman dan bebas dari kerepotan yang tidak perlu.

  1. 1. Paspor dan dokumen perjalanan

    ilustrasi dokumen perjalanan
    ilustrasi dokumen perjalanan (pexels.com/Vlada Karpovich)

    Paspor, kartu identitas, boarding pass, serta dokumen perjalanan lainnya merupakan barang penting yang perlu dijaga selama perjalanan. Menyimpannya di kantong kursi pesawat mungkin terasa praktis, tetapi kebiasaan ini meningkatkan risiko dokumen tertinggal setelah penerbangan. Risikonya bisa semakin besar jika kamu terburu-buru turun atau harus segera melanjutkan perjalanan ke penerbangan berikutnya.

    Kamu bisa menyimpan dokumen penting di kantong khusus pada tas pribadi atau di tempat penyimpanan yang mudah dijangkau dan selalu berada dalam pengawasanmu. Jika dokumen diperlukan selama penerbangan, keluarkan seperlunya, lalu kembalikan ke tempat semula setelah digunakan. Dengan begitu, kamu gak perlu bingung menghabiskan waktu mencari paspor atau kartu identitas ketika tiba di bandara tujuan.

  2. 2. Laptop atau barang elektronik berukuran sedang

    ilustrasi laptop
    ilustrasi laptop (pexels.com/Polina)

    Laptop dan barang elektronik berukuran sedang hingga besar, seperti tablet, sebaiknya tidak disimpan di kantong kursi pesawat. Selain berpotensi terlalu berat untuk kantong tersebut, perangkat elektronik ini juga perlu disimpan dengan aman agar tidak mudah bergeser atau terjatuh. Selain itu, barang tersebut juga berisiko terbentur, terjepit, atau terlewat saat kamu berkemas untuk keluar dari pesawat.

    Jika laptop tidak sedang digunakan, simpan perangkat tersebut di tas kabin yang ditempatkan di bawah kursi depan atau di kompartemen bagasi atas sesuai instruksi awak kabin. Pastikan laptop tersimpan dengan aman, terutama saat pesawat bersiap lepas landas dan mendarat.

  3. 3. Makan dan minuman yang mudah tumpah

    ilustrasi makanan dan minuman
    ilustrasi makanan dan minuman (pexels.com/RDNE Stock project)

    Membawa camilan untuk menemani perjalanan memang menjadi pilihan praktis, terutama pada penerbangan jarak jauh. Namun, makanan yang mudah hancur, berminyak, atau meninggalkan remah-remah sebaiknya tidak diletakkan begitu saja di kantong kursi pesawat.

    Begitu pula dengan minuman dalam wadah yang tidak tertutup rapat. Gerakan pesawat serta aktivitas penumpang dapat membuat cairan tumpah, membasahi barang lain, atau meninggalkan noda di dalam kantong.

    Kamu bisa menyimpan camilan dalam wadah tertutup di tas pribadi. Untuk minuman, gunakan botol dengan tutup yang rapat dan letakkan di tempat yang stabil. Jika ingin makan atau minum selama penerbangan, keluarkan bekal tersebut saat dibutuhkan agar lebih mudah menjaga kebersihan area tempat duduk.

  4. 4. Barang berharga seperti dompet atau perhiasan

    ilustrasi dompet
    ilustrasi dompet (pexels.com/Rann Vijay)

    Dompet, uang tunai, perhiasan, serta barang berharga berukuran kecil sebaiknya tidak diletakkan dalam kantong kursi pesawat. Posisi kantong yang berada di depan memang membuat barang mudah dijangkau, tetapi benda yang terselip di dalamnya berisiko terlupakan ketika kamu turun.

    Kebiasaan memindahkan barang dari satu tempat ke tempat lain selama penerbangan juga bisa membuatmu lupa lokasi penyimpanan terakhirnya. Untuk mengurangi risiko kehilangan, simpan barang-barang berharga bawaanmu di tas pribadi yang selalu berada dalam pengawasan. Pastikan juga dompet dan barang penting lainnya sudah diperiksa sebelum meninggalkan pesawat.

  5. 5. Barang kecil yang mudah terselip atau tertinggal

    ilustrasi earphone
    ilustrasi earphone (pexels.com/HS Studio By Hussnain)

    Beberapa barang kecil, seperti earphone, kabel pengisi daya, pulpen, kartu akses, dan lainnya, sering dimasukkan ke kantong kursi agar mudah ditemukan. Sayangnya, barang-barang berukuran kecil juga mudah terselip di antara lipatan kantong atau tertinggal saat kamu bergegas turun dari pesawat.

    Untuk menghindarinya, gunakan kantong kecil atau organizer di dalam tas pribadi. Kelompokkan barang berdasarkan fungsi agar lebih mudah ditemukan saat dibutuhkan. Sebelum meninggalkan pesawat, periksa kembali kantong kursi, area di bawah kursi, serta tempat penyimpanan lain yang digunakan selama penerbangan. Pemeriksaan singkat ini dapat membantumu mencegah barang pribadi tertinggal.

    Kantong kursi pesawat memang berguna untuk menyimpan barang ringan yang diperlukan selama perjalanan. Namun, bukan berarti semua barang aman diletakkan di sana. Hindari menyimpan beberapa barang di atas ke dalam kantong kursi pesawat. Untuk perjalanan yang lebih nyaman dan aman, pilih tempat penyimpanan sesuai jenis barang yang kamu bawa, ikuti instruksi awak kabin selama penerbangan, dan selalu periksa kembali area tempat duduk sebelum turun.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More